UNSURYAUNSURYA

JURNAL ILMIAH M-PROGRESSJURNAL ILMIAH M-PROGRESS

Saat ini sistem pengelolaan dan pencatatan persediaan barang (stock opname) belum dilakukan secara komputerisasi, sehingga terdapat beberapa persediaan atau kekurangan seperti proses pencatatan barang masuk dan keluar yang tidak efektif dan efisien karena membutuhkan waktu yang lama untuk mengambil stok atau data inventarisasi. Selain itu, karena banyaknya jenis barang yang tersedia dan proses pendataan yang masih manual dapat menyebabkan terjadinya redudansi data stock, kesalahan perhitungan atau perbedaan data inventory dengan jumlah fisik barang di gudang. Metode yang digunakan untuk mengendalikan persediaan adalah metode Economic Order Quantity (EOQ). Sedangkan metode wawancara data yang digunakan, observasi dan studi literatur. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode SDLC dengan model waterfall. Penulis melakukan perancangan seperti UML (Unified Modeling Language). Pembuatan aplikasi menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Aplikasi yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengontrol persediaan barang dan melakukan pendataan (stock opname) barang masuk dan keluar, sehingga stok barang dapat dikontrol, mengatasi perbedaan stok barang setiap bulan dan menghindari penumpukan atau kelebihan barang yang disimpan (overload). Aplikasi yang dapat memudahkan perusahaan untuk mendapatkan informasi warning atau alert stok produk minimal.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) efektif dalam meminimalkan biaya pemesanan barang.Aplikasi yang dikembangkan dapat digunakan perusahaan untuk mengontrol persediaan barang dan melakukan pendataan secara efisien.Dengan demikian, perusahaan dapat mengatasi selisih stok barang bulanan dan menghindari penumpukan barang di gudang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan metode EOQ dengan sistem peramalan permintaan (demand forecasting) untuk meningkatkan akurasi perencanaan persediaan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan metode EOQ dengan metode pengendalian persediaan lainnya, seperti Just-In-Time (JIT) atau Vendor Managed Inventory (VMI), untuk menentukan metode yang paling optimal untuk kondisi perusahaan yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi mobile untuk memudahkan pemantauan persediaan secara real-time dan pengambilan keputusan yang lebih cepat, terutama bagi perusahaan dengan mobilitas tinggi atau operasional lapangan yang luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan persediaan di berbagai industri.

Read online
File size767.27 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test