UNPERUNPER

JURNAL EKONOMI PERJUANGANJURNAL EKONOMI PERJUANGAN

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan agrotechnopreneurship pada petani tanaman pangan dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah di desa Gunungsari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan rumus uji t untuk menganalisis data. Metode analisis data yang digunakan adalah uji beda rata-rata. Metode sampel nonpropability yang ditentukan secara purposive digunakan untuk deskripsi dan penentuan sampel. Data primer dan sekunder dikumpulkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam produktivitas dan pendapatan petani tanaman pangan sebelum dan sesudah menggunakan teknologi pengusir hama; dan (2) penerapan agrotechnopreneurship yang efektif dan efisien dapat menurunkan biaya produksi dan meningkatkan jumlah hasil produksi, yang berarti bahwa petani di Kelompok Tani Sarimukti dapat memperoleh pendapatan lebih banyak. Selain itu, berdasarkan anggaran penerimaan PAD sektor pertanian setelah penggunaan teknologi, prediksi PAD tahun 2023 dengan menggunakan analisis tren (Least Square Methode) menunjukkan peningkatan 1,04% dari tahun sebelumnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani tanaman pangan menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam produktivitas dan pendapatan sebelum dan sesudah menggunakan teknologi pengusir hama.Penggunaan agrotechnopreneurship yang efektif dan efisien dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan jumlah hasil produksi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan petani di Kelompok Tani Sarimukti.Petani dapat lebih memanfaatkan berbagai macam teknologi pertanian dengan sebaik-baiknya, mengikuti penyuluhan yang diselenggarakan oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan lebih giat serta terampil dalam penggunaan proses usahatani yang digelutinya, sehingga dapat membantu mengatasi tantangan utama yang dihadapi oleh sektor pertanian, seperti kurangnya akses terhadap teknologi dan informasi yang dapat meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan mempercepat proses distribusi dan pemasaran hasil panen.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan model bisnis yang berkelanjutan dan inklusif bagi petani, sehingga mereka dapat terlibat langsung dalam proses bisnis dan memperoleh keuntungan yang lebih besar. Penggunaan teknologi digital dan Internet of Things (IoT) juga dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi sektor pertanian, serta memperluas jangkauan pasar. Selain itu, penelitian dapat fokus pada evaluasi dampak implementasi agrotechnopreneurship pada kualitas produk pertanian, pengurangan biaya produksi, pengendalian hama dan penyakit tanaman, serta meningkatkan efisiensi distribusi dan pemasaran hasil panen. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi, membuka peluang bisnis baru bagi petani dan pengusaha di daerah, serta membantu pemerintah dalam merancang kebijakan yang lebih efektif dan efisien dalam mengembangkan sektor pertanian.

  1. Constraints to women farmers’ entrepreneurial development in Nasarawa State, Nigeria | Journal... doi.org/10.4314/jae.v22i1.5Constraints to women farmersAo entrepreneurial development in Nasarawa State Nigeria Journal doi 10 4314 jae v22i1 5
  2. Mobile Broadband for the Farmers: A Case Study of Technology Adoption by Cocoa Farmers in Southern…... online.agris.cz/archive/2016/02/09Mobile Broadband for the Farmers A Case Study of Technology Adoption by Cocoa Farmers in SouthernA online agris cz archive 2016 02 09
  3. Digital Farming and Smart Farming from the Perspective of Agricultural Students at Malikussaleh University... proceedings.unimal.ac.id/micoms/article/view/230Digital Farming and Smart Farming from the Perspective of Agricultural Students at Malikussaleh University proceedings unimal ac micoms article view 230
Read online
File size463.85 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test