IDJOURNALIDJOURNAL

Panrannuangku Jurnal Pengabdian MasyarakatPanrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kualitas pengajaran bahasa Inggris di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) di Kabupaten Magelang masih menghadapi tantangan, terutama dalam penerapan metode yang mendorong keterlibatan siswa secara aktif sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru bahasa Inggris melalui penerapan pendekatan pembelajaran mendalam dan pengajaran interaktif. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan MGMP Bahasa Inggris dan melibatkan serangkaian lokakarya berjenjang—pengenalan konsep, praktik merancang strategi interaktif, pengembangan media pembelajaran yang menyenangkan, dan pendampingan penyusunan rencana pembelajaran (RPP). Sebanyak 49 guru bahasa Inggris berpartisipasi aktif dalam program ini. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru tentang prinsip-prinsip pembelajaran mendalam, kemampuan mereka merancang media pembelajaran kreatif tingkat A1, dan kompetensi mereka dalam menghasilkan rencana pembelajaran inovatif yang selaras dengan praktik pengajaran interaktif. Hasil ini menyoroti efektivitas pendampingan berbasis praktik dan lokakarya kolaboratif dalam meningkatkan kapasitas pedagogis. Studi ini menyimpulkan bahwa dukungan sistematis dan kolaborasi berkelanjutan sangat penting untuk mendorong pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif dan berpusat pada siswa di sekolah menengah.

Program pendampingan terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas guru Bahasa Inggris SMP/MTs di Kabupaten Magelang dalam merancang media pembelajaran joyful learning dan menyusun RPP berbasis deep learning serta interactive teaching.Guru mampu memahami pembelajaran mendalam, menguasai teknik pembelajaran interaktif, serta menghasilkan perangkat ajar inovatif yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka.Selain itu, kegiatan ini memperkuat jejaring kolaboratif antar guru yang mendukung keberlanjutan inovasi pembelajaran di tingkat daerah.

Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas model pendampingan berkelanjutan yang dikombinasikan dengan komunitas praktik MGMP dalam menjaga konsistensi penerapan deep learning dan interactive teaching di kelas secara jangka panjang. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengembangan modul pelatihan berbasis digital yang dapat diakses secara mandiri oleh guru, terutama untuk sekolah dengan keterbatasan sarana, agar inovasi pembelajaran tetap dapat diterapkan meski tanpa pendampingan langsung. Ketiga, perlu dikaji bagaimana pelatihan bertahap yang disesuaikan dengan tingkat kompetensi guru (misalnya pemula, menengah, lanjut) dapat meningkatkan efektivitas penyerapan metode pembelajaran baru, terutama bagi guru yang masih bergantung pada pendekatan tradisional. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang strategi berkelanjutan yang mendukung transformasi pedagogis di daerah, memperkuat kualitas pembelajaran bahasa Inggris, dan mengatasi hambatan struktural seperti beban kerja, keterbatasan fasilitas, dan ketidaksamaan kompetensi guru secara sistematis.

Read online
File size400.55 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test