STIESTEKOMSTIESTEKOM
Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiDinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh langsung promosi terhadap loyalitas pelanggan di PT. Bintang Tsajaja Jambi, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh langsung lokasi terhadap loyalitas pelanggan di PT. Bintang Tsajaja Jambi, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh langsung kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan di PT. Bintang Tsajaja Jambi dan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara simultan promosi, lokasi, kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggandi PT. Bintang Tsajaja Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel 70 responden pelanggan di PT. Bintang Tsajaja Jambi. Data dianalisis dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji multikolineritas, uji heteroskedastisitas, uji normalitas, uji analisis regresi linier berganda, uji T, uji F, uji koefisien determinasi R2 menggunakan IBM SPSS Statistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung promosi berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelangganpada pelanggan di PT. Bintang Tsajaja Jambi, secara langsung kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada pelanggan di PT. Bintang Tsajaja Jambi, secara langsung lokasi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada pelanggan PT. Bintang Tsajaja Jambi, dan secara langsung dan simultan promosi, lokasi, dan kualitas layanan berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada pelanggan di PT. Bintang Tsajaja Jambi.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa korelasi sederhana antara variabel kohesivitas kelompok terhadap intensi turnover nilai sebesar -0,408 dengan interpretasi korelasi berada diantara -0,40 s/d -0,599 sehingga memiliki hubungan negatif dan sedang antara kohevisitas kelompok dengan intensi turnover.Regresi linier sederhana variabel kohesivitas kelompok terhadap intensi turnover yaitu Y = 25,540 - 0,531X1 artinya kohesivitas kelompok sama dengan 0 atau konstan/tetap maka nilai intensi turnover tetap sebesar 25,540 atau bila kohesivitas kelompok meningkat satu satuan maka nilai intensi turnover menurun sebesar 0,531.Hasil uji t (parsial) menunjukkan nilai thitung -2,439 < ttabel - 1,985 dengan tingkat signifikansi 0,017 < 0,05 artinya kohesivitas kelompok berpengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran.Maka Ha1 yang menyatakan kohesivitas kelompok berpengaruh terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran dapat diterima.Korelasi sederhana antara variabel kepuasan kerja terhadap intensi turnover nilai sebesar -0,407 dengan interpretasi korelasi berada diantara -0,40 s/d -0,599 sehingga memiliki hubungan negatif dan sedang antara kepuasan kerja dengan intensi turnover.Regresi linier sederhana variable kepuasan kerja terhadap intensi turnover yaitu Y = 25,627 - 0,542X2 artinya kepuasan kerja sama dengan 0 atau konstan/tetap maka nilai intensi turnover tetap sebesar 25,627 atau bila kepuasan kerja meningkat satu satuan maka nilai intensi turnover menurun sebesar 0,542.Hasil uji t (parsial) menunjukkan nilai thitung -2,192 < ttabel -1,985 dengan tingkat signifikansi 0,031 < 0,05 artinya kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran.Maka Ha2 yang menyatakan kepuasan kerja berpengaruh terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran dapat diterima.Korelasi sederhana antara variabel lingkungan kerja terhadap intensi turnover nilai sebesar -0,449 dengan interpretasi korelasi berada diantara -0,40 s/d -0,599 sehingga memiliki hubungan negatif dan sedang antara lingkungan kerja dengan intensi turnover.Regresi linier sederhana variabel lingkungan kerja terhadap intensi turnover yaitu Y = 25,266 - 0,527X3 artinya lingkungan kerja sama dengan 0 atau konstan/tetap maka nilai intensi turnover tetap sebesar 25,266 atau bila lingkungan kerja kerja meningkat satu satuan maka nilai intensi turnover menurun sebesar 0,527.Hasil uji t (parsial) menunjukkan nilai thitung -2,304 < ttabel -1,985 dengan tingkat signifikansi 0,023 < 0,05 artinya lingkungan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran.Maka Ha3 yang menyatakan lingkungan kerja berpengaruh terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran dapat diterima.Korelasi sederhana antara variabel komitmen organisasi terhadap intensi turnover nilai sebesar 0,077 dengan interpretasi korelasi berada diantara 0,00 s/d 0,199 sehingga memiliki hubungan positif dan sangat lemah antara komitmen organisasi dengan intensi turnover.Regresi linier sederhana variabel lkomitmen organisasi terhadap intensi turnover yaitu Y= 15,614 0,076X4 artinya komitmen organisasi sama dengan 0 atau konstan/tetap maka nilai intensi turnover tetap sebesar 15,614 atau bila komitmen organisasi meningkat satu satuan maka nilai intensi turnover meningkat sebesar 0,076.Hasil uji t (parsial) menunjukkan nilai thitung 1,869 < ttabel 1,985 dengan tingkat signifikansi 0,065 > 0,05 artinya komitmen organisasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran.Maka Ha4 yang menyatakan komitmen organisasi berpengaruh terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran tidak diterima.Korelasi berganda yang ditunjukkan dari nilai R sebesar 0,565 dengan interpretasi korelasi berada diantara 0,40-0,599 sehingga memiliki hubungan positif dan sedang antara kohesivitas kelompok, kepuasan kerja, lingkungan kerja dan komitmen organisasi secara simultan dengan intensi turnover.Hasil regresi linier berganda Y = 29,084 - 0,304X1 - 0,297X2 - 0,313X3 0,165X4.Hasil uji F (simultan) menunjukkan nilai Fhitung 11,126 > Ftabel 2,467 dengan tingkat signifikansi 0,000 > 0,05 artinya kohesivitas kelompok, kepuasan kerja, lingkungan kerja dan komitmen organisasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran.Maka Ha5 yang menyatakan kohesivitas kelompok, kepuasan kerja, lingkungan kerja dan komitmen organisasi secara simultan berpengaruh terhadap intensi turnover karyawan bagian produksi PT Nissin Biscuit Ungaran dapat diterima.Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,290 artinya variabel kohesivitas kelompok, kepuasan kerja, lingkungan kerja dan komitmen organisasi mampu menjelaskan terhadap intensi turnover sebesar 29%.Sedangkan sisanya 71% dijelaskan oleh variabel bebas lainnya yang tidak diajukan dalam penelitian ini.
Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan adalah perusahaan sebaiknya juga meningkatkan komitmen organisasi yaitu dengan mengangkat karyawan menjadi pegawai tetap, terutama bagi karyawan yang berprestasi dan memiliki pengalaman lebih dalam bekerja karena berarti karyawan cukup loyal untuk bekerja di perusahaan. Membangun rasa bangga dalam diri karyawan terhadap perusahaan. Perusahaan harus melibatkan karyawan dalam setiap pengambilan keputusan, serta menciptakan kesadaran karyawan agar ingin tetap bekerja di PT. Nissin Biscuit Ungaran sehingga akan menghasilkan karyawan yang berkomitmen tinggi dengan begitu karyawan akan loyal dan berdampak positif pada penurunan intensi turnover di perusahaan.
| File size | 1.17 MB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Murah Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah dengan penyebaran kuesioner berjumlah 72 responden. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumberMurah Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah dengan penyebaran kuesioner berjumlah 72 responden. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber
UNIPARUNIPAR sebesar 0,689 dan. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi matematis siswa yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan infografissebesar 0,689 dan. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi matematis siswa yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan infografis
YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA Penelitian ini membuktikan bahwa puding berbahan dasar ubi jalar (Ipomoea batatas L) dan labu kuning (Cucurbita moschata) dapat diterima dengan baik olehPenelitian ini membuktikan bahwa puding berbahan dasar ubi jalar (Ipomoea batatas L) dan labu kuning (Cucurbita moschata) dapat diterima dengan baik oleh
STIEALWASHLIYAHSIBOLGASTIEALWASHLIYAHSIBOLGA Tri Sapta Jaya dengan menarik hipotesis bahwa Ada pengaruh promosi dan diskon terhadap volume penjualan pada PT. Tri Sapta Jaya. Metode penelitian yangTri Sapta Jaya dengan menarik hipotesis bahwa Ada pengaruh promosi dan diskon terhadap volume penjualan pada PT. Tri Sapta Jaya. Metode penelitian yang
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Bidang perbankan merupakan salah satu bagian yang berperan penting dalam upaya negara meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Tujuan penelitianBidang perbankan merupakan salah satu bagian yang berperan penting dalam upaya negara meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Tujuan penelitian
STIEPARISTIEPARI Berdasarkan hasil observasi dapat dilihat bahwa lingkungan sekolah di SMA Negeri 7 Sijunjung secara keseluruhan dalam kondisi baik. Hal ini tidak sesuaiBerdasarkan hasil observasi dapat dilihat bahwa lingkungan sekolah di SMA Negeri 7 Sijunjung secara keseluruhan dalam kondisi baik. Hal ini tidak sesuai
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS yang terdiri dari kelas X IPS A, X IPS B, dan X IPS C. Teknik pengambilan sampel menggunakanPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS yang terdiri dari kelas X IPS A, X IPS B, dan X IPS C. Teknik pengambilan sampel menggunakan
UNUSIDAUNUSIDA Secara umum persepsi akuntan pendidik lebih baik dibandingkan dengan persepsi mahasiswa akuntansi. Penelitian ini dilakukan dengan menguji dimensi-dimensiSecara umum persepsi akuntan pendidik lebih baik dibandingkan dengan persepsi mahasiswa akuntansi. Penelitian ini dilakukan dengan menguji dimensi-dimensi
Useful /
STIESTEKOMSTIESTEKOM Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual yang dapat menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian ulang produk kopiPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual yang dapat menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian ulang produk kopi
STIESTEKOMSTIESTEKOM Keputusan pembelian merupakan tindakan konsumen setelah mempertimbangkan berbagai informasi terkait suatu produk. Studi ini dilakukan guna mengkaji dampakKeputusan pembelian merupakan tindakan konsumen setelah mempertimbangkan berbagai informasi terkait suatu produk. Studi ini dilakukan guna mengkaji dampak
AHMAREDUCAHMAREDUC Kegiatan yang dilakukan oleh Tim relawan dapat disimpulkan bahwa Bantuan Donasi yang terkumpul sebesar Rp. 000 kemudian dana tersebut digunakan untuk membeliKegiatan yang dilakukan oleh Tim relawan dapat disimpulkan bahwa Bantuan Donasi yang terkumpul sebesar Rp. 000 kemudian dana tersebut digunakan untuk membeli
AHMAREDUCAHMAREDUC Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini untuk mencegah terjadinya stunting pada anak yang dimulai dari kehamilan hingga bayi lahir dan dilanjutkan hinggaTujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini untuk mencegah terjadinya stunting pada anak yang dimulai dari kehamilan hingga bayi lahir dan dilanjutkan hingga