WALIDEMINSTITUTEWALIDEMINSTITUTE
SICOPUSSICOPUSPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji epistemologi pengetahuan dengan menjembatani pemikiran Barat dan Islam, serta menganalisis potensi integrasi kedua perspektif tersebut dalam pengembangan pengetahuan. Tujuan utama penelitian ini adalah memahami bagaimana epistemologi dipandang dalam konteks pemikiran Barat dan Islam, serta mengeksplorasi kemungkinan integrasi yang lebih holistik di antara keduanya. Kerangka teoretis penelitian ini didasarkan pada epistemologi Barat klasik yang menekankan rasionalitas dan empirisme, dibandingkan dengan epistemologi Islam yang menekankan wahyu, akal, dan pengalaman dalam memahami kebenaran. Kedua perspektif ini dianalisis untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan mendasar dalam pembentukan pengetahuan. Tinjauan literatur mencakup studi tentang epistemologi dalam filsafat Barat, termasuk pemikir seperti Descartes, Kant, dan Dewey, serta perspektif epistemologis dalam tradisi Islam melalui pemikiran Al-Ghazali, Ibn Sina, dan Al-Farabi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis komparatif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur yang membahas perspektif epistemologi Barat dan Islam serta penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan mendasar dalam upaya memperoleh pengetahuan antara kedua perspektif, meskipun terdapat perbedaan dalam pendekatan penalaran dan fondasi ontologis. Implikasi penelitian menyoroti perlunya pendekatan interdisipliner dalam pendidikan dan pengembangan pengetahuan yang mengakomodasi kedua perspektif. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan konsep integrasi epistemologi Barat dan Islam yang belum banyak dieksplorasi dalam penelitian sebelumnya.
Epistemologi, sebagai cabang filsafat yang mengkaji sumber, struktur, metode, dan validitas pengetahuan, menunjukkan kesamaan mendasar antara tradisi Barat dan Islam dalam upaya memahami kebenaran, meskipun berbeda dalam pendekatan epistemologis.Tradisi Barat menekankan rasionalitas dan empirisme, sementara tradisi Islam mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman sebagai sumber pengetahuan yang saling melengkapi.Integrasi kedua perspektif ini berpotensi membentuk kerangka pengetahuan yang lebih holistik, yang dapat memperkaya pendidikan, penelitian ilmiah, dan pemecahan masalah global dengan menyeimbangkan rasionalitas, pengalaman empiris, dan dimensi spiritual.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana integrasi epistemologi Barat dan Islam dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya dalam mata kuliah filsafat ilmu atau ilmu sosial, untuk melihat dampaknya terhadap cara mahasiswa memahami kebenaran dan membangun pengetahuan. Studi lain dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan epistemologis yang terintegrasi ini memengaruhi proses penelitian ilmiah di bidang sosial-humaniora, misalnya dengan membandingkan model penelitian yang mengadopsi prinsip wahyu-akal-empiris dengan model yang hanya berbasis empiris. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana masyarakat Muslim di konteks pluralistik, seperti Indonesia, merespons dan menginternalisasi kerangka epistemologi terintegrasi ini dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengambilan keputusan moral, pendidikan anak, atau kebijakan publik, agar pemahaman tentang kebenaran tidak lagi dipandang sebagai pilihan antara ilmu sekuler dan ilmu agama, tetapi sebagai satu kesatuan yang saling memperkuat.
