STIESTEKOMSTIESTEKOM
Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiDinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara experiential marketing, kepuasan pelanggan, dan intensi perilaku. Keterbatasan penelitian ini adalah fokus pada konsumen yang telah melakukan setidaknya dua kali pembelian dan hanya 70 kuesioner yang dikembalikan dan valid. Populasi dikategorikan sebagai tak terhingga. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data dengan regresi linear berganda yang diproses dengan SEM-Partial Least Square 3.0, untuk memverifikasi 6 hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator sense, feel, dan act secara signifikan positif memengaruhi kepuasan pelanggan. Temuan lain, kepuasan pelanggan memiliki efek signifikan terhadap intensi perilaku. Hasil penelitian menjelaskan bahwa semakin besar kepercayaan pelanggan, semakin kuat keinginan mereka untuk melakukan pembelian ulang. Kontribusi penelitian ini membantu dalam pengambilan keputusan strategi pemasaran, meningkatkan kepuasan, mengembangkan peta perjalanan pelanggan yang ditargetkan, dan meningkatkan daya saing melalui pengalaman pelanggan, sehingga menciptakan intensi perilaku.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa experiential marketing melalui indikator sense, feel, dan act secara signifikan memengaruhi kepuasan pelanggan, sementara think dan relate tidak berpengaruh.Selain itu, kepuasan pelanggan memiliki pengaruh signifikan terhadap intensi perilaku.Implikasi dari temuan ini adalah perusahaan perlu meningkatkan strategi experiential marketing mereka untuk meningkatkan kepuasan dan mendorong intensi pembelian ulang pelanggan.Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan geografis dan demografis untuk meningkatkan generalisasi temuan.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran mediasi dari brand trust dalam hubungan antara experiential marketing dan intensi perilaku pelanggan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana experiential marketing memengaruhi intensi perilaku melalui peningkatan kepercayaan pelanggan. Kedua, penelitian dapat memperluas fokus pada pengaruh experiential marketing terhadap loyalitas pelanggan, bukan hanya intensi perilaku. Loyalitas pelanggan merupakan indikator jangka panjang dari keberhasilan strategi pemasaran, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana experiential marketing memengaruhi loyalitas dapat memberikan wawasan berharga bagi perusahaan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana teknologi digital, seperti media sosial dan aplikasi seluler, dapat digunakan untuk meningkatkan experiential marketing dan memengaruhi intensi perilaku pelanggan. Dengan memanfaatkan teknologi digital, perusahaan dapat menciptakan pengalaman yang lebih personal, interaktif, dan relevan bagi pelanggan, sehingga meningkatkan kepuasan dan mendorong intensi perilaku positif. Kombinasi dari ketiga saran ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan experiential marketing untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, membangun kepercayaan, dan mendorong loyalitas jangka panjang.
- DAMPAK SENSE, FEEL, THINK, ACT, RELATE DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN CAFE DI SURABAYA |... doi.org/10.24123/jbt.v4i1.2497DAMPAK SENSE FEEL THINK ACT RELATE DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN CAFE DI SURABAYA doi 10 24123 jbt v4i1 2497
- Society - Universitas Bangka Belitung - Indonesia. see want buy role social marketing shaping brand gen... doi.org/10.33019/society.v10i2.463Society Universitas Bangka Belitung Indonesia see want buy role social marketing shaping brand gen doi 10 33019 society v10i2 463
- Pengaruh Experiential Marketing dan Emotional Branding Terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui kepuasan... doi.org/10.33087/jmas.v7i2.445Pengaruh Experiential Marketing dan Emotional Branding Terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui kepuasan doi 10 33087 jmas v7i2 445
| File size | 1.51 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IJBLEIJBLE Freedom of expression constitutes a constitutionally protected right under the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. Nevertheless, its implementationFreedom of expression constitutes a constitutionally protected right under the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. Nevertheless, its implementation
KOMPETIFKOMPETIF The background of this research is based on the fact that the target for optimal credit distribution realization has not yet been achieved, despite variousThe background of this research is based on the fact that the target for optimal credit distribution realization has not yet been achieved, despite various
STEBIS IGMSTEBIS IGM Artikel ini membahas integrasi hukum ekonomi syariah ke dalam sistem hukum nasional Indonesia melalui kajian terhadap teori pemberlakuan hukum. PenelitianArtikel ini membahas integrasi hukum ekonomi syariah ke dalam sistem hukum nasional Indonesia melalui kajian terhadap teori pemberlakuan hukum. Penelitian
UNSURYAUNSURYA 5) Mentoring tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawan. 6) Counseling berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja5) Mentoring tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawan. 6) Counseling berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menguji pengaruh keseimbangan kerja-kehidupan dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja, denganPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menguji pengaruh keseimbangan kerja-kehidupan dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja, dengan
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK The data collection method used is a questionnaire. The analysis includes an instrument test, classical assumption test, normality test, linear regression,The data collection method used is a questionnaire. The analysis includes an instrument test, classical assumption test, normality test, linear regression,
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Work‑life balance berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, sedangkan stres kerja dan employee relations tidak berpengaruh signifikan. Work‑lifeWork‑life balance berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, sedangkan stres kerja dan employee relations tidak berpengaruh signifikan. Work‑life
UNSULBARUNSULBAR Terdapat hubungan langsung yang signifikan antara OCB dan kinerja. Komitmen organisasional, kepuasan kerja, berpengaruh signifikan dan positif terhadapTerdapat hubungan langsung yang signifikan antara OCB dan kinerja. Komitmen organisasional, kepuasan kerja, berpengaruh signifikan dan positif terhadap
Useful /
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Adiksi ini seringkali ditandai dengan durasi bermain melebihi tiga jam per hari dan disertai dengan gejala psikologis seperti disregulasi emosi, menarikAdiksi ini seringkali ditandai dengan durasi bermain melebihi tiga jam per hari dan disertai dengan gejala psikologis seperti disregulasi emosi, menarik
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Faktor dari water seperti rendahnya akses masyarakat terhadap air bersih dan sumber air minum, faktor sanitation seperti sarana pembuangan tinja dan airFaktor dari water seperti rendahnya akses masyarakat terhadap air bersih dan sumber air minum, faktor sanitation seperti sarana pembuangan tinja dan air
UNSURYAUNSURYA Remunerasi dan pemenuhan kebutuhan sosial serta psikologis dapat mendorong karyawan untuk tetap berada di perusahaan, bekerja secara efektif, dan membantuRemunerasi dan pemenuhan kebutuhan sosial serta psikologis dapat mendorong karyawan untuk tetap berada di perusahaan, bekerja secara efektif, dan membantu
UNSURYAUNSURYA Saat ini sistem pengelolaan dan pencatatan persediaan barang (stock opname) belum dilakukan secara komputerisasi, sehingga terdapat beberapa persediaanSaat ini sistem pengelolaan dan pencatatan persediaan barang (stock opname) belum dilakukan secara komputerisasi, sehingga terdapat beberapa persediaan