IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI

Comm-EduComm-Edu

Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui perencanaan peraturan kehidupan siswa (perdupsis) dalam pembentukan mental kepemimpinan siswa pendidikan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat, mengetahui pelaksanaan peraturan kehidupan siswa (perdupsis) dalam pembentukan mental kepemimpinan siswa pendidikan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat, serta peraturan kehidupan siswa (perdupsis) dalam pembentukan mental kepemimpinan siswa pendidikan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif. Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi dan member check. Hasil dari penelitian ini adalah pembentukan mental kepemimpinan siswa memberikan jalan bagi para siswa Bintara Polri untuk dapat membangun pondasi karakter kepemimpinan di lapangan, pengalaman yang didapat berupa adanya tambahan dalam membangun karakter lain berupa karakter untuk bersikap religius, jujur, toleransi, disiplin dalam waktu, mampu untuk belajar mandiri, mempunyai rasa ingin tahu yang cukup tinggi, mampu berkomunikasi dan melakukan toleransi dengan baik serta mampu bertanggung jawab dengan yang didapat dan dilakukan di lapangan.

Peraturan kehidupan siswa (perdupsis) sangat berpengaruh terhadap proses perkembangan diri dalam pembentukan mental kepemimpinan siswa Bintara Polri.Konsep diri yang positif mempermudah pengembangan kepemimpinan diri serta ketahanan terhadap pengaruh negatif.Kepemimpinan yang baik mendorong kemampuan mengambil keputusan secara bijak dan mendukung perkembangan diri secara utuh.

Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas peraturan kehidupan siswa (perdupsis) terhadap perkembangan kepemimpinan pada siswa dari latar belakang sosial ekonomi yang berbeda, untuk melihat apakah peraturan ini memberikan dampak yang merata atau justru memperkuat ketimpangan. Kedua, perlu dikaji pula bagaimana peran pendidik dalam menerapkan peraturan tersebut memengaruhi internalisasi nilai-nilai kepemimpinan, serta apakah gaya pendekatan mereka membentuk atau justru menekan jiwa kepemimpinan siswa. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana peraturan kehidupan siswa dapat dikembangkan secara dinamis agar tetap relevan dengan tantangan kepemimpinan masa kini, seperti dalam konteks digitalisasi, komunikasi publik, dan penanganan konflik sosial, tanpa menghilangkan prinsip disiplin dan karakter. Penelitian-penelitian ini dapat membantu menyempurnakan sistem pendidikan kepemimpinan di lingkungan Polri agar lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Read online
File size159.01 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test