IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaJurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaStres kerja merupakan beban kerja yang berlebihan, perasaan susah dan ketegangan emosional yang menghambat kehidupan individu sehingga dapat menimbulkan stres. Banyaknya pasien di rumah sakit yang tidak sebanding dengan jumlah perawat yang bertugas di ruang rawat inap membuat perawat mengalami stres dan kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi stres kerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Tk.II Pelamonia Makassar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 183 perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit TK.II Pelamonia Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan aksidental. Data diolah menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intrinsik, kepribadian individu, dan faktor keluarga secara signifikan mempengaruhi stres kerja perawat. Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk menyesuaikan kembali jumlah tenaga perawat yang bekerja di setiap ruangan agar ada keseimbangan antara jumlah perawat dengan jumlah pasien di ruangan rawat inap, sehingga tidak memicu stres pada perawat.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh secara signifikan faktor intrinsik pekerjaan terhadap stres kerja pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit Tk.Tidak terdapat pengaruh secara signifikan faktor peran individu dalam organisasi terhadap stres kerja pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit Tk.Tidak terdapat pengaruh secara signifikan faktor hubungan kerja terhadap stres kerja pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit Tk.Terdapat pengaruh secara signifikan faktor kepribadian individu terhadap stres kerja pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit Tk.Tidak terdapat pengaruh secara signifikan faktor suasana kerja terhadap stres kerja pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit Tk.Terdapat pengaruh secara signifikan faktor keluarga terhadap stres kerja pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit Tk.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara rumah sakit dengan jumlah perawat yang berbeda untuk menganalisis pengaruh jumlah perawat terhadap stres kerja. Selain itu, dapat dilakukan penelitian tentang strategi manajemen dalam mengelola stres kerja perawat, termasuk pelatihan dan dukungan psikologis. Terakhir, penelitian tentang dampak stres kerja perawat terhadap kualitas pelayanan kesehatan juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.
| File size | 310.63 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STIE TDNSTIE TDN Berdasarkan metode purposive sampling, sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 10 perusahaan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan bersumber dariBerdasarkan metode purposive sampling, sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 10 perusahaan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan bersumber dari
RCF INDONESIARCF INDONESIA Kondisi tersebut berdampak pada keterbatasan usaha dalam melakukan perencanaan dan pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini menyimpulkan bahwaKondisi tersebut berdampak pada keterbatasan usaha dalam melakukan perencanaan dan pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
PDSIPDSI Tidak hanya menjadi masalah lingkungan, pengelolaan sampah yang tidak efisien juga dapat menyebabkan dampak kesehatan, mencemari sumber daya alam, danTidak hanya menjadi masalah lingkungan, pengelolaan sampah yang tidak efisien juga dapat menyebabkan dampak kesehatan, mencemari sumber daya alam, dan
IAESCOREIAESCORE Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja Dynamic Voltage Restorer (DVR), Unified Power Flow Controller (UPFC), dan Unified PowerTujuan utama dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja Dynamic Voltage Restorer (DVR), Unified Power Flow Controller (UPFC), dan Unified Power
SAINTISPUBSAINTISPUB Studi ini menyimpulkan bahwa SPMI di MAN 2 Model Medan telah menjadi sistem manajemen adaptif, kolaboratif, dan transformatif dalam memajukan kualitasStudi ini menyimpulkan bahwa SPMI di MAN 2 Model Medan telah menjadi sistem manajemen adaptif, kolaboratif, dan transformatif dalam memajukan kualitas
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Evaluasi penilaian kinerja penyedia jasa adalah proses mengukur, menganalisis, dan mengelola kinerja penyedia yang bertujuan mengurangi biaya, mengurangiEvaluasi penilaian kinerja penyedia jasa adalah proses mengukur, menganalisis, dan mengelola kinerja penyedia yang bertujuan mengurangi biaya, mengurangi
UNIMUNIM Pelaksanaan sistem tersebut secara umum telah sesuai dengan prinsip akuntabilitas, meskipun masih belum memiliki perancangan flowchart sebagai bagian dariPelaksanaan sistem tersebut secara umum telah sesuai dengan prinsip akuntabilitas, meskipun masih belum memiliki perancangan flowchart sebagai bagian dari
IAESCOREIAESCORE Sebanyak 315 kumpulan data dibangun dari 15 set data mentah untuk setiap jenis gangguan dengan tingkat 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Penerapan metode-metodeSebanyak 315 kumpulan data dibangun dari 15 set data mentah untuk setiap jenis gangguan dengan tingkat 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Penerapan metode-metode
Useful /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Jenis Penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di instalasi rawat inap RSUP.Jenis Penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di instalasi rawat inap RSUP.
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA RSKD Dadi Prov Sul-Sel telah mengalami kejadian kebakaran pada tahun 2015 dan tahun 2016 diakibatkan karena adanya puntung rokok dan korsleting listrik.RSKD Dadi Prov Sul-Sel telah mengalami kejadian kebakaran pada tahun 2015 dan tahun 2016 diakibatkan karena adanya puntung rokok dan korsleting listrik.
STKIP JBSTKIP JB Sebanyak 50% siswa menggunakan strategi trail and eror, 37,5% menggunakan strategi odometer complete, dan 12,5% menggunakan strategi odometer with error.Sebanyak 50% siswa menggunakan strategi trail and eror, 37,5% menggunakan strategi odometer complete, dan 12,5% menggunakan strategi odometer with error.
STKIP JBSTKIP JB (2) Subjek artisan pada tahap memahami masalah menuliskan dan menjelaskan apa yang diketahui dan ditanyakan, merencanakan penyelesaian dapat menemukan(2) Subjek artisan pada tahap memahami masalah menuliskan dan menjelaskan apa yang diketahui dan ditanyakan, merencanakan penyelesaian dapat menemukan