UTUUTU

International Conference of Public HealthInternational Conference of Public Health

Lebih dari 800 juta orang buang air besar di tempat terbuka daripada menggunakan jamban. Meskipun tingkat kematian global akibat penyakit diare menurun, air dan sanitasi yang buruk bertanggung jawab atas ratusan ribu kematian anak-anak, serta tingkat diare, malnutrisi yang disebabkan oleh diare, dan stunting pada anak-anak hingga saat ini. Studi ini bertujuan untuk melihat bagaimana perbedaan pekerjaan, pendapatan, dan dukungan dari tokoh masyarakat dalam kelompok masyarakat yang memiliki jamban dan mereka yang tidak memiliki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analitik Observasional dengan pendekatan Cross Sectional dengan sampel 100 responden. Pengujian statistik yang digunakan adalah Chi Square dan Mann-Whitney. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2021 di Kabupaten Southwest Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan (p=0,604) dan dukungan dari tokoh masyarakat (p=0,615) dengan kepemilikan jamban. Kepemilikan jamban didorong oleh faktor perilaku yang berubah dengan dukungan dari berbagai pihak, baik dukungan yang diberikan dalam bentuk fasilitas maupun dukungan dalam bentuk pendidikan.

Orang dengan pekerjaan atau latar belakang keluarga yang menerima dukungan dari tokoh masyarakat mengenai kepemilikan jamban bukanlah alasan apakah keluarga memiliki jamban atau tidak.Namun, kepemilikan jamban didorong oleh faktor perilaku yang berubah dengan dukungan dari berbagai pihak, baik dukungan yang diberikan dalam bentuk fasilitas maupun dukungan dalam bentuk pendidikan.Lembaga terkait lintas sektor diharapkan untuk terus mempromosikan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepemilikan jamban.Pemerintah harus mempromosikan kebijakan yang memastikan bahwa setiap rumah, baik milik maupun sewa, harus dilengkapi dengan fasilitas sanitasi.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepemilikan jamban dan meningkatkan efektivitas program sanitasi. Pertama, penelitian kuantitatif dengan pendekatan longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi perubahan perilaku dan faktor-faktor yang memengaruhi adopsi jamban dari waktu ke waktu, serta mengevaluasi dampak intervensi jangka panjang. Kedua, penelitian kualitatif dengan metode etnografi dapat digunakan untuk memahami secara mendalam perspektif dan pengalaman masyarakat terkait dengan sanitasi, termasuk norma sosial, budaya, dan kepercayaan yang memengaruhi keputusan mereka. Ketiga, penelitian mixed-methods yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kompleksitas faktor-faktor yang memengaruhi kepemilikan jamban, serta mengidentifikasi strategi intervensi yang paling efektif dan sesuai dengan konteks lokal.

  1. DOI Name 10.2471 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref email 10z admin... doi.org/10.2471DOI Name 10 2471 Values doi name values index type timestamp data hs serv 29z crossref email 10z admin doi 10 2471
  2. Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
  3. "Patterns and Determinants of Open Defecation among Urban People" by Vera Yulyani, Christin... scholarhub.ui.ac.id/kesmas/vol16/iss1/8Patterns and Determinants of Open Defecation among Urban People by Vera Yulyani Christin scholarhub ui ac kesmas vol16 iss1 8
Read online
File size204.05 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test