SALNESIASALNESIA
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)PKK Remaja dibentuk guna membantu dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting khususnya di Kelurahan Watang Bacukiki. Namun mereka banyak terlibat di kegiatan posyandu khususnya bagian pengukuran status gizi. Keterampilan mereka masih kurang utamanya dalam menilai pertumbuhan dan status gizi anak serta memberikan edukasi terkait hasil dari pemantauan pertumbuhan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terkait pemantauan pertumbuhan dan teknik melakukan edukasi/penyuluhan serta pelatihan kewirausahaan pembuatan produk MPASI. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan bertempat di Kantor Lurah Watang Bacukiki yang diikuti sebanyak 20 orang. Dalam kegiatan ini anggota PKK remaja dilatih melakukan pemantauan status gizi balita yakni bagaimana cara melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan lingkar lengan atas. Selain itu mereka juga dilatih bagaimana melakukan plotting hasil pengukuran di buku KIA dan interpretasi grafik pertumbuhan anak. PKK remaja juga dilatih bagaimana tehnik memberikan edukasi serta pembuatan MPASI berbasis bahan pangan lokal. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PKK Remaja utamanya dalam melakukan pemantauan pertumbuhan dan mulai berani memberikan edukasi menggunakan alat peraga yang diberikan. Anggota PKK remaja juga mulai mahir dalam membuat produk MPASI sesuai tekstur dan usia anak. Diharapkan dari kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan PKK remaja dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.
Kegiatan pengabdian ini penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PKK remaja serta memaksimalkan perannya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.Setelah kegiatan, diketahui pengetahuan peserta meningkat dan kepercayaan diri mereka juga meningkat untuk dapat berperan serta dalam memberikan edukasi kepada ibu balita.Untuk itu diperlukan kegiatan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan dalam mengoptimalkan peran PKK remaja dalam upaya pencegahan dan penanggulanan stunting.
Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan berkelanjutan terhadap peningkatan keterampilan praktis PKK remaja dalam pemantauan pertumbuhan anak secara akurat dan konsisten selama beberapa bulan. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana model pendampingan oleh tenaga ahli gizi atau kader berpengalaman dapat memperkuat kepercayaan diri dan kemandirian PKK remaja dalam memberikan konseling gizi kepada ibu balita di posyandu. Ketiga, perlu dikaji potensi ekonomi dari usaha MPASI berbasis pangan lokal yang dikelola PKK remaja, termasuk analisis penerimaan masyarakat, skema pemasaran digital, dan dampaknya terhadap ketersediaan pangan bergizi bagi balita stunting. Penelitian-penelitian ini dapat membentuk sistem pendukung yang holistik bagi peran PKK remaja, tidak hanya dalam aspek kesehatan tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan sosial. Studi lanjutan sebaiknya melibatkan evaluasi jangka panjang terhadap dampak kegiatan ini terhadap penurunan angka stunting di wilayah setempat. Selain itu, perlu dikaji model pelatihan yang lebih inklusif bagi remaja laki-laki agar keterlibatan gender lebih seimbang. Model kemitraan antara PKK remaja dengan sekolah menengah juga patut dieksplorasi untuk memperluas jangkauan literasi gizi sejak dini. Inovasi dalam pengemasan dan diversifikasi produk MPASI lokal berdasarkan preferensi masyarakat setempat juga bisa menjadi fokus studi. Pelatihan digital marketing perlu dikembangkan lebih dalam untuk meningkatkan penetrasi pasar. Akhirnya, perlu dikaji kelayakan pembentukan wadah resmi PKK remaja yang memiliki sumber dana mandiri dan struktur kelembagaan yang kuat agar kegiatannya lebih berkelanjutan.
