UIN MATARAMUIN MATARAM
Tahiro : Journal of Peace and Religious MederationTahiro : Journal of Peace and Religious MederationPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Islam dalam proses rekonstruksi sosial di kalangan masyarakat multikultural nelayan Bugis dan nelayan Sasak di Dusun Mandar, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Islam menjadi fondasi yang kuat dalam membangun hubungan sosial yang harmonis antara komunitas Bugis dan Sasak. Tradisi keagamaan, pengajian bersama, dan kegiatan adat yang dipadukan dengan nilai Islam menjadi media penting dalam proses rekonstruksi sosial, termasuk dalam penyelesaian konflik, penguatan solidaritas lintas budaya, serta partisipasi aktif dalam pembangunan komunitas nelayan.
Islam berperan sentral dalam proses rekonstruksi sosial masyarakat multikultural Dusun Mandar, Lombok Timur, dengan menjadi landasan kuat yang menyatukan komunitas Bugis dan Sasak melalui praktik keagamaan bersama, seperti pengajian, perayaan hari besar Islam, dan gotong‑royong berlandaskan nilai taawun.Islam juga menjadi pedoman utama dalam penyelesaian konflik melalui musyawarah yang dipimpin oleh tokoh agama, menanamkan nilai keadilan, ukhuwah, dan sulh.Selanjutnya, pendidikan agama inklusif, partisipasi aktif dalam pembangunan desa, serta pelestarian budaya lokal yang disesuaikan dengan nilai‑nilai Islam menunjukkan bahwa Islam tidak sekadar agama ritual, melainkan sistem sosial efektif yang menciptakan solidaritas multikultural, mencegah konflik, dan memperkuat integrasi komunitas di tengah modernisasi dan globalisasi.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi komunikasi daring, memengaruhi proses mediasi konflik berbasis Islam di antara komunitas nelayan Bugis dan Sasak, sehingga dapat mengidentifikasi potensi peningkatan efektivitas penyelesaian sengketa. Selain itu, studi komparatif tentang persepsi pemuda terhadap pendidikan agama inklusif di berbagai desa pesisir multikultural dapat memperluas pemahaman tentang peran pendidikan dalam membentuk solidaritas lintas budaya. Selanjutnya, evaluasi longitudinal terhadap dampak integrasi tradisi lokal yang diislamkan, seperti Peresean Laut dan Nyongkolan Laut, terhadap keberlanjutan lingkungan perikanan dapat memberikan wawasan tentang kontribusi nilai-nilai Islam dalam menjaga sumber daya alam sekaligus mempertahankan identitas budaya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperdalam pengetahuan mengenai dinamika sosial‑kultural dan religius di wilayah pesisir serta menawarkan strategi pembangunan yang lebih holistik.
| File size | 471.04 KB |
| Pages | 12 |
| Short Link | https://juris.id/p-1ej |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UIADUIAD Perlu adanya perombakan pada kebijakan yang menyangkut masalah pendidikan dengan menelurkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kaum miskin, komersialisasiPerlu adanya perombakan pada kebijakan yang menyangkut masalah pendidikan dengan menelurkan kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kaum miskin, komersialisasi
IAIN MADURAIAIN MADURA Pengembangan kurikulum didesain dengan muatan ilmu ekonomi Islam secara penuh, sehingga hampir semua mata kuliah yang diajarkan memiliki muatan bagi pengembanganPengembangan kurikulum didesain dengan muatan ilmu ekonomi Islam secara penuh, sehingga hampir semua mata kuliah yang diajarkan memiliki muatan bagi pengembangan
IAIQHIAIQH Artikel ini mengkaji relevansi dan potensi transformatif pemikiran tasawuf Ibnu Arabi dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membentuk karakterArtikel ini mengkaji relevansi dan potensi transformatif pemikiran tasawuf Ibnu Arabi dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membentuk karakter
IAIQHIAIQH Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Rantok Qamarul Huda sebanyak 27 orang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptifSampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Rantok Qamarul Huda sebanyak 27 orang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif
IAINPTKIAINPTK Selain itu, konsep tersebut secara jelas mengartikulasikan gagasannya tentang pembanding, yang merupakan cikal bakal konseptual dari uji materiil (judicialSelain itu, konsep tersebut secara jelas mengartikulasikan gagasannya tentang pembanding, yang merupakan cikal bakal konseptual dari uji materiil (judicial
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis secara tematik menggunakanMenggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis secara tematik menggunakan
UMMUMM Keadilan, salah satu nilai bioetika, tidak bertentangan dengan agama Islam, dan diperlukan karena bioetika menekankan perkembangan berpikir untuk menilaiKeadilan, salah satu nilai bioetika, tidak bertentangan dengan agama Islam, dan diperlukan karena bioetika menekankan perkembangan berpikir untuk menilai
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Reformasi pendidikan mutlak dilakukan karena terjadi kelemahan pada filsafat, teori, dan operasional pendidikan, dengan fokus utama pada reformasi wawasan.Reformasi pendidikan mutlak dilakukan karena terjadi kelemahan pada filsafat, teori, dan operasional pendidikan, dengan fokus utama pada reformasi wawasan.
Useful /
IAIQHIAIQH (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₁ diterima. Dengan demikian, metode pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berpengaruh signifikan terhadap(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₁ diterima. Dengan demikian, metode pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berpengaruh signifikan terhadap
IAINPTKIAINPTK Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosio-historis melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara mendalam terhadap tujuh informanPenelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosio-historis melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara mendalam terhadap tujuh informan
IAINPTKIAINPTK Studi ini melibatkan 200 responden yang aktif menggunakan platform media sosial untuk menemukan, mempertimbangkan, dan membeli produk digital. Data dianalisisStudi ini melibatkan 200 responden yang aktif menggunakan platform media sosial untuk menemukan, mempertimbangkan, dan membeli produk digital. Data dianalisis
UIN MATARAMUIN MATARAM Dari data penyajian dan analisis data yang diperoleh peneliti di lapangan, dapat ditarik kesimpulan. Pertama, bahwa nama waktu telu tidak terkait denganDari data penyajian dan analisis data yang diperoleh peneliti di lapangan, dapat ditarik kesimpulan. Pertama, bahwa nama waktu telu tidak terkait dengan