UNPUNP
TeknomekanikTeknomekanikTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efikasi dan kepraktisan pemasangan pompa panas sumber tanah (GSHP) dengan pompa panas sumber udara (ASHP) di lingkungan perumahan. Hasil perbandingan ini diperoleh dengan memantau masing-masing sistem di dua tempat tinggal yang hampir identik di Perth, Australia Barat. Terdapat sistem air tanah loop terbuka di rumah sebelumnya. Setiap tempat tinggal memiliki satu keluarga yang sistem pendingin udaranya memiliki serangkaian kebutuhan operasionalnya sendiri. Kapasitas pendinginan yang disuplai dan koefisien kinerja (COP) sebagai fungsi perubahan musim pada suhu sekitar ditentukan menggunakan data yang dikumpulkan dari kedua tempat tinggal selama periode dua tahun. Untuk pemanasan dan pendinginan, COP sistem GSHP ditemukan lebih besar daripada sistem ASHP. Selain itu, kedua ukuran kinerja ini tidak bergantung pada keadaan lingkungan pada sistem GSHP, tetapi menunjukkan tren yang bergantung pada lingkungan yang nyata pada sistem ASHP. GSHP memiliki COP rata-rata 4,0 untuk pemanasan, terlepas dari kondisi eksternal, sedangkan COP ASHP berkisar antara 2,0 hingga 3,0. Sebaliknya, GSHP memiliki COP rata-rata 3,2 untuk pendinginan, sedangkan COP ASHP berkisar antara 1,4 hingga 2,9. Telah ditemukan bahwa GSHP menghasilkan pengurangan biaya operasional yang signifikan dan penurunan signifikan emisi gas rumah kaca ketika sumur bor menjadi bagian dari rumah.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja sistem GSHP loop terbuka dengan ASHP tradisional di sektor perumahan Perth, Australia Barat.Setiap kategori hanya dibandingkan dengan satu tempat tinggal.Ketika digunakan untuk pemanasan dan pendinginan, sistem GSHP berkinerja jauh lebih baik daripada ASHP.2 untuk pendinginan, yang hampir independen dari suhu eksternal.COP sistem ASHP, di sisi lain, bervariasi dari 1.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas GSHP pada berbagai jenis rumah dan kondisi iklim di luar Perth, Australia, untuk melihat apakah hasil yang sama dapat dicapai. Studi juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi tantangan yang terkait dengan adopsi GSHP yang lebih luas, seperti biaya pemasangan yang tinggi dan kurangnya kesadaran masyarakat. Selain itu, perlu diteliti dampak jangka panjang dari penggunaan GSHP terhadap kualitas air tanah dan keberlanjutan sumber daya air. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan desain GSHP yang lebih efisien dan hemat biaya, serta pada integrasi GSHP dengan sumber energi terbarukan lainnya seperti tenaga surya dan angin, dan melihat pengaruhnya terhadap lingkungan.
