PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi kepemimpinan transformasional dan dampaknya terhadap pengembangan mutu pada Pesantren Tahfidz An-Naba Banyumas. Latar belakang penelitian didasari oleh urgensi peran pemimpin pesantren dalam menghadapi tuntutan pembelajaran tahfidz, bahasa Arab, penguatan karakter, dan pengembangan kompetensi di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik purposive sampling melibatkan mudir, ustaz, karyawan, musyrif, dan santri sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional diterapkan melalui empat dimensi utama: idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Secara keseluruhan, kepemimpinan transformasional mendorong budaya disiplin, profesionalisme pendidik, kualitas pembelajaran tahfidz dan bahasa Arab, serta iklim kerja kolaboratif yang berdampak positif pada mutu pesantren.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional di Pesantren Tahfidz An-Naba Banyumas diwujudkan melalui keteladanan, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual, dan perhatian individual.Penerapan dimensi-dimensi ini membangun budaya disiplin, kepercayaan, dan peningkatan mutu pendidikan.Dampak positifnya terlihat pada peningkatan motivasi belajar santri, profesionalisme guru, dan efektivitas manajemen pesantren.Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas kajian pada pesantren lain dan mendalami implementasi kepemimpinan transformasional dalam konteks digitalisasi manajemen pesantren.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai implementasi kepemimpinan transformasional di berbagai jenis pesantren (tahfidz, salaf, modern) untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat menggali peran kepemimpinan transformasional dalam menghadapi tantangan digitalisasi pendidikan, termasuk pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tahfidz dan pengembangan kompetensi santri. Ketiga, penting untuk meneliti dampak kepemimpinan transformasional terhadap kesejahteraan psikologis dan spiritual santri, serta bagaimana pemimpin pesantren dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan holistik santri. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model kepemimpinan yang efektif dan relevan bagi pesantren di Indonesia, sehingga mampu menghasilkan generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing.
- Kepemimpinan Transformasional dalam Pesantren: Inspire A New Generation | Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan... journal.staiypiqbaubau.ac.id/index.php/Al-Tarbiyah/article/view/1450Kepemimpinan Transformasional dalam Pesantren Inspire A New Generation Al Tarbiyah Jurnal Ilmu Pendidikan journal staiypiqbaubau ac index php Al Tarbiyah article view 1450
- Prioritas Pesantren Tahfidz Menuju Indonesia Emas 2045 | Minhaj Pustaka. prioritas pesantren tahfidz... doi.org/10.62083/ebfh9j32Prioritas Pesantren Tahfidz Menuju Indonesia Emas 2045 Minhaj Pustaka prioritas pesantren tahfidz doi 10 62083 ebfh9j32
- KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL PROFETIK DALAM MENGEMBANGKAN PESANTREN DI KABUPATEN JEMBER | Akademika... doi.org/10.32332/akademika.v23i1.1205KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL PROFETIK DALAM MENGEMBANGKAN PESANTREN DI KABUPATEN JEMBER Akademika doi 10 32332 akademika v23i1 1205
| File size | 532.53 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
SALNESIASALNESIA Terletak di kawasan berbukit Kabupaten Banyumas dengan tingkat kemiskinan ekstrem dan stunting yang tinggi, Desa Windujaya menghadapi tantangan geografisTerletak di kawasan berbukit Kabupaten Banyumas dengan tingkat kemiskinan ekstrem dan stunting yang tinggi, Desa Windujaya menghadapi tantangan geografis
STAIDHISTAIDHI Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatanKegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE 42 (Gross B/C >1), dan PP 1,45 (PP < umur bisnis) dengan umur bisnis yaitu 8 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan nilai tambah dengan metode Hayami, diperoleh42 (Gross B/C >1), dan PP 1,45 (PP < umur bisnis) dengan umur bisnis yaitu 8 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan nilai tambah dengan metode Hayami, diperoleh
STIMI BJMSTIMI BJM Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi masalah lingkungan, tetapi juga memberdayakan komunitas untuk menjadi agen perubahanDengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi masalah lingkungan, tetapi juga memberdayakan komunitas untuk menjadi agen perubahan
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui praktik pertanianDengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui praktik pertanian
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Keberadaan sampah organik terbuka di kawasan perkotaan menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Sampah yang tidak terkelola denganKeberadaan sampah organik terbuka di kawasan perkotaan menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Sampah yang tidak terkelola dengan
UMNUMN Hal ini mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta untuk memproduksi Eco Enzyme secara mandiri di lingkunganHal ini mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta untuk memproduksi Eco Enzyme secara mandiri di lingkungan
UNIKSUNIKS Melalui penelitian, diperoleh hasil yaitu kadar air 38,4% , N (0,89%), P2O5 (0,40%), K2O (1,63%), Mg (0,38%), Ca (0,99%) , C-organik (29,4%) dan pH (7,97).Melalui penelitian, diperoleh hasil yaitu kadar air 38,4% , N (0,89%), P2O5 (0,40%), K2O (1,63%), Mg (0,38%), Ca (0,99%) , C-organik (29,4%) dan pH (7,97).
Useful /
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Kegiatan melibatkan 33 pasien dan 2 kader kesehatan melalui edukasi, demonstrasi pengolahan herbal, serta pendampingan selama 14 hari. Hasil menunjukkanKegiatan melibatkan 33 pasien dan 2 kader kesehatan melalui edukasi, demonstrasi pengolahan herbal, serta pendampingan selama 14 hari. Hasil menunjukkan
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Metode: Kegiatan dilakukan melalui lima tahapan: koordinasi dan persiapan materi, skrining gejala skabies, penyuluhan kesehatan interaktif, peningkatanMetode: Kegiatan dilakukan melalui lima tahapan: koordinasi dan persiapan materi, skrining gejala skabies, penyuluhan kesehatan interaktif, peningkatan
STIMI BJMSTIMI BJM Mayoritas peserta, yang berusia 18-22 tahun, adalah perempuan yang berasal dari program studi Ekonomi, menunjukkan bahwa program ini relevan dengan kebutuhanMayoritas peserta, yang berusia 18-22 tahun, adalah perempuan yang berasal dari program studi Ekonomi, menunjukkan bahwa program ini relevan dengan kebutuhan
UNWUNW Setiap anak memiliki potensi kepemimpinan yang dapat dikembangkan melalui stimulasi yang tepat, dengan variasi manifestasi yang dipengaruhi oleh faktorSetiap anak memiliki potensi kepemimpinan yang dapat dikembangkan melalui stimulasi yang tepat, dengan variasi manifestasi yang dipengaruhi oleh faktor