UNSURUNSUR
AGROSCIENCEAGROSCIENCEWaduk Cirata berfungsi sebagai pembangkit listrik unit Jawa-Bali, namun seiring perjalanannya, selain fungsi utama, waduk ini juga berfungsi sebagai areal budidaya perikanan, khususnya budidaya pada Kolam Jaring Apung (KJA) dan wilayah perikanan tangkap perairan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil rata-rata tangkapan pada setiap setting, mengetahui tingkat kedalaman yang efektif untuk memperoleh hasil tangkap dalam jumlah yang banyak, dan mengetahui daerah penangkapan ikan (fishing ground) berdasarkan tingkat kedalaman. Hasil rata-rata tangkapan jaring insang (gillnet) untuk setiap kali setting adalah ≥ 3 kg. Uji beda kedalaman terhadap hasil tangkapan jaring insang (gillnet) menunjukkan tidak terdapat perbedaan hasil tangkapan pada kedalaman perairan yang berbeda.
Dari hasil penelitian di perairan umum Waduk Cirata Nusa Dua Desa Sindangsari Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur Jawa Barat dapat disimpulkan bahwa.Hasil rata-rata tangkapan jaring insang (gillnet) untuk setiap kali setting adalah ≥ 3 kg.Uji beda kedalaman terhadap hasil tangkapan jaring insang (gillnet), menunjukkan tidak terdapat perbedaan hasil tangkapan pada kedalaman perairan yang berbeda.Tingkat kedalaman yang efektif sebagai daerah penangkapan ikan adalah kedalaman berapapun, maka perairan tersebut dapat dijadikan sebagai daerah penangkapan ikan (fishing ground) yang efektif.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar para nelayan jaring insang (gillnet) di perairan Waduk Cirata Nusa Dua dalam penentuan kedalaman untuk menentukan daerah penangkapan ikan tidak harus mencari perairan yang dalam, karena belum cukup bukti bahwa perairan dalam menghasilkan tangkapan yang besar. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh faktor-faktor lain seperti musim, jenis umpan, atau pola migrasi ikan terhadap hasil tangkapan jaring insang di Waduk Cirata. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis ikan yang mendominasi tangkapan jaring insang pada berbagai kedalaman, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih spesifik bagi para nelayan dalam menentukan target penangkapan.
| File size | 885.94 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMALUNIMAL Faktor kedua adalah konsentrasi BAP 0 mg/L (B0), 2,5 mg/L (b1), dan 5 mg/L (B2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak posisi eksplan berpengaruh padaFaktor kedua adalah konsentrasi BAP 0 mg/L (B0), 2,5 mg/L (b1), dan 5 mg/L (B2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak posisi eksplan berpengaruh pada
POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR Temuan ini memberikan wawasan strategis bagi pengambilan keputusan, khususnya dalam optimasi sumber daya dan perencanaan kebijakan untuk meningkatkan hasilTemuan ini memberikan wawasan strategis bagi pengambilan keputusan, khususnya dalam optimasi sumber daya dan perencanaan kebijakan untuk meningkatkan hasil
USIUSI Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan uraian-uraian yang telah dibahas maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Terdapat perbedaanBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan uraian-uraian yang telah dibahas maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Terdapat perbedaan
USIUSI Dengan demikian Fhitung (14,358) > Ftabel (4,74), maka DBH dan BKP Provinsi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap PDRB Kabupaten Simalungun.Dengan demikian Fhitung (14,358) > Ftabel (4,74), maka DBH dan BKP Provinsi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap PDRB Kabupaten Simalungun.
USIUSI Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani di desa Silaen kabupaten Toba samosir, Sampel dalam penelitian ini ditetapkan berdasarkan jumlah indikatorPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani di desa Silaen kabupaten Toba samosir, Sampel dalam penelitian ini ditetapkan berdasarkan jumlah indikator
UNTAG SMDUNTAG SMD Percobaan faktorial disusun dalam Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama terdiri dari tiga varietas padi lokal (Ace, Mayas, dan Gedagai). Faktor keduaPercobaan faktorial disusun dalam Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama terdiri dari tiga varietas padi lokal (Ace, Mayas, dan Gedagai). Faktor kedua
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Hasil uji DMRT pada parameter interaksi menunjukkan bahwa faktor dosis pupuk organik memiliki pengaruh lebih dominan daripada faktor varietas. PenggunaanHasil uji DMRT pada parameter interaksi menunjukkan bahwa faktor dosis pupuk organik memiliki pengaruh lebih dominan daripada faktor varietas. Penggunaan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Eksperimen dilakukan dari Januari hingga Juni 2019 di kebun percobaan Universitas Brawijaya, Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan indeksEksperimen dilakukan dari Januari hingga Juni 2019 di kebun percobaan Universitas Brawijaya, Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan indeks
Useful /
UNSURUNSUR Hasil menunjukkan bahwa perendaman Gibberelin berpengaruh nyata dalam memecahkan masa dormansi, mempercepat perkecambahan, inisiasi kemunculan daun, danHasil menunjukkan bahwa perendaman Gibberelin berpengaruh nyata dalam memecahkan masa dormansi, mempercepat perkecambahan, inisiasi kemunculan daun, dan
SAGITASAGITA Strategi TPRC terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Perubahan tingkat pemahaman siswa menunjukkan bahwa kelompok eksperimenStrategi TPRC terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Perubahan tingkat pemahaman siswa menunjukkan bahwa kelompok eksperimen
UNTAG SMDUNTAG SMD Cabai merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksiCabai merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi
UNTAG SMDUNTAG SMD Percobaan ini bertujuan untuk mencari dosis pupuk Si terbaik terhadap perubahan kandungan unsur hara tanah, pertumbuhan tanaman dan hasil panen tanamanPercobaan ini bertujuan untuk mencari dosis pupuk Si terbaik terhadap perubahan kandungan unsur hara tanah, pertumbuhan tanaman dan hasil panen tanaman