POLNAMPOLNAM

Jurnal Administrasi TerapanJurnal Administrasi Terapan

Usaha kuliner yang berada di kawasan wisata pantai bumbul desa lumasebu merupakan inisiatif dari masyarakat, oleh karena itu modal serta manajemenya diatur oleh rumah tangga itu sendiri. Usaha kuliner akan banyak dijumpai dan juga diminati masyarakat karena harganya yang dapat dijangkau oleh semua kalangan, mulai dari kalangan bawah, menengah hingga kalangan atas. Penjual kuliner seperti: Bakso, rujak, sarimento, aneka gorengan dan lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan jumlah produk dagangan yang terjual, meningkatkan volume penjualan dan mengetahui berapa pendapatan pedagang kuliner. Subjek penelitian ini mengambil 5 pedagang sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah produk dagangan yang terjual, volume penjualan dan pendapatan yang diperoleh pedagang mengalami peningkatan pada usaha pedagag di kawasan wisata pantai bumbul.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa usaha pedagang kuliner di kawasan wisata pantai bumbul dari volume produk, volume penjualan, dan pendapatan yang diperoleh pedagang kuliner diketahui bahwa pedagang memiliki peningkatan yang berbeda baik itu dari sisi volume produk, volume penjualan, dan juga pendapatan di peroleh pedagang ada yang mengalami kenaikan sehingga peningkatan usaha pedagang ada yang dikategorikan pada tingkat yang sangat rendah yaitu Rp.000 pada pedagang pisang goreng dan pada keempat pedagang lainnya masuk pada kategori tinggi yaitu pedagang sarmento Rp.Setiap tingkat pedagang dipengaruhi oleh tingkat pnerimaan dan tingkat biaya masing-masing pedagang.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak promosi dan pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan pedagang kuliner di kawasan wisata, dengan fokus pada efektivitas berbagai platform media sosial dan strategi pemasaran online lainnya. Kedua, penelitian dapat mengkaji secara mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan terhadap produk kuliner yang ditawarkan, termasuk kualitas produk, pelayanan, dan kebersihan, serta bagaimana faktor-faktor tersebut berkontribusi terhadap loyalitas pelanggan dan rekomendasi. Ketiga, penting untuk meneliti mengenai peran pelatihan dan pendampingan dalam meningkatkan keterampilan manajemen usaha bagi pedagang kuliner, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan, pengendalian biaya, dan pengembangan produk baru, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana meningkatkan kinerja usaha pedagang kuliner di kawasan wisata, tidak hanya dari segi penjualan dan pendapatan, tetapi juga dari segi kualitas produk, kepuasan pelanggan, dan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan sektor kuliner lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Read online
File size296.86 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test