UMUM

Jurnal Ilmu PendidikanJurnal Ilmu Pendidikan

Penelitian ini bertujuan menentukan pengembangan model manajemen mutu menggunakan pendekatan SINTESIS Framework di perguruan tinggi asosiasi. Studi ini dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat, wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di Indonesia, dimana terdapat beberapa perguruan tinggi asosiasi yang berperan penting dalam penyediaan pendidikan berkualitas untuk masyarakat. Dari perspektif perencanaan dan pelaksanaan, terdapat tren positif menuju sistem manajemen mutu yang lebih sistematis, partisipatif, dan berbasis nilai. Proses perencanaan mutu di institusi seperti Universitas Halim Sanusi dan STEBI PUI Bogor telah beralih dari sekadar memenuhi tuntutan administratif menjadi berakar pada visi institusional holistik dan kontekstual. Di tingkat implementasi, ditemukan bahwa kebijakan mutu mulai ditekankan melalui pendekatan berbasis sistem dan siklus perbaikan berkelanjutan, namun masih menghadapi tantangan seperti kesenjangan kapasitas SDM, keterbatasan teknologi informasi, dan inkonsistensi pengendalian mutu di semua level. Meskipun demikian, semangat kolektif dalam mengimplementasikan budaya mutu terus berkembang dan diperkuat melalui pelatihan, coaching, serta pemantauan dan evaluasi rutin. Sistem kebijakan terintegrasi manajemen mutu di Asosiasi Perguruan Tinggi menunjukkan kemajuan signifikan, terutama dalam kesadaran institusional dan penguatan struktur mutu. Keberhasilan penuh kebijakan ini sangat bergantung pada pelaksanaan konsisten, peningkatan kapasitas SDM, dan komitmen jangka panjang dalam mengolah kualitas sebagai bagian integral dari manajemen pendidikan tinggi.

Transformasi sistem manajemen mutu di Asosiasi Perguruan Tinggi mengalami kemajuan positif melalui perencanaan strategis, dedikasi kepemimpinan, dan partisipasi akademisi.Meskipun menghadapi kendala kapasitas SDM, resistensi perubahan, dan keterbatasan teknologi, upaya kolektif terus memupuk budaya mutu berkelanjutan.Keberhasilan sistem ini tidak hanya bergantung pada pencapaian indikator formal, melainkan juga pada penginternalisasian prinsip kualitas ke dalam identitas institusi melalui kepemimpinan visioner, komunikasi terbuka, dan pelatihan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi dampak implementasi model manajemen mutu berbasis SINTESIS Framework terhadap pencapaian akreditasi nasional, dengan mempertimbangkan persepsi stakeholders melalui metodologi mixed‑methods. Selain itu, studi komparatif antara perguruan tinggi asosiasi dengan institusi independen dapat dilakukan untuk menilai efektivitas adaptasi nilai-nilai Islam dalam mutu pendidikan, serta mengidentifikasi strategi penguatan kapasitas SDM yang berkelanjutan. Terakhir, riset eksperimental dapat mengembangkan dan menguji modul pelatihan berbasis teknologi digital yang mendukung praktik perbaikan berkelanjutan, sehingga memfasilitasi transformasi budaya mutu secara holistik di kalangan institusi pendidikan tinggi.

  1. Quality Development Model of Management Islamic Religious Higher Education of Nahdltul Ulama | Jurnal... Doi.Org/10.25217/Ji.V5i2.1195Quality Development Model of Management Islamic Religious Higher Education of Nahdltul Ulama Jurnal Doi Org 10 25217 Ji V5i2 1195
  2. Sustainability Learning: Project Based Learning Integrated Chemo-Entrepreneurship Approach to Understanding... ejournal.nusantaraglobal.or.id/index.php/jige/article/view/2712Sustainability Learning Project Based Learning Integrated Chemo Entrepreneurship Approach to Understanding ejournal nusantaraglobal index php jige article view 2712
  3. Extending the Technology Acceptance Model to Understand Students’ Use of Learning Management Systems... online-journals.org/index.php/i-jet/article/view/9732Extending the Technology Acceptance Model to Understand StudentsAo Use of Learning Management Systems online journals index php i jet article view 9732
Read online
File size600.62 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test