UNESAUNESA

Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)

Perkembangan web modern menuntut performa yang tinggi, terutama untuk aplikasi editor yang membutuhkan pengolahan gambar yang cepat. Untuk mencapai efisiensi ini terdapat beberapa teknologi arsitektur yang dapat digunakan diantaranya WebAssembly (wasm) dengan basis client side dan native code (framework Actix web) dengan basis server side. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja dari wasm dan native, dengan fokus pengujian pada waktu pemrosesan, pengaruh internet, ukuran file dan penggunaan CPU. Hasil pengujian menunjukkan implementasi wasm unggul dalam waktu pemrosesan karena tidak melakukan request dan menunggu response dari server seperti implementasi native. Kinerja wasm juga lebih stabil pada perubahan kecepatan internet dengan perbedaan waktu hanya 0.02 s pada tiap perubahan kecepatan internet, sedangkan pada implementasi native mengalami penurunan yang seharusnya bisa kurang dari 2s pada kecepatan internet 10 Mbps menjadi lebih dari 1 menit pada kecepatan internet 0.7 Mbps. Pada pengujian penggunaan CPU implementasi native memiliki keunggulan karena proses dilakukan pada server sedangkan pada wasm memerlukan setidaknya 1 core CPU dan menyebabkan blocking UI threads. Pengujian menggunakan ukuran FHD dan 4K menunjukkan bahwa implementasi Native cukup efektif pada pengujian non-sequence namun pada pengujian sequence implementasi WASM lebih baik.

Kesimpulan dari penelitian ini memberikan acuan bagi pengembang dalam menentukan arsitektur perangkat lunak.WebAssembly direkomendasikan untuk beban kerja yang membutuhkan kecepatan dan stabilitas performa terlepas dari kondisi jaringan, sementara native lebih cocok untuk prioritas pada load halaman cepat dengan pemrosesan pada server.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada optimasi penggunaan multithreading pada WebAssembly untuk mengurangi blocking UI threads dan meningkatkan efisiensi pemrosesan, terutama pada aplikasi yang membutuhkan pemrosesan gambar yang kompleks. Kedua, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai jenis algoritma image processing terhadap performa WebAssembly dan native code, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran gambar, kompleksitas algoritma, dan kondisi jaringan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi integrasi WebAssembly dengan teknologi machine learning untuk membangun aplikasi web yang cerdas dan responsif, dengan fokus pada optimasi performa dan efisiensi penggunaan sumber daya.

Read online
File size1.45 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test