DARUNNAJAHDARUNNAJAH
Edukasiana: Journal of Islamic EducationEdukasiana: Journal of Islamic EducationPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode lattice dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas V MI Tarbiyatul Islamiyah Jagakarsa, Jakarta Selatan, dalam menyelesaikan operasi perkalian, serta mendeskripsikan kelebihan dan kekurangan metode ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 31 siswa kelas V. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode lattice memudahkan siswa memahami konsep perkalian melalui visualisasi dalam bentuk kotak-kotak. Siswa tampak lebih antusias, teliti, dan percaya diri dalam menyelesaikan soal perkalian dibandingkan dengan metode konvensional. Data hasil belajar menunjukkan peningkatan yang signifikan: jumlah siswa yang mencapai skor sempurna meningkat dari 5 siswa menjadi 16 siswa, sedangkan siswa yang tidak tuntas berkurang dari 17 menjadi 5 siswa. Temuan ini didukung oleh wawancara dengan guru dan siswa yang menyatakan bahwa metode lattice lebih menarik, terstruktur, dan dapat mengurangi kesalahan dalam mencatat angka atau penjumlahan.
Penelitian ini membuktikan bahwa metode lattice merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan perkalian siswa sekolah dasar.Metode ini tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga berdampak positif pada sikap belajar siswa.Konsistensi dengan penelitian sebelumnya memperkuat validitas temuan ini, meskipun terdapat beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan.Metode lattice dapat digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika, khususnya materi perkalian, sekaligus membuka peluang penelitian lebih lanjut di masa depan.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: (1) Menganalisis lebih lanjut dampak metode lattice terhadap motivasi belajar matematika siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana metode lattice mempengaruhi minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika, serta bagaimana metode ini dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi masalah matematika. (2) Mengkaji efektivitas metode lattice dalam meningkatkan pemahaman konsep perkalian secara mendalam. Penelitian ini dapat menyelidiki apakah metode lattice dapat membantu siswa memahami konsep perkalian dengan lebih baik, terutama dalam hal memahami nilai tempat dan cara melakukan perkalian dengan angka yang lebih besar. (3) Meneliti implementasi metode lattice dalam konteks pembelajaran matematika inklusif. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana metode lattice dapat mengakomodasi kebutuhan siswa dengan kemampuan yang beragam, termasuk siswa dengan kesulitan belajar matematika, dan bagaimana metode ini dapat meningkatkan aksesibilitas dan partisipasi semua siswa dalam pembelajaran matematika.
| File size | 328.2 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Kesulitan belajar atau learning disability disebut dengan istilah lain learning disorder atau learning difficulty adalah suatu kelainan yang membuat individuKesulitan belajar atau learning disability disebut dengan istilah lain learning disorder atau learning difficulty adalah suatu kelainan yang membuat individu
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya supervisi pendidikan sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan peserta didik Madrasah Ibtidaiyah yangPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya supervisi pendidikan sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan peserta didik Madrasah Ibtidaiyah yang
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis pengalaman konkret sertaOleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis pengalaman konkret serta
JBASICJBASIC Faktor afektif tampak pada 30 persen siswa yang menunjukkan motivasi rendah dan keraguan untuk mencoba karena takut melakukan kesalahan. Keterbatasan mediaFaktor afektif tampak pada 30 persen siswa yang menunjukkan motivasi rendah dan keraguan untuk mencoba karena takut melakukan kesalahan. Keterbatasan media
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Selain itu, guru tidak menyalahkan siswa dan menyediakan program remedial khusus untuk meningkatkan kemampuan membaca mereka. Beberapa masalah membacaSelain itu, guru tidak menyalahkan siswa dan menyediakan program remedial khusus untuk meningkatkan kemampuan membaca mereka. Beberapa masalah membaca
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kendala teknis masih ditemukan, namun dapat diatasi dengan inisiatif guru dan dukungan fasilitas sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan mediaKendala teknis masih ditemukan, namun dapat diatasi dengan inisiatif guru dan dukungan fasilitas sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan pengetahuan budaya mereka, meningkatkan kemampuan menulis mereka,Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan pengetahuan budaya mereka, meningkatkan kemampuan menulis mereka,
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakatPengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat
Useful /
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Integrating patience into moral education ensures not only the development of righteous individuals but also the establishment of a morally conscious societyIntegrating patience into moral education ensures not only the development of righteous individuals but also the establishment of a morally conscious society
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Aspek visual, mendengarkan, motorik, dan partisipasi lisan lebih dominan pada kelompok eksperimen. Penggunaan Quizizz tidak hanya meningkatkan motivasiAspek visual, mendengarkan, motorik, dan partisipasi lisan lebih dominan pada kelompok eksperimen. Penggunaan Quizizz tidak hanya meningkatkan motivasi
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa 31,4% variasi nilai moral remaja dapat dijelaskan oleh konten dakwah di TikTok. Namun, masih ada 68,6% faktorKoefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa 31,4% variasi nilai moral remaja dapat dijelaskan oleh konten dakwah di TikTok. Namun, masih ada 68,6% faktor
LP3MKILLP3MKIL Penelitian ini menggunakan metode *research and development* dengan mengadaptasi model pengembangan Jolly & Bolitho dan Dick, Carey & Carey. Untuk memperolehPenelitian ini menggunakan metode *research and development* dengan mengadaptasi model pengembangan Jolly & Bolitho dan Dick, Carey & Carey. Untuk memperoleh