- An Experimental Facility to Validate Ground Source Heat Pump Optimisation Models for the Australian Climate... doi.org/10.3390/en10010138An Experimental Facility to Validate Ground Source Heat Pump Optimisation Models for the Australian Climate doi 10 3390 en10010138
- Performance Comparison of Ground Source Heat Pump (GSHP) against Air Source Heat Pump (ASHP) for Domestic... doi.org/10.24036/teknomekanik.v4i2.11272Performance Comparison of Ground Source Heat Pump GSHP against Air Source Heat Pump ASHP for Domestic doi 10 24036 teknomekanik v4i2 11272
| File size | 397.02 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Untuk mengatasi kekurangan ini, PT DSA perlu membangun atau meninggikan reservoir agar mampu menampung kebutuhan air. Proyek peningkatan kapasitas iniUntuk mengatasi kekurangan ini, PT DSA perlu membangun atau meninggikan reservoir agar mampu menampung kebutuhan air. Proyek peningkatan kapasitas ini
POLNAMPOLNAM Dengan demikian, kebutuhan air bersih di Negeri Passo Benteng Karang dapat terpenuhi sepenuhnya melalui penerapan metode RWH. Kebutuhan air bersih di NegeriDengan demikian, kebutuhan air bersih di Negeri Passo Benteng Karang dapat terpenuhi sepenuhnya melalui penerapan metode RWH. Kebutuhan air bersih di Negeri
MALAHAYATIMALAHAYATI Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat menimbulkan berbagai potensi pencemaran air tanah dan udara. Pencemaran air tanah merupakan masalah yang perlu mendapatkanTempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat menimbulkan berbagai potensi pencemaran air tanah dan udara. Pencemaran air tanah merupakan masalah yang perlu mendapatkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Kombinasi Ketiga Media (Ampas Kayu, Sabut Kelapa, Ijuk), Penggunaan kombinasi filtrasi menghasilkan penurunan kadar Fe yang paling efektif. Pada waktuKombinasi Ketiga Media (Ampas Kayu, Sabut Kelapa, Ijuk), Penggunaan kombinasi filtrasi menghasilkan penurunan kadar Fe yang paling efektif. Pada waktu
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Penelitian ini menyimpulkan bahwa Rumah Sakit Bhayangkara, Palu sudah memiliki IPAL sendiri, pengolahan limbah cair dilakukan oleh pihak sanitasi. HasilPenelitian ini menyimpulkan bahwa Rumah Sakit Bhayangkara, Palu sudah memiliki IPAL sendiri, pengolahan limbah cair dilakukan oleh pihak sanitasi. Hasil
POLBENGPOLBENG Optimalisasi peningkatan JIAT melalui perbaikan infrastruktur, penguatan kelembagaan, dan pemanfaatan teknologi irigasi efisien menjadi langkah strategisOptimalisasi peningkatan JIAT melalui perbaikan infrastruktur, penguatan kelembagaan, dan pemanfaatan teknologi irigasi efisien menjadi langkah strategis
LENTERADUALENTERADUA Ketidakstabilan lereng merupakan masalah penting bagi lingkungan sekitarnya, sehingga penyeli-dikan yang cermat dan teliti terhadap stabilitas lereng menjadiKetidakstabilan lereng merupakan masalah penting bagi lingkungan sekitarnya, sehingga penyeli-dikan yang cermat dan teliti terhadap stabilitas lereng menjadi
UNSURUNSUR Hal ini menyebabkan pengelolaan sumber daya air menghadapi permasalahan. Perkembangan pengambilan air tanah memberikan dampak serius terhadap kelangsunganHal ini menyebabkan pengelolaan sumber daya air menghadapi permasalahan. Perkembangan pengambilan air tanah memberikan dampak serius terhadap kelangsungan
Useful /
POLBENGPOLBENG Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kelayakan dengan pengumpulan data primer dan sekunder serta analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkanMetode yang digunakan adalah pendekatan studi kelayakan dengan pengumpulan data primer dan sekunder serta analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan
POLBENGPOLBENG Analysis beban vertikal dilakukan untuk menentukan beban maksimum yang harus ditahan oleh pondasi. Kapasitas daya dukung tiang bor dihitung dengan menggunakanAnalysis beban vertikal dilakukan untuk menentukan beban maksimum yang harus ditahan oleh pondasi. Kapasitas daya dukung tiang bor dihitung dengan menggunakan
POLBENGPOLBENG Perbedaan dalam kekuatan tarik dan regangan ini menunjukkan adanya variasi kualitas di antara merk yang diuji. Berdasarkan hasil tersebut, merk FS menunjukkanPerbedaan dalam kekuatan tarik dan regangan ini menunjukkan adanya variasi kualitas di antara merk yang diuji. Berdasarkan hasil tersebut, merk FS menunjukkan
UNPUNP Hasil menunjukkan bahwa kejadian terpeleset lebih sering terjadi pada partisipan yang kelebihan berat badan dan obesitas. Partisipan perempuan mengalamiHasil menunjukkan bahwa kejadian terpeleset lebih sering terjadi pada partisipan yang kelebihan berat badan dan obesitas. Partisipan perempuan mengalami