UP45UP45

Jurnal Teknik Industri Manajemen dan ManufakturJurnal Teknik Industri Manajemen dan Manufaktur

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menerapkan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dalam Six Sigma untuk mencapai kualitas terbaik dengan tingkat kecacatan yang sangat rendah atau bahkan nol (zero defect). Untuk mengendalikan kinerja dan mencegah munculnya kembali masalah utama penyebab kecacatan, digunakan Statistical Process Control (SPC). Analisis data produksi menunjukkan tingkat kecacatan sebesar 25%, dengan target penulis sebesar 15%. Tingginya angka kecacatan ini berpotensi menyebabkan kerugian finansial bagi perusahaan dan merusak reputasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan kualitas dengan penerapan metode Six Sigma pada produk rak di PT. Barmag Racking Indonesia. Dengan mengendalikan kualitas, dapat diketahui bahwa jumlah defect pada setiap kali produksi dapat terkendali dan menurun sebesar 8,6% dari 31.201 Pcs atau dengan nilai sigma 2,9 menjadi 10.711 Pcs atau dengan nilai sigma 3,4 selama 4 bulan sebelum dan setelah perbaikan.

Dengan menggunakan metode Six Sigma, jumlah defect pada produk Rak dapat terkendali dan terjadi penurunan sebesar 77,06% dari 25% menjadi 8,6% atau dari nilai sigma 2,9 menjadi 3,4.Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa masalah pada proses pengecatan, seperti lapisan cat yang tidak rata, munculnya gelembung atau kerutan, atau kurangnya persiapan permukaan, menghasilkan cacat visual yang signifikan dan berpotensi mengurangi ketahanan produk terhadap korosi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis per shift untuk mengetahui jumlah defect pada periode tertentu selama penelitian. Hal ini diperkirakan akan lebih efektif untuk mengurangi jumlah defect dengan cepat. Selain itu, perusahaan dapat menerapkan SOP (standard operating procedure) kepada karyawan selama bekerja untuk menghasilkan kinerja yang baik. Training juga dapat diadakan minimal satu minggu sekali agar dapat diimplementasikan di lapangan dan berpengaruh pada penurunan jumlah defect.

  1. Analisis Pengendalian Kualitas Produk Cacat pada Lensa Tipe X Menggunakan Lean Six Sigma dengan Konsep... doi.org/10.33592/unistek.v8i1.878Analisis Pengendalian Kualitas Produk Cacat pada Lensa Tipe X Menggunakan Lean Six Sigma dengan Konsep doi 10 33592 unistek v8i1 878
  2. The analysis of arabica coffee quality in matano coffee using the six sigma DMAIC method | JENIUS : Jurnal... jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/jenius/article/view/570The analysis of arabica coffee quality in matano coffee using the six sigma DMAIC method JENIUS Jurnal jurnal sttmcileungsi ac index php jenius article view 570
  3. Jurnal Rekayasa Sistem Industri. kualitas produk shortening pendekatan dmaic six sigma best gresik jurnal... ejournal.upbatam.ac.id/index.php/rsi/article/view/dwi_v7i1Jurnal Rekayasa Sistem Industri kualitas produk shortening pendekatan dmaic six sigma best gresik jurnal ejournal upbatam ac index php rsi article view dwi v7i1
Read online
File size532.39 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test