- Optimalisasi dan Penguatan PKK Remaja dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Stunting | Jurnal Abmas... salnesia.id/jagri/article/view/1247Optimalisasi dan Penguatan PKK Remaja dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Jurnal Abmas salnesia jagri article view 1247
- Nutrition literacy as a determinant for diet quality amongst young adolescents: A cross sectional study... doi.org/10.23751/pn.v20i3.6705Nutrition literacy as a determinant for diet quality amongst young adolescents A cross sectional study doi 10 23751 pn v20i3 6705
- Stunting Risk Factor in Toddlers 6-59 Months | Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA). stunting risk factor toddlers... doi.org/10.36590/jika.v4i2.266Stunting Risk Factor in Toddlers 6 59 Months Jurnal Ilmiah Kesehatan JIKA stunting risk factor toddlers doi 10 36590 jika v4i2 266
- Efek Pelatihan dengan Metode Pembelajaran Discovery Learing Meningkatkan Kemampuan Kader tentang Pemberian... ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JKM/article/view/3650Efek Pelatihan dengan Metode Pembelajaran Discovery Learing Meningkatkan Kemampuan Kader tentang Pemberian ejurnal poltekkes tjk ac index php JKM article view 3650
| File size | 4.72 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak balita (0-59 bulan) yang mempunyai panjang badan lahir (≥50 cm) sebanyak 71 balita (78,9%) tidak mengalami stuntingHasil penelitian menunjukkan bahwa anak balita (0-59 bulan) yang mempunyai panjang badan lahir (≥50 cm) sebanyak 71 balita (78,9%) tidak mengalami stunting
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Hal ini menunjukkan bahwa ρ value< α maka hipotesis Ha1 diterima dan Ho1 ditolak yang berarti ada hubungan pola makan dengan kejadian stunting pada balita.Hal ini menunjukkan bahwa ρ value< α maka hipotesis Ha1 diterima dan Ho1 ditolak yang berarti ada hubungan pola makan dengan kejadian stunting pada balita.
PROSCIENCESPROSCIENCES Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang infografis edukasi gizi anak yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Bitung Jaya sebagaiTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang infografis edukasi gizi anak yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Bitung Jaya sebagai
MALAHAYATIMALAHAYATI Metode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0 24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino. Stunting merupakan keadaan statusMetode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0 24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino. Stunting merupakan keadaan status
UNIMMANUNIMMAN Faktor yang paling kuat adalah dukungan suami. Ibu tanpa dukungan pasangan berisiko 10 kali lebih tinggi memiliki anak stunting. Temuan ini menegaskanFaktor yang paling kuat adalah dukungan suami. Ibu tanpa dukungan pasangan berisiko 10 kali lebih tinggi memiliki anak stunting. Temuan ini menegaskan
IKTAIKTA Karakteristik responden mayoritas berumur 20-35 tahun dengan tingkat pendidikan menengah, mayoritas balita berumur 25-59 bulan, jenis kelamin terbanyakKarakteristik responden mayoritas berumur 20-35 tahun dengan tingkat pendidikan menengah, mayoritas balita berumur 25-59 bulan, jenis kelamin terbanyak
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Disarankan pada tenaga kesehatan Puskesmas Pagambiran untuk dapat memberikan informasi atau penyuluhan kesehatan tentang pelaksanaan dan manfaat DDTK padaDisarankan pada tenaga kesehatan Puskesmas Pagambiran untuk dapat memberikan informasi atau penyuluhan kesehatan tentang pelaksanaan dan manfaat DDTK pada
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita usia 3-5 tahun, berjumlah 244 orang, dengan pengambilan sampel secara purposive sampling,Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita usia 3-5 tahun, berjumlah 244 orang, dengan pengambilan sampel secara purposive sampling,
Useful /
SALNESIASALNESIA Selain itu, penerapan K3 yang diperkuat melalui program ini menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraanSelain itu, penerapan K3 yang diperkuat melalui program ini menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan
ITKAITKA Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah dokumen perencanaan biaya yang disusun berdasarkan desain dan spesifikasi pekerjaan konstruksi. Pada pembangunan campingRencana Anggaran Biaya (RAB) adalah dokumen perencanaan biaya yang disusun berdasarkan desain dan spesifikasi pekerjaan konstruksi. Pada pembangunan camping
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Topik penelitian yang sedang berkembang adalah peramalan deret waktu multivariat, dengan metode yang dominan digunakan meliputi regresi, korelasi, pengelompokan,Topik penelitian yang sedang berkembang adalah peramalan deret waktu multivariat, dengan metode yang dominan digunakan meliputi regresi, korelasi, pengelompokan,
SALNESIASALNESIA Kecamatan Bontomarannu dipilih dari 18 Kecamatan dibawah binaan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa karena UMKM pada ketiga desa tersebut menjadi percontohanKecamatan Bontomarannu dipilih dari 18 Kecamatan dibawah binaan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa karena UMKM pada ketiga desa tersebut menjadi percontohan