UNSURUNSUR

JURNAL AGRITAJURNAL AGRITA

Salah satu pendapatan negara sebagai penompang perekonomian Indonesia yang dapat memberikan sumbangan dengan memiliki kontribusi besar adalah sektor pertanian mentimun. Hal ini karena, mentimun adalah salah satu jenis sayuran yang sangat dikenal dan banyak dikonsumsi masyarakat baik dalam bentuk segar maupun dijadikan lalapan mauapun dikonsumsi dalam keadaan sudah. Penelitian ini mengkaji pengaruh preferensi konsumen terhadap minat beli mentimun di Pasar Tradisional Cianjur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap keputusan pembelian dan . Penelitian ini berlokasi di Pasar Tradisional Induk Cianjur, Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis deskriptif kuantitatif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas dan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa uji validitas atribut rasa, warna, harga, tekstur, bentuk, dan jenis menghasilkan semua item pertanyaan dinyatakan valid dilihat dari r hitung > r table dan pada uji reliabilitas semua item pernyataan dinyatakan reliabel dilihat dari Cronbachs Alpha > 0,3, Uji normalitas pada penelitian ini menggunakan Kolmogorov- smirnov karena memiliki sampel >50 dan memiliki nilai yang berdistribusi normal karena >0,05 dengan nilai 0,498, uji homogenitas pada penelitian ini memiliki data yang homogen karena memiliki nilai >0,05 dengan nilai signifikansi 0,260, analisis regresi sederhana dilihat dari nilai R Square 0,15 maka preferensi konsumen terhadap minat beli berpengaruh sebesar 15% Preferensi konsumen Kecamatan Cilaku terhadap atribut mentimun yaitu harga, jenis,bentuk, warna, tekstur, rasa. Urutan atribut mentimun berdasarkan tingkat kepentingan menurut preferensi konsumen di Pasar Tradisional Induk Cianjur.

Penelitian menunjukkan bahwa preferensi konsumen terhadap faktor-faktor seperti harga, jenis, bentuk, warna, tekstur, kualitas produk, ketersediaan, pelayanan, kebersihan, keamanan, lokasi pasar, promosi, diskon, pengalaman berbelanja, dan rekomendasi memengaruhi keputusan pembelian mentimun.Preferensi konsumen berpengaruh sebesar 15% terhadap minat beli, sementara 85% dipengaruhi faktor lain.semakin tinggi preferensi terhadap faktor tertentu, semakin besar minat beli.Kualitas produk dan harga kompetitif merupakan dua faktor paling dominan yang memengaruhi minat beli konsumen.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pemasaran digital, termasuk promosi melalui media sosial, memengaruhi preferensi konsumen terhadap mentimun di pasar tradisional, sehingga dapat mengidentifikasi strategi pemasaran yang lebih efektif. Selanjutnya, studi dapat meneliti peran demografis konsumen, seperti usia, pendapatan, dan tingkat pendidikan, dalam menentukan faktor-faktor preferensi yang paling penting serta hubungannya dengan intensitas pembelian mentimun. Selain itu, perbandingan preferensi dan minat beli mentimun antara pasar tradisional dan pasar modern (supermarket) dapat dilakukan untuk mengungkap perbedaan persepsi konsumen terkait kualitas, keamanan, dan kemudahan akses, sehingga memberikan wawasan bagi pedagang dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan penjualan mentimun di berbagai jenis pasar.

Read online
File size496.68 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test