IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI
Comm-EduComm-EduPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang mengetahui peran RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) sebagai lingkungan belajar dalam meningkatkan tumbuh kembang anak usia dini dan mengetahui tumbuh kembang anak di RPTRA Taman Raning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilakukan di RPTRA Taman Raning Jakarta Pusat. Subjek penelitian terdiri dari koordinator RPTRA, pengelola RPTRA, dan orang tua. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran RPTRA sebagai lingkungan belajar dalam meningkatkan tumbuh kembang anak seperti fasilitas-fasilitas dalam RPTRA tidak hanya ramah anak, namun juga ramah penyandang disabilitas. Fasilitas yang ada di RPTRA ini terdiri dari fasilitas bermain, fasilitas olahraga, fasilitas bersantai, dan berbagai fasilitas penunjang. Anak-anak yang banyak menghabiskan waktu untuk bersosialisasi di luar rumah biasanya memiliki lebih sedikit masalah sosial, emosional dan perilaku daripada mereka yang memiliki lebih sedikit kesempatan untuk bersosialisasi, RPTRA didesain dan di program untuk melaksanakan ruang publik yang ramah bagi anak, untuk itulah kehadirannya mampu membawa fungsi sosialisasi bagi anak yang merupakan bagian dari stimulasi tumbuh dan kembang anak.
RPTRA Taman Raning di Kelurahan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, memiliki fasilitas dan program yang mendukung tumbuh kembang anak, seperti playground, perpustakaan mini, dan aula kegiatan yang menunjang aktivitas belajar dan bermain.Program-program seperti kegiatan menari, mendongeng, kompetisi kecil, dan Posyandu turut membantu pengembangan aspek sosial dan emosional anak melalui interaksi dan berbagi pengalaman.Kehadiran RPTRA memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak dengan menyediakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan optimal.
Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas program keagamaan dan norma etika dalam membentuk karakter anak di RPTRA melalui penelitian longitudinal yang mengamati perkembangan moral anak sebelum dan setelah mengikuti kegiatan tersebut. Kedua, perlu diteliti pengaruh penambahan fasilitas seni dan permainan edukatif terhadap peningkatan kreativitas dan kemampuan kognitif anak usia dini di lingkungan RPTRA. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana konsistensi pelaksanaan program di RPTRA memengaruhi partisipasi anak dan orang tua, serta dampaknya terhadap keberlanjutan stimulasi tumbuh kembang dalam jangka panjang. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan secara terintegrasi untuk memahami holistik peran RPTRA sebagai pusat pengembangan anak. Fokus pada aspek kualitas interaksi, variasi stimulasi, dan partisipasi masyarakat akan memberikan gambaran mendalam tentang model ideal ruang publik ramah anak. Hasilnya dapat menjadi dasar perbaikan kebijakan dan desain RPTRA di wilayah lain. Dengan demikian, RPTRA tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga pusat pembelajaran dan penguatan karakter sejak dini.
| File size | 213.08 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Indikator yang diharapkan dalam pendidikan pesantren adalah memiliki standar baku pencapaian mutu berupa akhlak mulia. Penerapan pembelajaran berbasisIndikator yang diharapkan dalam pendidikan pesantren adalah memiliki standar baku pencapaian mutu berupa akhlak mulia. Penerapan pembelajaran berbasis
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Perkembangan kognitif yang maksimal dapat menjadikan anak lebih cerdas dalam kemampuan berpikir, penalaran, keterampilan, dan membuat anak lebih memahamiPerkembangan kognitif yang maksimal dapat menjadikan anak lebih cerdas dalam kemampuan berpikir, penalaran, keterampilan, dan membuat anak lebih memahami
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Keterampilan Interpersonal Skill yang terasah mampu menambah kompetensi komunikasi, kematangan emosional, serta kemampuan adaptasi di lingkungan kerja,Keterampilan Interpersonal Skill yang terasah mampu menambah kompetensi komunikasi, kematangan emosional, serta kemampuan adaptasi di lingkungan kerja,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Dari pengkategorian tersebut menunjukkan bahwa Dampak Pola Asuh Keluarga terhadap perkembangan Sosial social emosional anak termasuk dalam kategori Baik.Dari pengkategorian tersebut menunjukkan bahwa Dampak Pola Asuh Keluarga terhadap perkembangan Sosial social emosional anak termasuk dalam kategori Baik.
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI (2) Evaluasi Input program pendidikan kecakapan wirausaha food and beverage di SKB Purwokerto mencakup sumber daya manusia serta sarana dan prasarana sebagian(2) Evaluasi Input program pendidikan kecakapan wirausaha food and beverage di SKB Purwokerto mencakup sumber daya manusia serta sarana dan prasarana sebagian
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Dalam penentuan tempat menggunakan teknik purposive area denganPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Dalam penentuan tempat menggunakan teknik purposive area dengan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pendidikan Paulo Freire sangat penting bagi pendidikan masa kini, sehingga akan sangat baik jika diterapkan dalam pendidikan saat ini. Pendidikan BahasaPendidikan Paulo Freire sangat penting bagi pendidikan masa kini, sehingga akan sangat baik jika diterapkan dalam pendidikan saat ini. Pendidikan Bahasa
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Kegiatan yang dilakukan yaitu dalam bentuk workshop dan webinar. Kegiatan ini dilakukan karena masih banyak pelaku usaha yang belum begitu paham terkaitKegiatan yang dilakukan yaitu dalam bentuk workshop dan webinar. Kegiatan ini dilakukan karena masih banyak pelaku usaha yang belum begitu paham terkait
Useful /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha/budidayaData penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha/budidaya
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Sebagaimana dikemukakan oleh Kesehatan lingkungan merupakan salah satu upaya kesehatan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik fisik, kimia,Sebagaimana dikemukakan oleh Kesehatan lingkungan merupakan salah satu upaya kesehatan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik fisik, kimia,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pembinaan dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal melalui supervisi, monitoring dan pengawasan secara langsung dan tidak langsung. Penilaian difokuskanPembinaan dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal melalui supervisi, monitoring dan pengawasan secara langsung dan tidak langsung. Penilaian difokuskan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan instrumen penelitian berupa hasil wawancara. Jumlah responden yang terlibat adalahPendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan instrumen penelitian berupa hasil wawancara. Jumlah responden yang terlibat adalah