UNSURUNSUR
AGROSCIENCEAGROSCIENCEKutu kebul (Hemiptera : Aleyrodidae) dapat menyebabkan kerusakan langsung dan tidak langsung pada tanaman. Oleh karena itu diadakan penelitian untuk mengidentifikasi spesies kutu kebul, mengetahui tingkat populasinya dan kejadian penyakit virus yang ditularkan oleh Bemisia tabaci sehingga diperoleh informasi yang membantu keberhasilan tindakan pengendalian. Dari hasil penelitian ini diperoleh empat spesies kutu kebul yang menyerang tanaman cabai, tomat dan kedelai di Bogor, Cianjur dan Sukabumi, yaitu : Bemisia tabaci, Aleurodicus dispersus, Trialeurodes vaporariorum dan Dialeurodes sp. Semakin tinggi tingkat populasi B. tabaci semakin tinggi pula tingkat kejadian penyakit virus. Semakin tua umur tanaman, populasi B. tabaci menurun namun tingkat kejadian penyakit virus yang telah ditularkan oleh B. tabaci ini tetap terus meningkat.
1) Terdapat empat spesies kutu kebul yang menyerang tanaman cabai, tomat, dan kedelai di Bogor, Cianjur, dan Sukabumi, yaitu B.2) Pada awal umur tanaman, tingkat populasi B.tabaci masih rendah dan kejadian penyakit virus belum terlihat.tabaci umumnya terjadi pada umur tanaman 60‑70 hari, dan semakin tinggi populasi B.tabaci semakin tinggi pula kejadian penyakit virus.4) Semakin tua umur tanaman, tingkat kejadian penyakit menurun namun penyakit virus yang telah ditularkan oleh B.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, menggali mekanisme resistensi varietas cabai, tomat, dan kedelai terhadap infeksi virus Gemini yang didapat dari kutu kebul B. tabaci, dengan meneliti pola ekspresi gen protektif pada tingkat molekuler. Kedua, mengevaluasi efektivitas strategi pengendalian berbasis biologi, seperti penggunaan predator mikrofauna dan parasit spesifik, dalam menurunkan populasi kutu kebul pada periode puncak pertumbuhan tanaman, serta memantau dampak jangka panjang pada sistem ekosistem pertanian. Akhirnya, mengembangkan model prediksi interaksi antara populasi kutu kebul, waktu tanam, dan kondisi mikroklimat setempat melalui analisis statistik multivariat, sehingga dapat memberikan rekomendasi waktu optimal bagi penerapan tindakan preventif dan intervensi manajemen hama yang berkelanjutan.
| File size | 312.66 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURUNSUR Pemberian 100 kg/ha SP36 menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang paling tinggi, yaitu 1. Hal ini disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan hara fosfor yangPemberian 100 kg/ha SP36 menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang paling tinggi, yaitu 1. Hal ini disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan hara fosfor yang
UNSURUNSUR Penelitian ini menandakan bahwa pemilihan posisi stek dan dosis ZPT Rooton‑F memengaruhi efisiensi propagasi mawar mini pot secara signifikan. PosisiPenelitian ini menandakan bahwa pemilihan posisi stek dan dosis ZPT Rooton‑F memengaruhi efisiensi propagasi mawar mini pot secara signifikan. Posisi
UNSURUNSUR Colletotrichum capsici Butler & Bisby is a significant fungus causing anthracnose disease. Growing concerns regarding chemical residues, fungicide resistance,Colletotrichum capsici Butler & Bisby is a significant fungus causing anthracnose disease. Growing concerns regarding chemical residues, fungicide resistance,
UNSURUNSUR Hasil rata-rata tangkapan jaring insang (gillnet) untuk setiap kali setting adalah ≥ 3 kg. Uji beda kedalaman terhadap hasil tangkapan jaring insangHasil rata-rata tangkapan jaring insang (gillnet) untuk setiap kali setting adalah ≥ 3 kg. Uji beda kedalaman terhadap hasil tangkapan jaring insang
UNSURUNSUR Penelitian dilaksanakan di Net House Fakultas Pertanian Universitas Suryakancana Cianjur dimulai pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2011. Dari penelitianPenelitian dilaksanakan di Net House Fakultas Pertanian Universitas Suryakancana Cianjur dimulai pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2011. Dari penelitian
MARANATHAMARANATHA Sistem CRISPR-Cas menunjukkan kemampuan untuk mendeteksi cccDNA HBV dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi, bahkan pada jumlah yang rendah. Oleh karenaSistem CRISPR-Cas menunjukkan kemampuan untuk mendeteksi cccDNA HBV dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi, bahkan pada jumlah yang rendah. Oleh karena
UNUSAUNUSA Parameter yang dianalisis meliputi turunan pertama, turunan kedua, morfologi kurva seperti sigmoid, bifasik, fase pra-koagulasi yang berkepanjangan, sertaParameter yang dianalisis meliputi turunan pertama, turunan kedua, morfologi kurva seperti sigmoid, bifasik, fase pra-koagulasi yang berkepanjangan, serta
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya atelektasis antara lain kelainan selama kehamilan dan infeksi virus CMV. Masalah atelektasis pada anak cerebralFaktor-faktor yang memengaruhi terjadinya atelektasis antara lain kelainan selama kehamilan dan infeksi virus CMV. Masalah atelektasis pada anak cerebral
Useful /
UNSURUNSUR Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor lingkungan internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan KUD Sari Mekar serta menentukan prioritasPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor lingkungan internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan KUD Sari Mekar serta menentukan prioritas
UNSURUNSUR Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dua faktorial, yaitu waktu penyiraman dengan tiga perlakuan (pagi, sore, pagi sore) dan intervalPenelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dua faktorial, yaitu waktu penyiraman dengan tiga perlakuan (pagi, sore, pagi sore) dan interval
UNSURUNSUR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik dalam meningkatkan perkembangan akar tanaman kedelai varietas Davros pada lahan bekas penanamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik dalam meningkatkan perkembangan akar tanaman kedelai varietas Davros pada lahan bekas penanaman
ITBITB Panduan ini bertujuan memastikan transparansi, reproducibility, dan kualitas tinggi pada karya ilmiah teknik, serta memfasilitasi proses editorial yangPanduan ini bertujuan memastikan transparansi, reproducibility, dan kualitas tinggi pada karya ilmiah teknik, serta memfasilitasi proses editorial yang