UNIPASBYUNIPASBY

Journal of Sustainability Bussiness Research (JSBR)Journal of Sustainability Bussiness Research (JSBR)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecukupan sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku PT Aneka Coffee Industry untuk mempermudah kelancaran proses produksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku PT Aneka Coffee Industry meliputi pemeriksaan dokumen, wawancara dengan manajemen perusahaan, dan observasi langsung. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, serta keabsahan data dipastikan melalui triangulasi sumber. Temuan penelitian ini ditunjukkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku pada perusahaan sudah cukup, dibuktikan dengan pencatatan keuangan yang lebih baik dan terorganisir. Proses produksi telah dilaksanakan sesuai dengan metode yang ditetapkan khusus untuk masing-masing bidang, memastikan kualitas produk dan kesiapan untuk digunakan tanpa adanya ketidakpastian. Sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku memainkan peran penting untuk memfasilitasi proses produksi yang efisien dalam organisasi.

Sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku yang dimanfaatkan oleh PT Aneka Coffee Industry dinilai sudah memadai terbukti dengan keberadaannya.Orang-orang untuk bertanggung jawab mengawasi sistem informasi akuntansi pengelolaan persediaan bahan baku antara lain kepala eksekutif, departemen pengadaan, departemen administrasi serta umum, departemen produksi, serta departemen pergudangan.Mereka telah melaksanakan tanggung jawab dan wewenang mereka secara efektif, menunjukkan rasa akuntabilitas berdasarkan keterampilan dan keahlian masing-masing departemen.Prosedur sistem informasi akuntansi persediaan bahan baku serta proses produksi memanfaatkan berbagai peralatan, seperti komputer, printer, mesin fotokopi, ATK, Destoner, Roasted Beans, Grinding, Evaporator, dan Spray Dryer.Pengelolaan persediaan bahan baku melibatkan penggunaan beberapa kertas antara lain surat perintah pembelian (PO), formulir permintaan pembelian, formulir masuk dan keluar gudang, dokumentasi pengiriman (SJ), formulir permintaan barang, dan kartu gudang.Operasi persediaan bahan baku terdiri dari tiga prosedur dasar.pengadaan bahan baku, penerimaan serta penyimpanan bahan baku, dan pengeluaran persediaan bahan baku.Proses produksi yang dilakukan PT Aneka Coffee Industry berjalan lancar, terbukti dari hasilnya.Semua aspek manufaktur, penjadwalan, jalur pemrosesan, penerbitan pesanan, dan tindakan tindak lanjut memiliki target yang jelas.Perencanaan dan pengendalian persediaan serta pengadaan bahan baku.Perencanaan jika matang dan matang serta pengadaan bahan baku yang efisien dan pengelolaan ketersediaan bahan baku yang baik terlihat jelas.Hal ini memastikan bahwa hasil akhir bahan pengerasan jalan memenuhi kriteria yang diharapkan perusahaan baik dari segi kualitas maupun kuantitas.Komitmen departemen manufaktur terhadap perawatan dan pemeliharaan mesin serta peralatan yang cermat terlihat sebelum atau sesudah proses produksi.Lembaga Quality Control bertugas melakukan evaluasi terhadap kualitas produk kopi yang dihasilkan.Tujuannya adalah sebagai menjamin bahwa bahan baku yang digunakan dalam pembuatannya memenuhi standar serta kriteria kualitas yang ditetapkan oleh PT Aneka Coffee Industry.Dengan melakukan hal ini, hal ini membantu mengurangi potensi klaim atau ketidakpuasan konsumen.Koordinasi antara departemen kendali mutu, mandor, gudang, pemeliharaan mesin dan peralatan, analisis bahan baku, administrasi, dan manajer proyek terlihat jelas dalam pengembangan rencana proses produksi, yang menjamin pelaksanaannya yang tepat waktu dan efektif.

1. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengintegrasikan teknologi digital seperti sistem ERP atau AI dalam manajemen persediaan bahan baku guna meningkatkan akurasi data dan efisiensi pengambilan keputusan. 2. Perlu studi lebih dalam tentang pelatihan dan pengembangan SDM dalam penggunaan sistem informasi akuntansi persediaan untuk meminimalkan kesalahan manusia dan meningkatkan kinerja tim. 3. Penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediksi kebutuhan bahan baku berbasis data historis dan analisis tren, sehingga memungkinkan perencanaan produksi yang lebih tepat dan mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan stok.

Read online
File size224.86 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test