- TAX MODERNIZATION IN INDONESIA: STUDY OF ABU YUSUF'S THINKING ON TAXATION IN THE BOOK OF AL-KHARAJ... journals.ums.ac.id/index.php/profetika/article/view/16792TAX MODERNIZATION IN INDONESIA STUDY OF ABU YUSUFS THINKING ON TAXATION IN THE BOOK OF AL KHARAJ journals ums ac index php profetika article view 16792
- A Barter System for Used Palm Oil Traders: Islamic Law Perspective | Demak Universal Journal of Islam... journal.walideminstitute.com/index.php/deujis/article/view/34A Barter System for Used Palm Oil Traders Islamic Law Perspective Demak Universal Journal of Islam journal walideminstitute index php deujis article view 34
- MAKNA KAFIR DALAM TAFSIR MUHAMMADIYAH: STUDI ANALISIS KOMPARATIF | Ahmad | Profetika: Jurnal Studi Islam.... doi.org/10.23917/profetika.v22i1.14774MAKNA KAFIR DALAM TAFSIR MUHAMMADIYAH STUDI ANALISIS KOMPARATIF Ahmad Profetika Jurnal Studi Islam doi 10 23917 profetika v22i1 14774
| File size | 355.34 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa praksis dan filosofi radikalisme merupakan risiko besar bagi masa depan persatuan bangsa Indonesia. FenomenaPenelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa praksis dan filosofi radikalisme merupakan risiko besar bagi masa depan persatuan bangsa Indonesia. Fenomena
PBSI UPRPBSI UPR Ajaran HKBP tentang keutuhan ciptaan selaras erat dengan ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si, yang menyerukan perubahan radikal dalam cara manusia memandangAjaran HKBP tentang keutuhan ciptaan selaras erat dengan ensiklik Paus Fransiskus, Laudato Si, yang menyerukan perubahan radikal dalam cara manusia memandang
CASCAS Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah dan etnografi, yang mengeksplorasi tradisi intelektual ulama Nusantara dan merekonstruksiPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah dan etnografi, yang mengeksplorasi tradisi intelektual ulama Nusantara dan merekonstruksi
FIP UNGFIP UNG Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui di TK Al-Khairaat, Dembe II, Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif,Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui di TK Al-Khairaat, Dembe II, Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif,
UNDIPUNDIP Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan memiliki risiko depresi yang lebih tinggi karena beban akademik yang tinggi, isolasi sosial, kesepian akibat pandemi,Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan memiliki risiko depresi yang lebih tinggi karena beban akademik yang tinggi, isolasi sosial, kesepian akibat pandemi,
KEMENSOSKEMENSOS Penelitian menggunakan metode kualitatif, sementara data dan informasi diurai secara deskriptif analitis. Kolaborasi merupakan rekomendasi strategis padaPenelitian menggunakan metode kualitatif, sementara data dan informasi diurai secara deskriptif analitis. Kolaborasi merupakan rekomendasi strategis pada
STP IPISTP IPI Saat ini dunia tengah mengalami masa-masa suram, dikarenakan adanya pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Virus Corona telah memakan ratusan ribuSaat ini dunia tengah mengalami masa-masa suram, dikarenakan adanya pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Virus Corona telah memakan ratusan ribu
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Populasi penelitian terdiri dari 38 responden yang memiliki kriterium tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis dataPopulasi penelitian terdiri dari 38 responden yang memiliki kriterium tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data
Useful /
UNDIPUNDIP Program ini efektif dan efisien dalam hal waktu, biaya, dan kemudahan penggunaan. Banyak wanita merasa lebih nyaman di rumah, menghabiskan lebih sedikitProgram ini efektif dan efisien dalam hal waktu, biaya, dan kemudahan penggunaan. Banyak wanita merasa lebih nyaman di rumah, menghabiskan lebih sedikit
UNDIPUNDIP Latar Belakang: Manajer Perawat Lini Pertama (FLNM) memegang posisi krusial dalam sistem pelayanan kesehatan dan bertanggung jawab atas fungsi administratifLatar Belakang: Manajer Perawat Lini Pertama (FLNM) memegang posisi krusial dalam sistem pelayanan kesehatan dan bertanggung jawab atas fungsi administratif
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan pengujian hipotesis melalui Structural Equation Model – Partial Least Square (SEM-PLS).Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan pengujian hipotesis melalui Structural Equation Model – Partial Least Square (SEM-PLS).
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap disparitas pendapatan di Provinsi Jawa Timur. Tingkat pendidikan tidak memiliki pengaruh signifikanPertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap disparitas pendapatan di Provinsi Jawa Timur. Tingkat pendidikan tidak memiliki pengaruh signifikan