KOMPETIFKOMPETIF

Jurnal Daya SaingJurnal Daya Saing

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada perkebunan kelapa sawit CV. Sahabat Jaya di Pangkalan Kerinci, Riau. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif, serta teknik pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri atas 38 karyawan yang diambil secara jenuh (saturated sampling). Analisis data dilakukan menggunakan teknik deskriptif dan regresi linier sederhana melalui SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung 6,930 dan koefisien determinasi sebesar 52%.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada perkebunan sawit CV Sahabat Jaya Pangkalan Kerinci Riau dapat disimpulkan sebagai berikut.hasil uji t yang menunjukkan variabel pengembangan karir mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan Perkebunan Sawit CV Sahabat Jaya Pangkalan Kerinci Riau.Hasil dari Koefisien Determinasi (R2) adalah sebesar 57,2% dan sisanya adalah 42,8% yang tidak diteliti pada penelitian ini.

Sebagai upaya penelitian lanjutan, pertama-tama dapat dikaji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediator dalam hubungan antara pengembangan karir dan kinerja karyawan. Kajian ini dapat memanfaatkan pendekatan campuran (mixed-method) dengan wawancara mendalam dan kuesioner untuk mendapatkan gambaran holistik tentang mekanisme pengaruh yang terjadi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat bersifat komparatif dengan melibatkan beberapa perusahaan perkebunan sawit di wilayah Riau atau provinsi lain, sehingga pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja dapat diuji secara kontekstual dan lintas organisasi. Hal ini penting mengingat karakteristik perusahaan dan budaya kerja mungkin berbeda antar lokasi. Ketiga, penelitian berikutnya dapat meneliti kontribusi masing-masing komponen program pengembangan karir—seperti pelatihan teknis, mentoring, rotasi jabatan, atau dukungan manajemen—secara terpisah untuk mengetahui komponen mana yang memberikan kontribusi terbesar terhadap peningkatan kinerja. Keempat, studi jangka longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kinerja karyawan dari waktu ke waktu setelah implementasi program karir. Dengan rangkaian ide ini, diharapkan diperoleh landasan empiris yang lebih kuat bagi perusahaan dalam merancang kebijakan pengembangan karir yang tepat sasaran.

  1. #regresi linier#regresi linier
  2. #pengendalian persediaan#pengendalian persediaan
Read online
File size136.54 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1d0
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test