MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN
Cakrawala Medika: Journal of Health SciencesCakrawala Medika: Journal of Health SciencesPenuaan adalah kondisi di mana terjadi penurunan fungsi organ baik secara fisik maupun psikologis. Perubahan fisik dapat terjadi pada seseorang yang sudah berada pada fase lanjut usia, tidak hanya perubahan fisik, tetapi perubahan mental, maupun emosional dapat terjadi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran . Penelitian menggunakan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian sebanyak 90 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji kolerasi Spearman Rank. Hasil dari penelitian pada karakteristik responden didapatkan lansia berjenis kelamin perempuan dan laki-laki berjumlah sama (50,0%), berada pada rentang usia 65-70 tahun (50,0%), dan tamat SD (35,6%). Responden sebagian besar memiliki kesepian sedang (52,2%), kecemasan sedang (42,2%) dan insomnia sedang (51,1%). Pada analisis bivariat didapatkan p-value sebesar 0,000 (p-value <0,05) dengan nilai koefisien korelasi 0,406 dan 0,365. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kesepian, keecmasan dengan insomnia pada lansia di Puskesmas Cakranegara Kota Mataram.
Tingkat Insomnia pada Lanjut Usia di Puskesmas Cakranegara Kota Mataram sebagian besar berada pada kelompok insomnia sedang yaitu sejumlah 51,1%.Tingkat Kesepian pada Lanjut Usia di Puskesmas Cakranegara Kota Mataram sebagian besar berada pada kelompok tingkat kesepian sedang yaitu sejumlah 52,2%.Tingkat Kecemasan pada Lanjut Usia di Puskesmas Cakranegara Kota Mataram sebagian besar berada pada kelompok tingkat kecemasan sedang yaitu sejumlah 42,2%.Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kesepian dengan insomnia ditandai dengan nilai p-value 0,000 ( P-value ≤ 0,05) 0,406 menandakan kekuatan hubungan yang sedang.Serta hasil analisis menunjukkan arah hubungan kedua variabel adalah positif.Terdapat hubungan yang signifikan antara insomnia tingkat kecemasan dengan ditandai dengan nilai p-value 0,000 ( P-value ≤ 0,05) dan nilai koefisien 0,365 menandakan kekuatan hubungan yang rendah.Serta hasil analisis menunjukkan arah hubungan kedua variabel adalah positif.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Menggunakan metode penelitian yang lebih kuat, seperti clinical trial, untuk menguji hubungan antara tingkat kesepian dan kecemasan dengan insomnia pada lanjut usia. 2. Meneliti faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi terjadinya insomnia pada lanjut usia, seperti dukungan sosial, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan. 3. Mengembangkan penelitian tentang hubungan tingkat kesepian dan kecemasan dengan kualitas tidur pada lanjut usia, serta intervensi yang dapat mengurangi dampak negatifnya. 4. Meneliti lebih lanjut tentang dampak insomnia pada kualitas hidup dan kesehatan mental lanjut usia, serta strategi intervensi yang efektif. 5. Menganalisis faktor-faktor psikososial dan lingkungan yang dapat meningkatkan atau mengurangi tingkat kesepian dan kecemasan pada lanjut usia, dan mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan kesejahteraan emosional mereka.
- Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Yang Mengalami Insomnia | PROFESSIONAL HEALTH... doi.org/10.54832/phj.v2i1.136Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Yang Mengalami Insomnia PROFESSIONAL HEALTH doi 10 54832 phj v2i1 136
- Sleep disorders in the elderly: Diagnosis and management - Suzuki - 2017 - Journal of General and Family... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/jgf2.27Sleep disorders in the elderly Diagnosis and management Suzuki 2017 Journal of General and Family onlinelibrary wiley doi 10 1002 jgf2 27
- Selamat, website ojs.stikesmuhkendal.ac.id telah aktif!. ojs ac aktif silahkan hapus file index php gantikan... doi.org/10.38102/jsm.v2i1.55Selamat website ojs stikesmuhkendal ac telah aktif ojs ac aktif silahkan hapus file index php gantikan doi 10 38102 jsm v2i1 55
| File size | 270.47 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Diperlukan pengobatan alternatif dengan menggunakan bahan alami seperti kulit jeruk bali dan daun stevia. Jeruk bali dikenal mengandung bahan aktif sepertiDiperlukan pengobatan alternatif dengan menggunakan bahan alami seperti kulit jeruk bali dan daun stevia. Jeruk bali dikenal mengandung bahan aktif seperti
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 129 pasien GGK. Data dikumpulkan melalui rekamPenelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 129 pasien GGK. Data dikumpulkan melalui rekam
STIKES ISFISTIKES ISFI Sampel sebanyak 155 pasien dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data kompleksitas regimen obat diperoleh dari resep menggunakan Medication RegimenSampel sebanyak 155 pasien dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data kompleksitas regimen obat diperoleh dari resep menggunakan Medication Regimen
UNARUNAR Berdasarkan pengkajian dan analisa data pada Ny. PS didapatkan diagnosa keperawatan utama Nyeri Akut. Intervensi dan implementasi yang diberikan kepadaBerdasarkan pengkajian dan analisa data pada Ny. PS didapatkan diagnosa keperawatan utama Nyeri Akut. Intervensi dan implementasi yang diberikan kepada
JCEHJCEH Rumah Sakit Brawijaya III Surabaya menghadapi tantangan serius akibat meningkatnya prevalensi diabetes, yang memerlukan upaya promosi kesehatan publikRumah Sakit Brawijaya III Surabaya menghadapi tantangan serius akibat meningkatnya prevalensi diabetes, yang memerlukan upaya promosi kesehatan publik
UNIPASBYUNIPASBY Sebanyak 25 peserta penyuluhan dengan rentang umur 21 – 64 tahun dicek kadar gula darahnya dan didapatkan nilai kadar gula darah (KGD) berkisar dariSebanyak 25 peserta penyuluhan dengan rentang umur 21 – 64 tahun dicek kadar gula darahnya dan didapatkan nilai kadar gula darah (KGD) berkisar dari
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Hasil analisis statistik menunjukkan tidak adanya korelasi yang bermakna antara rasionalitas pengobatan antihipertensi terhadap efektivitas pengobatan.Hasil analisis statistik menunjukkan tidak adanya korelasi yang bermakna antara rasionalitas pengobatan antihipertensi terhadap efektivitas pengobatan.
URINDOURINDO Kualitas hidup yang rendah dapat memperburuk komplikasi dan dapat berakhir kecacatan atau kematian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatifKualitas hidup yang rendah dapat memperburuk komplikasi dan dapat berakhir kecacatan atau kematian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Sebagian besar sampel memiliki kadar gula darah yang tidak terkendali. Konsumsi sayur dan buah dalam jumlah cukup, jenis yang bervariasi, serta frekuensiSebagian besar sampel memiliki kadar gula darah yang tidak terkendali. Konsumsi sayur dan buah dalam jumlah cukup, jenis yang bervariasi, serta frekuensi
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR 8 million (22. 2%) children under five in the world are stunting, 55% from Asia. Indonesia ranks 17th out of 117 countries, with a stunting prevalence8 million (22. 2%) children under five in the world are stunting, 55% from Asia. Indonesia ranks 17th out of 117 countries, with a stunting prevalence
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Vaksinasi saat ini merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Penelitian ini bertujuan untukVaksinasi saat ini merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan konsentrasi efektif sediaan gel serum ekstrak etanol Daun Beluntas (Pluchea Indica L) terhadapTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan konsentrasi efektif sediaan gel serum ekstrak etanol Daun Beluntas (Pluchea Indica L) terhadap