IDJOURNALIDJOURNAL
Panrannuangku Jurnal Pengabdian MasyarakatPanrannuangku Jurnal Pengabdian MasyarakatPada tahun 2022, tercatat lima kasus keracunan makanan di Jawa Tengah dengan 109 korban sakit dan dua orang meninggal. Sejumlah makanan yang beredar di sekolah masih ditemukan mengandung bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, dan rhodamin-B. Jenis makanan yang paling sering dikonsumsi siswa, yaitu nasi telur, ayam goreng, nasi goreng, mi ayam, mi instan, dan sop ayam. Menu tersebut berasal dari bahan yang rentan tercemar mikroorganisme patogen jika tidak diolah dengan tepat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya keamanan pangan serta higiene dan sanitasi pada penjamah makanan di kantin sekolah guna meminimalkan kejadian keracunan makanan. Metode yang digunakan yaitu edukasi, dengan pre-test dan post-test. Media yang digunakan yaitu power point, video, poster, dan booklet. Hasil pre-test menunjukkan 93,3% penjamah makanan memiliki pengetahuan baik. Pada post-test, 100% penjamah makanan menunjukkan pengetahuan baik. Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai keamanan pangan serta higiene dan sanitasi pada penjamah makanan.
Sebagian besar penjamah makanan di kantin SMA Negeri Kota Magelang telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai keamanan pangan dan higiene sanitasi.Kegiatan edukasi terbukti mampu meningkatkan pengetahuan para penjamah makanan secara signifikan.Namun, tetap diperlukan pemantauan berkala terhadap penerapan praktik higiene sanitasi serta perluasan edukasi ke seluruh warga sekolah untuk memperkuat upaya pencegahan keracunan makanan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas media edukasi interaktif, seperti aplikasi mobile atau permainan edukatif, dalam meningkatkan pemahaman jangka panjang penjamah makanan di kantin sekolah dibandingkan metode konvensional. Kedua, penting untuk mengevaluasi sejauh mana pengetahuan yang telah diperoleh oleh penjamah makanan benar-benar diterapkan dalam praktik sehari-hari melalui observasi langsung dan uji mikrobiologis terhadap makanan dan peralatan di kantin. Ketiga, perlu dikaji dampak sosial dan ekonomi dari pelatihan keamanan pangan terhadap kinerja penjamah makanan dan kepercayaan siswa serta orang tua terhadap kantin sekolah, sebagai dasar untuk mengembangkan kebijakan lokal yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat melengkapi temuan dari kegiatan pengabdian yang telah ada dengan memberikan data yang lebih komprehensif mengenai keberlangsungan dan dampak luas dari intervensi edukasi. Selain itu, kajian terhadap faktor-faktor yang menghambat atau mendukung penerapan praktik higiene juga perlu dieksplorasi lebih dalam. Pendekatan multidimensi seperti ini dapat membantu membangun sistem keamanan pangan yang lebih kuat di lingkungan sekolah. Penelitian lanjutan sebaiknya juga melibatkan pihak sekolah, dinas kesehatan, dan orang tua untuk memastikan keberlanjutan program. Dengan begitu, upaya pencegahan keracunan makanan menjadi lebih terkoordinasi dan menyeluruh. Temuan dari penelitian baru ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan pengembangan modul pelatihan yang lebih adaptif dan relevan bagi konteks sekolah menengah.
| File size | 305.54 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWAHAUNWAHA Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern, akuntabel, dan berdaya saing. ProgramDengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern, akuntabel, dan berdaya saing. Program
UMSUMS Dengan pendekatan partisipatif, kegiatan mencakup pendampingan redaksi serta pelibatan mahasiswa magang dalam proses peliputan. Hasilnya menunjukkan peningkatanDengan pendekatan partisipatif, kegiatan mencakup pendampingan redaksi serta pelibatan mahasiswa magang dalam proses peliputan. Hasilnya menunjukkan peningkatan
UNESAUNESA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Nurdin (2019), yaitu sarana pelayanan, keandalan,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Nurdin (2019), yaitu sarana pelayanan, keandalan,
UMSUMS Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran guru mengenai etika konsumen AI serta pemanfaatannya yang amanKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran guru mengenai etika konsumen AI serta pemanfaatannya yang aman
UNWAHAUNWAHA Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital bagi wirausaha muda Karang Taruna Desa Paji telah berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan,Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital bagi wirausaha muda Karang Taruna Desa Paji telah berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan,
UMSUMS Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi serta penguatan kapasitas kader kesehatan NasyiatulKegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi serta penguatan kapasitas kader kesehatan Nasyiatul
UMSUMS Temuan menunjukkan adanya penguatan kemampuan berpikir kritis melalui aktivitas identifikasi masalah, analisis data, dan argumentasi solusi. pengembanganTemuan menunjukkan adanya penguatan kemampuan berpikir kritis melalui aktivitas identifikasi masalah, analisis data, dan argumentasi solusi. pengembangan
PUBMEDIAPUBMEDIA Diperlukan penyempurnaan menyeluruh yang terstruktur dalam model tiga dimensi: penyatuan regulasi, penguatan kapasitas kelembagaan Lembaga PerlindunganDiperlukan penyempurnaan menyeluruh yang terstruktur dalam model tiga dimensi: penyatuan regulasi, penguatan kapasitas kelembagaan Lembaga Perlindungan
Useful /
POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR (3) Berdasarkan permasalahan serta perbaikan pada pembahasan, maka jalur sel yang gangguan harus dicek terlebih dahulu oleh HARGI Pusat serta dilanjut(3) Berdasarkan permasalahan serta perbaikan pada pembahasan, maka jalur sel yang gangguan harus dicek terlebih dahulu oleh HARGI Pusat serta dilanjut
IDJOURNALIDJOURNAL Keberlanjutan program dapat dijaga melalui pembentukan komunitas pembelajaran dan pendampingan berkelanjutan, sehingga hasil pengabdian ini dapat memberikanKeberlanjutan program dapat dijaga melalui pembentukan komunitas pembelajaran dan pendampingan berkelanjutan, sehingga hasil pengabdian ini dapat memberikan
IDJOURNALIDJOURNAL Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan institusi dan keberlanjutan program agar praktik collaborative teaching berbasis EMI dapat diterapkan secaraTemuan ini menegaskan pentingnya dukungan institusi dan keberlanjutan program agar praktik collaborative teaching berbasis EMI dapat diterapkan secara
PUBMEDIAPUBMEDIA Melalui pendekatan yuridis normatif dan studi kasus, penelitian ini menemukan adanya kesenjangan antara norma hukum dan implementasinya. APIP, sebagaiMelalui pendekatan yuridis normatif dan studi kasus, penelitian ini menemukan adanya kesenjangan antara norma hukum dan implementasinya. APIP, sebagai