IPBIPB
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Penggabungan metropolitan Jakarta dan Bandung mempengaruhi perkembangan Kabupaten Cianjur. Migrasi penduduk ke kawasan perkotaan menyebabkan peningkatan jumlah penduduk; data menunjukkan bahwa angka migrasi keluar di Cianjur Utara sepuluh kali lebih tinggi (1.768 orang) dibandingkan Cianjur Selatan (182 orang). Hal ini memicu perkembangan permukiman yang tidak terkendali dan peningkatan kebutuhan lahan, padahal ketersediaan lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan memodelkan kesesuaian dan ketersediaan lahan untuk pengembangan permukiman di Kabupaten Cianjur dengan menerapkan evaluasi multikriteria (MCE) dan sistem informasi geografis (SIG). Perbandingan berpasangan digunakan untuk menentukan bobot kriteria, sedangkan Rencana Tata Ruang dan LP2B dijadikan faktor pembatas. Hasil menunjukkan bahwa pertimbangan paling penting berasal dari aspek bencana, dengan klasifikasi tingkat kesesuaian lahan sebagai berikut: sangat sesuai 36%; sesuai 7%; hampir sesuai 44%; dan tidak sesuai 14%. Pada tahun 2018, 85% lahan tersedia untuk permukiman, namun proyeksi tahun 2030 menurun menjadi 2% akibat konversi lahan. Preferensi pemangku kepentingan terhadap kriteria kesesuaian lahan berbeda, sehingga memengaruhi perencanaan permukiman selanjutnya. Implementasi Rencana Tata Ruang dapat meminimalkan konversi lahan dan masalah lingkungan. Selain itu, sinkronisasi antara Rencana Tata Ruang dan LP2B perlu diperbarui sesuai peraturan baru.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian lahan permukiman di Kabupaten Cianjur sebagian besar tergolong hampir sesuai, sehingga pengembangan pada kelas tersebut memerlukan perbaikan fisik lahan dan menimbulkan biaya tambahan.Ketersediaan lahan untuk permukiman pada tahun 2030 diproyeksikan hanya 2% dari total wilayah, yang menegaskan bahwa lahan yang sesuai belum tentu tersedia.Implementasi Rencana Tata Ruang dan Perda LP2B sebagai faktor pembatas efektif mengendalikan konversi lahan sesuai peraturan serta mengurangi potensi konflik penggunaan lahan.
Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model prediksi dinamika perubahan penggunaan lahan untuk permukiman di Kabupaten Cianjur yang mengintegrasikan faktor demografis, sosial ekonomi, dan risiko bencana, sehingga mampu mensimulasikan berbagai skenario pertumbuhan permukiman berkelanjutan. Model ini akan membantu pemangku kebijakan memahami konsekuensi alokasi lahan berdasarkan bobot kesesuaian dan ketersediaan serta preferensi berbeda antara pemerintah, akademisi, dan pengembang. Selain itu, perlu dikaji strategi adaptasi teknis dan inovasi desain perumahan di lahan marginal yang memerlukan perbaikan struktur tanah, misalnya melalui studi eksperimental penerapan metode stabilisasi, teknik fondasi alternatif, dan bahan lokal berbiaya rendah untuk meningkatkan kualitas fisik, aksesibilitas, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini dapat menghasilkan pedoman teknis khusus untuk pengembangan perumahan di area marginal. Selanjutnya, direkomendasikan analisis komparatif efektivitas sinkronisasi antara Perda Rencana Tata Ruang dan Perda LP2B dalam meminimalkan konversi lahan pertanian berkelanjutan, dengan meneliti peran lintas pemangku kepentingan, tingkat kepatuhan terhadap regulasi, dan dampak kebijakan terhadap ketersediaan serta mutu lahan permukiman. Dengan demikian diharapkan muncul formulasi kebijakan tata ruang yang lebih responsif dan adaptif.
