ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE

EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, AkuntansiEKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi

Penelitian ini menggunakan tiga variabel: Budaya Organisasi dan Kompetensi sebagai variabel independen, dan Kinerja Guru sebagai variabel dependen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh budaya organisasi dan kompetensi terhadap kinerja guru di SMAN 1 Dayeuhkolot secara simultan dan parsial. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan verifikasi. Populasi penelitian adalah 60 guru di SMAN 1 Dayeuhkolot. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh atau sensus, dan data dikumpulkan melalui kuesioner serta dianalisis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kompetensi guru di SMAN 1 Dayeuhkolot berada pada kategori baik, dan kinerja guru relatif tinggi. Berdasarkan hasil uji statistik, dapat disimpulkan bahwa baik budaya organisasi maupun kompetensi berpengaruh terhadap kinerja guru di SMAN 1 Dayeuhkolot, baik secara simultan maupun parsial. Namun, budaya organisasi memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap kinerja guru dibandingkan kompetensi.

Hasil uji parsial menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki dampak signifikan terhadap kinerja guru di SMAN 1 Dayeuhkolot.Kompetensi juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru di sekolah tersebut.Secara keseluruhan, budaya organisasi dan kompetensi merupakan faktor penting yang saling melengkapi dalam meningkatkan kinerja guru, sehingga sekolah perlu menciptakan dan mempertahankan budaya yang mendukung serta meningkatkan kompetensi guru untuk mencapai tujuan pendidikan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi secara mendalam mengenai faktor-faktor spesifik dalam budaya organisasi sekolah yang paling berpengaruh terhadap peningkatan kinerja guru, misalnya dengan meneliti peran kepemimpinan transformasional dalam membentuk budaya organisasi yang positif. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja guru di sekolah-sekolah dengan tingkat budaya organisasi dan kompetensi guru yang berbeda untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi secara luas. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan budaya organisasi dan kompetensi guru secara bersamaan, serta mengukur dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui pemberdayaan guru.

Read online
File size462.42 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test