STIESTEKOMSTIESTEKOM

Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiDinamika: Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi

Perkembangan teknologi digital telah mendorong terjadinya transformasi signifikan dalam penyelenggaraan layanan publik menuju sistem yang lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kualitas layanan elektronik, reputasi, kepercayaan terhadap layanan elektronik, dan e-WOM memengaruhi kepuasan pengguna terhadap layanan pemerintah berbasis teknologi. Metode kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda digunakan untuk memastikan kelayakan model analisis. Selain itu, penelitian ini juga dilengkapi dengan uji validitas dan reliabilitas serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel independen memiliki pengaruh yang positif dan simultan terhadap kepuasan pengguna. Kualitas layanan elektronik, yang mencakup kemudahan akses, kecepatan layanan, ketersediaan sistem, dan keamanan data, terbukti mampu meningkatkan tingkat kepuasan. Reputasi yang baik serta kepercayaan terhadap integritas dan kompetensi lembaga turut memperkuat hubungan dengan pengguna. Sementara itu, e-WOM berperan penting dalam membentuk persepsi positif dan mendorong adopsi layanan publik berbasis teknologi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi keempat faktor tersebut merupakan strategi kunci dalam meningkatkan kepuasan sekaligus membangun loyalitas pengguna layanan publik digital.

Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan elektronik, reputasi lembaga, kepercayaan pengguna dan electronic word of mouth secara parsial dan menyeluruh berpengaruh terhadap kepuasan pengguna pelayanan publik.Layanan digital yang mudah diakses, cepat, aman, dan konsisten mampu meningkatkan persepsi positif masyarakat.Reputasi yang baik serta kepercayaan terhadap integritas dan kompetensi lembaga menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan yang kuat dengan pengguna.Selain itu, peran E-WOM terbukti efektif dalam membentuk persepsi dan mendorong minat masyarakat untuk menggunakan layanan melalui rekomendasi dan pengalaman positif yang dibagikan.Secara keseluruhan, integrasi keempat faktor ini menjadi strategi utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengguna.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai peran mediasi literasi digital terhadap pengaruh kualitas layanan digital terhadap kepuasan pengguna, mengingat tantangan kesenjangan literasi digital yang masih ada. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengukuran reputasi institusi yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan dimensi-dimensi seperti transparansi, akuntabilitas, dan responsibilitas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi optimal untuk memanfaatkan e-WOM secara efektif dalam meningkatkan adopsi layanan publik digital, termasuk peran influencer dan komunitas online. Integrasi ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas layanan publik digital dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah.

  1. PELAYANAN PUBLIK DALAM GOOD GOVERNANCE | JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK. pelayanan publik good governance... journal.uwks.ac.id/juispol/article/view/2134PELAYANAN PUBLIK DALAM GOOD GOVERNANCE JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK pelayanan publik good governance journal uwks ac juispol article view 2134
  2. Pengaruh e-Service Quality, Reputation, e-Trust, e-Satisfaction terhadap e-Customer Loyalty | Jurnal... doi.org/10.36451/jisip.v20i2.91Pengaruh e Service Quality Reputation e Trust e Satisfaction terhadap e Customer Loyalty Jurnal doi 10 36451 jisip v20i2 91
Read online
File size1.35 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test