IAIQHIAIQH
At-Ta'dib: Jurnal Pendidikan Agama IslamAt-Ta'dib: Jurnal Pendidikan Agama IslamArtikel ini mengkaji relevansi dan potensi transformatif pemikiran tasawuf Ibnu Arabi dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membentuk karakter religius yang utuh. Berlandaskan konsep Insan Kamil sebagai manusia ideal yang memantulkan atribut Ilahi, penelitian ini menekankan bahwa integrasi nilai-nilai tasawuf ibnu arabi dapat menjembatani kesenjangan yang selama ini muncul antara nilai spiritual Islam dan kebutuhan zaman modern. Dengan metode analisis kualitatif berbasis studi literatur, artikel ini menawarkan model integrasi kurikulum dan pedagogis yang menyinergikan dimensi spiritual, moral, intelektual, dan sosial, guna menghasilkan generasi yang tidak hanya cakap secara akademik tetapi juga matang secara spiritual dan luhur secara moral. Hasil penelitian ini menekankan urgensi transformasi sistemik dan holistik dalam PAI agar dapat menjawab tantangan zaman dan membentuk pribadi yang siap berkontribusi bagi umat dan peradaban.
Integrasi pemikiran tasawuf Ibnu Arabi ke dalam Pendidikan Agama Islam menawarkan landasan kuat untuk membentuk karakter religius yang holistik, menjadikan peserta didik tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan moral.Melalui konsep Insan Kamil, Wahdat al-Wujud, Maqamat, dan Ahwal, tasawuf dapat menjembatani kesenjangan antara nilai-nilai Islam dan kebutuhan zaman modern.Dengan reformulasi kurikulum, metode pedagogis inovatif, teladan pendidik yang kuat, serta dukungan dari sekolah, keluarga, dan komunitas, pendidikan dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga membawa transformasi batin dan berdampak positif bagi umat dan semesta.
Pertama, sebuah penelitian dapat dirancang untuk mengukur efektivitas penerapan kurikulum integratif berbasis tasawuf Ibnu Arabi dalam Pendidikan Agama Islam pada tingkat sekolah menengah, dengan mengombinasikan metode eksperimen semu dan pengumpulan data melalui kuesioner sederhana, wawancara, dan observasi kelas, agar jelas terlihat bagaimana perubahan nilai spiritual, moral, intelektual, dan sosial siswa sebelum dan setelah intervensi kurikulum. Kedua, riset dapat difokuskan pada perancangan dan uji coba modul pelatihan berkelanjutan untuk pendidik dalam mendalami konsep Insan Kamil dan integrasi nilai-nilai tasawuf ke dalam strategi pengajaran sehari-hari, menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) serta studi kasus guru di pesantren dan sekolah Islam, sehingga tercipta panduan praktis yang dapat diadaptasi di berbagai konteks pendidikan. Ketiga, sebuah studi komprehensif dapat mengeksplorasi peran ekosistem edukasi yang melibatkan sekolah, keluarga, dan komunitas dalam memperkuat proses transformasi spiritual peserta didik melalui praktik zikir, meditasi, dan kontemplasi, menggunakan pendekatan partisipatif untuk mengevaluasi program di lingkungan sekolah dan rumah sehingga dapat disusun model kolaboratif yang memadukan dukungan dari guru, orang tua, dan tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang kohesif dan berkelanjutan.