- Accessibility and socio-economic development of human settlements | PLOS One. socio economic development... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0179620Accessibility and socio economic development of human settlements PLOS One socio economic development journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0179620
- Society - Universitas Bangka Belitung - Indonesia. urbanisasi society universitas bangka belitung research... doi.org/10.33019/society.v1i1.40Society Universitas Bangka Belitung Indonesia urbanisasi society universitas bangka belitung research doi 10 33019 society v1i1 40
- A Projection of Land Needed for Settlements and Conversion of Paddy Fields in Solok City | Journal of... journals.itb.ac.id/index.php/jpwk/article/view/2439A Projection of Land Needed for Settlements and Conversion of Paddy Fields in Solok City Journal of journals itb ac index php jpwk article view 2439
| File size | 1.53 MB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UPIUPI Hasil analisis menunjukkan bahwa luas hutan KPHP Dharmasraya menurun dari 86% menjadi 12% antara tahun 2000–2019, sementara area perkebunan meningkatHasil analisis menunjukkan bahwa luas hutan KPHP Dharmasraya menurun dari 86% menjadi 12% antara tahun 2000–2019, sementara area perkebunan meningkat
IPBIPB Penelitian ini menunjukkan interaksi kompleks antara perubahan tutupan lahan dan dinamika keberlanjutan di Kabupaten Cianjur antara 2011–2021. PenurunanPenelitian ini menunjukkan interaksi kompleks antara perubahan tutupan lahan dan dinamika keberlanjutan di Kabupaten Cianjur antara 2011–2021. Penurunan
APTKLHIAPTKLHI Seiring bertambahnya durasi pemanasan, sampel kayu yang dipanaskan dengan oven menunjukkan stabilitas dimensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sampelSeiring bertambahnya durasi pemanasan, sampel kayu yang dipanaskan dengan oven menunjukkan stabilitas dimensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sampel
APTKLHIAPTKLHI Yang menggunakan objek aktivitas pengelolaan mangrove sebagai aktivitas kunci seperti tambak, konservasi mangrove, penangkapan ikan, industri dan lain-lain.Yang menggunakan objek aktivitas pengelolaan mangrove sebagai aktivitas kunci seperti tambak, konservasi mangrove, penangkapan ikan, industri dan lain-lain.
IPBIPB Data absorbansi spektrofotometer UV-Vis yang diukur pada panjang gelombang 350 nm dianggap optimal untuk memperkirakan konsentrasi DOC pada lahan gambutData absorbansi spektrofotometer UV-Vis yang diukur pada panjang gelombang 350 nm dianggap optimal untuk memperkirakan konsentrasi DOC pada lahan gambut
IPBIPB Metode analisis spasial dan observasi lapangan digunakan untuk mengumpulkan data. Variabel biogeofisik meliputi curah hujan, morfometri DAS, lereng, danMetode analisis spasial dan observasi lapangan digunakan untuk mengumpulkan data. Variabel biogeofisik meliputi curah hujan, morfometri DAS, lereng, dan
UNILAUNILA Penelitian yang telah dilakukan selama bulan Agustus 2013, diketahui di hutan pinus terdapat 19 jenis burung dan di hutan campuran terdapat 24 jenis sertaPenelitian yang telah dilakukan selama bulan Agustus 2013, diketahui di hutan pinus terdapat 19 jenis burung dan di hutan campuran terdapat 24 jenis serta
UNILAUNILA 803 (p= 0. 061). PDRB di sektor industri dipengaruhi secara nyata oleh tutupan hutan rakyat -7. 434 (p= 0. 077), dan perkebunan 5. 471 (p= 0. 00). Hasil803 (p= 0. 061). PDRB di sektor industri dipengaruhi secara nyata oleh tutupan hutan rakyat -7. 434 (p= 0. 077), dan perkebunan 5. 471 (p= 0. 00). Hasil
Useful /
IPBIPB Nilai RMS berpengaruh pada keberhasilan rumah walet dari segi ekologi dan ekonomi. Serangan hama serta wabah penyakit merupakan faktor ancaman yang berdampakNilai RMS berpengaruh pada keberhasilan rumah walet dari segi ekologi dan ekonomi. Serangan hama serta wabah penyakit merupakan faktor ancaman yang berdampak
IPBIPB Peningkatan ini dibuktikan dengan nilai N-gain kelas eksperimen sebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol hanya mencapaiPeningkatan ini dibuktikan dengan nilai N-gain kelas eksperimen sebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Implementasi Asesmen Nasional sebagai instrumen penilaian dalam sistem pendidikan Indonesia tentu menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi sekolah-sekolahImplementasi Asesmen Nasional sebagai instrumen penilaian dalam sistem pendidikan Indonesia tentu menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi sekolah-sekolah
UNILAUNILA Kemudian data dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa intensitas cahaya matahari yang paling baik yaituKemudian data dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa intensitas cahaya matahari yang paling baik yaitu