MAHARDIKAMAHARDIKA
Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan MahardikaLatar Belakang: Air tanah sering mengandung kadar besi (Fe) yang tinggi sehingga dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti mual; dosis tinggi dapat merusak dinding usus dan berakibat fatal. Batas kadar besi (Fe) pada air minum adalah 0,3 mg/l dan pada air bersih maksimal 1 mg/l. Penambahan kapur tohor secara teori hanya menstabilkan pH, menurunkan kekeruhan, dan mengurangi bahan organik. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas kapur tohor dalam menurunkan kadar besi (Fe) pada air tanah dalam di Kabupaten Cirebon. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest dengan lima sampel. Analisis data dilakukan secara bivariat dan univariat menggunakan uji Wilcoxon signed rank. Hasil: Rata-rata kadar besi sebelum perlakuan adalah 0,126 mg/l dan setelah perlakuan 0,02 mg/l. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,042 (p < 0,05), yang mengindikasikan efek signifikan kapur tohor dalam menurunkan kadar besi (Fe). Kesimpulan: Kapur tohor dengan dosis 15 gram/20 cc air destilasi efektif menurunkan kadar besi (Fe) pada air tanah dalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar zat besi rata rata di kabupaten Cirebon sebelum perlakuan sebesar 0,126 dan setelah perlakuan sebesar 0,02.Hasil analisa laboratorium UPT Kesehatan Lingkungan Kabupaten Cirebon kapur tohor menurunkan kadar zat besi (Fe) pada air tanah dalam (sumur bor) di kabupaten Cirebon tahun 2014.
Untuk penelitian lanjutan, pertama-tama sebaiknya dilakukan studi tentang variasi dosis kapur tohor pada air tanah dalam yang lebih komprehensif, misalnya dengan menguji dosis mulai dari 5, 10, 15 hingga 20 gram per 20 cc air, agar kita dapat menentukan dosis optimal yang efektif menurunkan kadar besi (Fe) sekaligus ekonomis untuk masyarakat. Kedua, penelitian berikutnya dapat membandingkan efektivitas kapur tohor dengan metode oksidasi hidrogen peroksida (H2O2)-UV yang pernah dilaporkan, serta mengamati dampaknya terhadap parameter kualitas air seperti pH, kekeruhan, dan kandungan logam berat lainnya; hal ini akan membantu memahami kelebihan dan kekurangan tiap metode secara lebih mendalam. Ketiga, perlu diadakan studi pilot lapangan di berbagai desa di Kabupaten Cirebon dengan menerapkan protokol pengolahan air tanah menggunakan kapur tohor dalam skala masyarakat; penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberlanjutan penurunan kadar besi (Fe), kemudahan implementasi teknik, persepsi pengguna, dan analisis biaya operasional sehingga dapat menjadi panduan praktis bagi pemangku kepentingan lokal. Selain itu, penelitian juga dapat melibatkan penilaian jangka panjang untuk memantau kestabilan kualitas air hingga beberapa bulan setelah perlakuan kapur tohor, sehingga risiko rebound kadar besi dapat diidentifikasi. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi teknis yang mudah dipahami oleh masyarakat awam dan petugas kesehatan setempat.
