IJAINIJAIN
International Journal of Advances in Intelligent InformaticsInternational Journal of Advances in Intelligent InformaticsPerbedaan dalam bahasa pemrograman, arsitektur aplikasi, sistem basis data, serta representasi data menciptakan masalah heterogenitas di lingkungan aplikasi. Salah satu tantangan utama adalah heterogenitas data pada aspek semantik, yaitu data dengan nama yang sama namun makna berbeda atau data dengan nama berbeda namun makna serupa. Proses pemetaan data semantik merupakan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan ini. Berbagai teknologi pemetaan data semantik telah dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan menganalisis teknologi pemetaan data semantik yang ada berdasarkan lima kriteria. Setelah melalui proses perbandingan dan analisis, penelitian ini memberikan rekomendasi alat pemetaan data semantik yang paling sesuai. Selanjutnya, alat tersebut diterapkan pada data nyata di aplikasi bank pertanyaan (Question Bank System). Hasilnya berupa berkas pemetaan data semantik yang memuat struktur semua data dalam sumber data aplikasi. Berkas tersebut dapat digunakan untuk memetakan, berbagi, dan mengintegrasikan dengan berkas pemetaan data semantik lainnya serta dapat diintegrasikan ke dalam bahasa ontologi.
Permasalahan semantik dalam fenomena heterogenitas data menjadi isu utama yang perlu diatasi melalui proses pemetaan data semantik.Penelitian kami membandingkan 14 alat pemetaan data semantik dan merekomendasikan D2RQ sebagai pilihan terbaik.Implementasi D2RQ pada sistem bank pertanyaan menghasilkan berkas pemetaan data semantik yang dapat dipakai untuk integrasi data dan pengembangan ontologi.
1. Mengukur dan membandingkan performa D2RQ pada basis data berukuran besar untuk menilai skalabilitas dan kecepatan pemetaan. 2. Mengembangkan mekanisme otomatis yang memecahkan konflik semantik secara real‑time saat proses pemetaan terjadi, sehingga meminimalkan intervensi manual. 3. Memperluas penerapan teknologi pemetaan data semantik ke domain‑domain lain seperti e‑pendidikan, kesehatan, dan manajemen publik, guna menghasilkan ontologi terpadu yang mencakup berbagai bidang. 4. Meneliti metode rekonsiliasi otomatis antara berkas pemetaan data semantik yang berbeda sehingga integrasi antar sistem menjadi lebih lancar.
| File size | 707.45 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
APTIIAPTII Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dengan sistem basis data MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi manajemen akademik yangBahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dengan sistem basis data MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi manajemen akademik yang
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Penelitian ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi topik berita politik yang efisien dan interpretable untuk mengatasi tantangan pengelolaan informasiPenelitian ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi topik berita politik yang efisien dan interpretable untuk mengatasi tantangan pengelolaan informasi
1001TUTORIAL1001TUTORIAL Latar Belakang: Peningkatan prevalensi depresi di kalangan mahasiswa menyoroti urgensi strategi deteksi dini yang efektif untuk mempromosikan kesejahteraanLatar Belakang: Peningkatan prevalensi depresi di kalangan mahasiswa menyoroti urgensi strategi deteksi dini yang efektif untuk mempromosikan kesejahteraan
MARQCHAINSTITUTEMARQCHAINSTITUTE Sistem informasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic dan SQL Server sebagai basis datanya. Dengan adanya penyimpanan sistem basisSistem informasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic dan SQL Server sebagai basis datanya. Dengan adanya penyimpanan sistem basis
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Hasil akhir dari penelitian ini adalah sistem informasi penilaian berbasis Web yang dapat memberikan informasi hasil akhir semester siswa SMK Maarif KabupatenHasil akhir dari penelitian ini adalah sistem informasi penilaian berbasis Web yang dapat memberikan informasi hasil akhir semester siswa SMK Maarif Kabupaten
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Dengan adanya sistem informasi administrasi persuratan ini dapat membantu Biro Kepegawaian dan Organisasi dalam proses pengadministrasian persuratan danDengan adanya sistem informasi administrasi persuratan ini dapat membantu Biro Kepegawaian dan Organisasi dalam proses pengadministrasian persuratan dan
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Hasil pada penulisan ini yaitu sebuah Sistem informasi penerimaan peserta didik baru berbasis web yang mempunyai keefektifan dalam memberikan kemudahanHasil pada penulisan ini yaitu sebuah Sistem informasi penerimaan peserta didik baru berbasis web yang mempunyai keefektifan dalam memberikan kemudahan
ANTARBANGSAANTARBANGSA Dengan diterapkannya perancangan sistem informasi akademik berbasis web pada SMP Gala Juara Bekasi secara online dan menggunakan bahasa pemrograman PHP,Dengan diterapkannya perancangan sistem informasi akademik berbasis web pada SMP Gala Juara Bekasi secara online dan menggunakan bahasa pemrograman PHP,
Useful /
RCRSRCRS Kebijakan-kebijakan tersebut dalam pelaksanaannya memicu kontroversi di masyarakat, distorsi ekonomi, bahkan berdimensi politik yang berpotensi menghambatKebijakan-kebijakan tersebut dalam pelaksanaannya memicu kontroversi di masyarakat, distorsi ekonomi, bahkan berdimensi politik yang berpotensi menghambat
JOURNALWIDYAKARYAJOURNALWIDYAKARYA 100 suka, 350 komentar, 200 berbagi, dan 150 klik tautan. Strategi ini terbukti dapat meningkatkan jangkauan pasar dan lebih efisien dalam memperoleh interaksi100 suka, 350 komentar, 200 berbagi, dan 150 klik tautan. Strategi ini terbukti dapat meningkatkan jangkauan pasar dan lebih efisien dalam memperoleh interaksi
MARQCHAINSTITUTEMARQCHAINSTITUTE Sistem pendukung keputusan adalah kombinasi dari sumber-sumber kecerdasan individu dengan kemampuan komponen untuk meningkatkan kualitas keputusan. SistemSistem pendukung keputusan adalah kombinasi dari sumber-sumber kecerdasan individu dengan kemampuan komponen untuk meningkatkan kualitas keputusan. Sistem
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Pada epoch 1 mendapatkan hasil akurasi model sebesar 52,20%, epoch 10 mendapatkan akurasi sebesar 89,15% dan epoch 25 mendapatkan hasil akurasi sebesarPada epoch 1 mendapatkan hasil akurasi model sebesar 52,20%, epoch 10 mendapatkan akurasi sebesar 89,15% dan epoch 25 mendapatkan hasil akurasi sebesar