- el-Tarbawi. relevansi ajaran tasawuf kehidupan muslim modern tarbawi quick jump page content main navigation... doi.org/10.20885/tarbawi.vol14.iss1.art1el Tarbawi relevansi ajaran tasawuf kehidupan muslim modern tarbawi quick jump page content main navigation doi 10 20885 tarbawi vol14 iss1 art1
- Islamic Education Curriculum Design Based on Sufism | Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam. islamic education... doi.org/10.54150/thawalib.v6i1.584Islamic Education Curriculum Design Based on Sufism Thawalib Jurnal Kependidikan Islam islamic education doi 10 54150 thawalib v6i1 584
- ASESMEN PEMBELAJARAN PROFETIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM: STRATEGI HOLISTIK UNTUK PENGUATAN NILAI SPIRITUAL... jurnalp4i.com/index.php/strategi/article/view/4839ASESMEN PEMBELAJARAN PROFETIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM STRATEGI HOLISTIK UNTUK PENGUATAN NILAI SPIRITUAL jurnalp4i index php strategi article view 4839
- Integration of Islamic Principles and Modern Educational Theories in Islamic Education | QALAMUNA: Jurnal... doi.org/10.37680/qalamuna.v16i2.6105Integration of Islamic Principles and Modern Educational Theories in Islamic Education QALAMUNA Jurnal doi 10 37680 qalamuna v16i2 6105
| File size | 311.89 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Tujuan utama penelitian ini adalah memahami bagaimana epistemologi dipandang dalam konteks pemikiran Barat dan Islam, serta mengeksplorasi kemungkinanTujuan utama penelitian ini adalah memahami bagaimana epistemologi dipandang dalam konteks pemikiran Barat dan Islam, serta mengeksplorasi kemungkinan
RCRSRCRS Dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, penting untuk mempraktekan hukum kasih agar tercipta keharmonisan hidup di tengah kemajemukan. Hukum kasih harusDalam masyarakat Indonesia yang majemuk, penting untuk mempraktekan hukum kasih agar tercipta keharmonisan hidup di tengah kemajemukan. Hukum kasih harus
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Sebagai rekomendasi, pengembangan lanjutan diperlukan pada aspek estetika desain, variasi permainan, serta integrasi dengan teknologi digital untuk memperluasSebagai rekomendasi, pengembangan lanjutan diperlukan pada aspek estetika desain, variasi permainan, serta integrasi dengan teknologi digital untuk memperluas
ASSALAMASSALAM Kemampuan guru dalam menciptakan dan memanfaatkan media pembelajaran inovatif menjadi aspek penting untuk meningkatkan mutu serta relevansi pembelajaranKemampuan guru dalam menciptakan dan memanfaatkan media pembelajaran inovatif menjadi aspek penting untuk meningkatkan mutu serta relevansi pembelajaran
STITMUBASTITMUBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model (MP-KPGP-BR) yang terdiri dari lima komponen utama (fondasi riset, pedagogik digital, assessment berbasis data,Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model (MP-KPGP-BR) yang terdiri dari lima komponen utama (fondasi riset, pedagogik digital, assessment berbasis data,
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Hal ini menimbulkan permasalahan karena adanya perbedaan pendapat mengenai diperbolehkan atau tidaknya pernikahan tersebut. Dalam hukum Islam yang diterapkanHal ini menimbulkan permasalahan karena adanya perbedaan pendapat mengenai diperbolehkan atau tidaknya pernikahan tersebut. Dalam hukum Islam yang diterapkan
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Rasulullah SAW membatasi wasiat sejauh membolehkan bukan wajib. Jika para ahli waris kaya, shadaqah dianjurkan berbeda dengan penyelesaian hutang dan zakat.Rasulullah SAW membatasi wasiat sejauh membolehkan bukan wajib. Jika para ahli waris kaya, shadaqah dianjurkan berbeda dengan penyelesaian hutang dan zakat.
UNDIPUNDIP Rekomendasi: Manajer perlu menyeimbangkan pendekatan transformasional dan transaksional sesuai situasi, serta fokus pada pengembangan otoritas profesional,Rekomendasi: Manajer perlu menyeimbangkan pendekatan transformasional dan transaksional sesuai situasi, serta fokus pada pengembangan otoritas profesional,
Useful /
WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE Selain itu, perlu diteliti sejauh mana peran keluarga dan lingkungan komunitas dalam memperkuat atau melemahkan efek dari program pendidikan karakter diSelain itu, perlu diteliti sejauh mana peran keluarga dan lingkungan komunitas dalam memperkuat atau melemahkan efek dari program pendidikan karakter di
FIP UNGFIP UNG Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen dilakukan melalui tahap perencanaan, meliputi pembahasan kurikulum, dukungan sumber daya, sarana prasarana,Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen dilakukan melalui tahap perencanaan, meliputi pembahasan kurikulum, dukungan sumber daya, sarana prasarana,
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Kafaah sangat mempengaruhi ke-adhol-an seorang wali, dan untuk mencapai keseimbangan dalam pernikahan, maka masalah kafaah urgensi penerapannya. SeorangKafaah sangat mempengaruhi ke-adhol-an seorang wali, dan untuk mencapai keseimbangan dalam pernikahan, maka masalah kafaah urgensi penerapannya. Seorang
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Oleh karena itu, perkawinan menciptakan hak-hak istimewa dan akibat-akibat yang baru didapatkan ketika perkawinan telah berlangsung. Di Indonesia sendiriOleh karena itu, perkawinan menciptakan hak-hak istimewa dan akibat-akibat yang baru didapatkan ketika perkawinan telah berlangsung. Di Indonesia sendiri