STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA
INSAN USADAINSAN USADALatar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Keberhasilan perilaku pemberantasan jentik nyamuk Aedes Aegypti bergantung pada cara pemberian edukasi, edukasi yang baik dan benar dapat berdampak pada perilaku (Yuliasi et al., 2023). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui n Tenten Kediri tahun 2024. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian pre eksperimental dengan one grup pre-test post-test design, dengan jumlah sampel 30 orang menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan media video animasi, lembar informed consent, kuesioner. Uji statistik yang digunakan uji Wilcoxon Rank Test dengan p<0,05. Hasil: Hasil uji statistik Wilcoxon Rank Test menghasilkan perbedaan perilaku secara statistik antara pre-test dengan post-test dengan nilai p value (0.001) < 0,05, sehingga Ha diterima yang berarti ada n Tenten Kediri. Simpulan : Terdapat Pengaruh setelah diberikannya pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap perilaku pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue pada kader kesehatan.
Terdapat pengaruh setelah diberikannya pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap perilaku pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue pada kader kesehatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berbasis video animasi efektif meningkatkan perilaku pencegahan DBD.Namun, masih ada sebagian kader kesehatan yang tidak mengalami perubahan perilaku signifikan, sehingga perlu pendekatan edukasi yang lebih inovatif.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media pendidikan kesehatan alternatif seperti podcast atau media sosial untuk menjangkau kader kesehatan di daerah dengan akses internet terbatas. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh durasi dan frekuensi pemberian edukasi video animasi terhadap perubahan perilaku pencegahan DBD. Terakhir, penelitian juga bisa menggabungkan pendekatan edukasi video animasi dengan pelatihan praktis seperti simulasi pemberantasan jentik nyamuk untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader kesehatan secara holistik.
| File size | 200.02 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Sampel penelitian ini sebanyak 182 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Pengolahan data menggunakan Komputerisasi. Analisis yang digunakanSampel penelitian ini sebanyak 182 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Pengolahan data menggunakan Komputerisasi. Analisis yang digunakan
UTUUTU Sebanyak 9 kasus (20,9%) yang menjalani Rapid Diagnostic Test menunjukkan hasil positif. Dari kasus yang ditemukan, hanya 1 kasus (2,3%) yang telah ditanganiSebanyak 9 kasus (20,9%) yang menjalani Rapid Diagnostic Test menunjukkan hasil positif. Dari kasus yang ditemukan, hanya 1 kasus (2,3%) yang telah ditangani
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh hasil yaitu nilai p value: 0,000 < α: 0,05, sehingga dapat diambil keputusanBerdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh hasil yaitu nilai p value: 0,000 < α: 0,05, sehingga dapat diambil keputusan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi (P=0,000) dan asupan zat besi (P=0,003), tetapi tidak ada peningkatanHasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi (P=0,000) dan asupan zat besi (P=0,003), tetapi tidak ada peningkatan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran Patient Specifik Functional Scale (PSFS) di awal penelitian dan akhir penelitian. Hasil: Hasil uji pairedPengumpulan data diperoleh melalui pengukuran Patient Specifik Functional Scale (PSFS) di awal penelitian dan akhir penelitian. Hasil: Hasil uji paired
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui googleHasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Teknik pengambilan sampel ialah purposive sampling dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil univariat menunjukkanTeknik pengambilan sampel ialah purposive sampling dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil univariat menunjukkan
STIKES KESDAM UDAYANASTIKES KESDAM UDAYANA Latarbelakang: Pengetahuan yang adekuat sangat penting sebagai dasar memberikan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan penyakit kronis. PengabdianLatarbelakang: Pengetahuan yang adekuat sangat penting sebagai dasar memberikan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan penyakit kronis. Pengabdian
Useful /
UTUUTU Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel kepiting bakau dilakukan dengan sampling acak menggunakan perangkap dariMetode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel kepiting bakau dilakukan dengan sampling acak menggunakan perangkap dari
HTPHTP Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei untuk mengumpulkan data. Sebanyak 269 pasien berpartisipasi dalamMetode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei untuk mengumpulkan data. Sebanyak 269 pasien berpartisipasi dalam
HTPHTP Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkanData dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan
UTUUTU Kepemilikan jamban didorong oleh faktor perilaku yang berubah dengan dukungan dari berbagai pihak, baik dukungan yang diberikan dalam bentuk fasilitasKepemilikan jamban didorong oleh faktor perilaku yang berubah dengan dukungan dari berbagai pihak, baik dukungan yang diberikan dalam bentuk fasilitas