| File size | 156.03 KB |
| Pages | 3 |
| Short Link | https://juris.id/p-1g9 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UPIUPI Analisis dilakukan pada dua periode (Januari dan Agustus) dengan mengukur parameter fiziko‑kimia, termasuk pH, EC, TDS, NO3, Cl-, OM, dan Fe. Hasil menunjukkanAnalisis dilakukan pada dua periode (Januari dan Agustus) dengan mengukur parameter fiziko‑kimia, termasuk pH, EC, TDS, NO3, Cl-, OM, dan Fe. Hasil menunjukkan
IPBIPB Hasil perhitungan rata‑rata BCF menunjukkan bahwa timbal cenderung terakumulasi tinggi pada semua organ ikan, sedangkan tembaga menunjukkan tingkat akumulasiHasil perhitungan rata‑rata BCF menunjukkan bahwa timbal cenderung terakumulasi tinggi pada semua organ ikan, sedangkan tembaga menunjukkan tingkat akumulasi
UPIUPI Penelitian ini bertujuan menurunkan konsentrasi nitrat dalam air tanah menggunakan dua proses membran, yaitu elektrodialisis (ED) dan nanofiltrasi (NF),Penelitian ini bertujuan menurunkan konsentrasi nitrat dalam air tanah menggunakan dua proses membran, yaitu elektrodialisis (ED) dan nanofiltrasi (NF),
IPBIPB Konsentrasi tersebut menurun seiring bertambahnya jarak dari timbunan sampah. Kandungan nitrat lebih tinggi pada air lindi di musim kemarau, sedangkanKonsentrasi tersebut menurun seiring bertambahnya jarak dari timbunan sampah. Kandungan nitrat lebih tinggi pada air lindi di musim kemarau, sedangkan
UNPUNP Setiap tempat tinggal memiliki satu keluarga yang sistem pendingin udaranya memiliki serangkaian kebutuhan operasionalnya sendiri. Kapasitas pendinginanSetiap tempat tinggal memiliki satu keluarga yang sistem pendingin udaranya memiliki serangkaian kebutuhan operasionalnya sendiri. Kapasitas pendinginan
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Penelitian di Kecamatan Astambul (kelurahan dengan total penduduk 8. 568, termasuk 2. 796 penduduk miskin, rentan, dan disabilitas) menunjukkan bahwa sebagianPenelitian di Kecamatan Astambul (kelurahan dengan total penduduk 8. 568, termasuk 2. 796 penduduk miskin, rentan, dan disabilitas) menunjukkan bahwa sebagian
IPBIPB Penelitian ini mengidentifikasi 13 instrumen penilaian yang disepakati oleh panel ahli sebagai faktor penentu Indeks Kualitas Lingkungan (EQI) di KabupatenPenelitian ini mengidentifikasi 13 instrumen penilaian yang disepakati oleh panel ahli sebagai faktor penentu Indeks Kualitas Lingkungan (EQI) di Kabupaten
ESDMESDM Nilai resistivitas akuifer di setiap stasiun VES adalah 31 Ωm untuk MJL1, 133 Ωm untuk MJL2, 247 Ωm untuk MJL3, 298 Ωm untuk MJL4, 7 Ωm untuk MJL5,Nilai resistivitas akuifer di setiap stasiun VES adalah 31 Ωm untuk MJL1, 133 Ωm untuk MJL2, 247 Ωm untuk MJL3, 298 Ωm untuk MJL4, 7 Ωm untuk MJL5,
Useful /
IPBIPB Migrasi penduduk ke kawasan perkotaan menyebabkan peningkatan jumlah penduduk; data menunjukkan bahwa angka migrasi keluar di Cianjur Utara sepuluh kaliMigrasi penduduk ke kawasan perkotaan menyebabkan peningkatan jumlah penduduk; data menunjukkan bahwa angka migrasi keluar di Cianjur Utara sepuluh kali
IPBIPB Penelitian ini bertujuan menilai kelayakan usaha minyak kayu putih dan merumuskan pengembangan keberlanjutan usaha berdasarkan tujuh aspek kelayakan, yaitu:Penelitian ini bertujuan menilai kelayakan usaha minyak kayu putih dan merumuskan pengembangan keberlanjutan usaha berdasarkan tujuh aspek kelayakan, yaitu:
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Peneliti melaksanakan studi ini di MTs Aisyiyah Binjai pada tahun ajaran 2020/2021, khususnya pada akhir Mei–Juni 2021. Metode yang digunakan adalahPeneliti melaksanakan studi ini di MTs Aisyiyah Binjai pada tahun ajaran 2020/2021, khususnya pada akhir Mei–Juni 2021. Metode yang digunakan adalah
MAHARDIKAMAHARDIKA Setelah konsultasi, kecemasan paling banyak berada pada tingkat ringan (51,35%). Kegiatan konsultasi berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkatSetelah konsultasi, kecemasan paling banyak berada pada tingkat ringan (51,35%). Kegiatan konsultasi berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat