NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL
Jurnal Ilmiah Global EducationJurnal Ilmiah Global EducationTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran kemampuan penalaran matematis siswa MA dalam pembelajaran berbasis masalah (PBM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus dan dilakukan di madrasah aliyah swasta di kabupaten Lombok Tengah. Jumlah peserta dalam penelitian ini adalah 32 siswa kelas X IPA semester genap 2020/2021. Pengumpulan data dilakukan dengan tes (kemampuan penalaran matematis) dan nontes (wawancara, observasi, dan studi dokumentasi) untuk mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa MA dalam pembelajaran berbasis masalah. Hasil penelitian ini adalah kemampuan penalaran matematis siswa MA dalam pembelajaran berbasis masalah termasuk dalam kategori baik.
Kemampuan penalaran matematis siswa setelah mengikuti pembelajaran berbasis masalah termasuk kategori baik dengan tingkat ketercapaian 79,05.Beberapa kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal penalaran matematika adalah kesalahan memahami maksud soal, kesalahan menggunakan rumus, kesalahan dalam melakukan operasi hitung, ketidakpahaman konsep, dan kesulitan menuliskan alasan dalam bentuk tertulis berdasarkan indikator penalaran matematika siswa dalam pembelajaran berbasis masalah (PBM).
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi dalam pembelajaran berbasis masalah dapat lebih meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Selain itu, bagaimana pengaruh kolaborasi antara siswa dalam kelompok kecil terhadap pemecahan masalah dalam matematika juga dapat menjadi fokus studi yang menarik. Penelitian dapat dilakukan dengan variabel lingkup yang lebih luas, termasuk antara berbagai jenis madrasah atau institusi pendidikan untuk membandingkan efektivitas pembelajaran berbasis masalah di berbagai lingkungan.
| File size | 113.21 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Di satu sisi, teknologi digital dapat membantu siswa menjadi lebih kreatif, memperluas jaringan sosial, dan meningkatkan kemampuan komunikasi dan berpikirDi satu sisi, teknologi digital dapat membantu siswa menjadi lebih kreatif, memperluas jaringan sosial, dan meningkatkan kemampuan komunikasi dan berpikir
JURNALSAINSJURNALSAINS (2) Untuk mengetahui sejauh mana guru lebih kreatif dalam pengelolaan daur ulang sampah ini dapat menarik minat anak untuk melakukan pembelajaran. (3)(2) Untuk mengetahui sejauh mana guru lebih kreatif dalam pengelolaan daur ulang sampah ini dapat menarik minat anak untuk melakukan pembelajaran. (3)
DAARULHUDADAARULHUDA Penelitian tindakan kelas dengan dua siklus meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli peserta didik kelas IX A SMP Negeri 3 Rogojampi, di manaPenelitian tindakan kelas dengan dua siklus meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli peserta didik kelas IX A SMP Negeri 3 Rogojampi, di mana
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Masalah-masalah tersebut meliputi kurangnya kelancaran dalam membaca, sering melakukan kesalahan, kesulitan dalam membedakan huruf yang mirip, serta kesalahanMasalah-masalah tersebut meliputi kurangnya kelancaran dalam membaca, sering melakukan kesalahan, kesulitan dalam membedakan huruf yang mirip, serta kesalahan
STAIALJAMIBJMSTAIALJAMIBJM Permasalahan yang akan dicari jawabannya dalam penelitian ini adalah bagaimana Kota Banjarmasin dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Kota Banjarmasin.Permasalahan yang akan dicari jawabannya dalam penelitian ini adalah bagaimana Kota Banjarmasin dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Kota Banjarmasin.
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Metode Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Asemrowo I Surabaya berjumlah 32 Siswa. PengumpulanMetode Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Asemrowo I Surabaya berjumlah 32 Siswa. Pengumpulan
JURNALSAINSJURNALSAINS Pada periode ini, berkembang berbagai potensi pada diri anak. Diantaranya, kemampuan fisik, kognitif, afektif, bahasa, seni, sosial, emosional, moral,Pada periode ini, berkembang berbagai potensi pada diri anak. Diantaranya, kemampuan fisik, kognitif, afektif, bahasa, seni, sosial, emosional, moral,
JAYABAYAJAYABAYA Remaja berusia 10-19 tahun adalah generasi native digital dan mereka terkoneksi dengan dunia maya hampir setiap waktu. Aktivitas online yang mereka lakukanRemaja berusia 10-19 tahun adalah generasi native digital dan mereka terkoneksi dengan dunia maya hampir setiap waktu. Aktivitas online yang mereka lakukan
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen berupa studi subjek tunggal dengan desain A-B-A, Teknik analisis datanya berbentukPenelitian dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen berupa studi subjek tunggal dengan desain A-B-A, Teknik analisis datanya berbentuk
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Untuk mencapai tujuan tersebut, ada empat tahap utama yang membentuk siklus PTK, mencakup atas pembuatan rencana, implementasi, pengamatan, dan refleksi.Untuk mencapai tujuan tersebut, ada empat tahap utama yang membentuk siklus PTK, mencakup atas pembuatan rencana, implementasi, pengamatan, dan refleksi.
UNWUNW Pengembangan bakat, minat, dan kreativitas anak merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama melalui pembelajaran daring yangPengembangan bakat, minat, dan kreativitas anak merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama melalui pembelajaran daring yang
ULUMUNAULUMUNA Penelitian ini memperkenalkan iden-iden baru dalam studi pemikiran Tasawuf. Mengambil al-Jīlī dan khususnya karya al-Insān al-kāmil sebagai titik awal,Penelitian ini memperkenalkan iden-iden baru dalam studi pemikiran Tasawuf. Mengambil al-Jīlī dan khususnya karya al-Insān al-kāmil sebagai titik awal,