UMSBUMSB
Menara MedikaMenara MedikaPendahuluan: Salah satu bentuk pelayanan yang berkualitas dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit adalah tersusunnya dokumentasi keperawatan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan SDKI, SLKI Dan SIKI. Tujuan:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis pengetahuan perawat terkait 3S (SDKI, SLKI, SIKI) dan penggunaan dalam asuhan keperawatan di RSUD X Siak Sri Indrapura Pekanbaru. Metodologi: Populasi dalam penelitian ini berjumlah 146 perawat. Sampel yang digunakan adalah seluruh tenaga keperawatan. Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik sampling menggunakan accidental sampling, dengan menggunakan analisis univariat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 63 responden, sebanyak 61 responden (96,1%) memiliki pengetahuan baik tentang SDKI, SIKI dan SLKI. Sedangkan penggunaan 3S (SDKI, SLKI, SIKI) dalam asuhan keperawatan masih belum optimal, dimana hasil persentase menunjukan sebesar 44 responden (69,8%) mendapat hasil <56% dalam kemampuan penerapan dokumentasi asuhan keperawatan. Diskusi: Dimana didapatkan, 61 dari 63 perawat memliki pengetahuan yang baik dalam memilih jawaban mengenai standar dalam melakukan penyusunan dan pencatatan dalam dokumentasi asuhan keperawatan. Kemampuan penerapan dokumentasi asuhan keperawatan pada Perawat RSUD X Siak Sri Indrapura masih belum optimal. Hasil menunjukan perawat masih dalam kategori kurang dalam penerapan 3S. Kesimpulan:Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa Perawat RSUD X Siak Sri Indrapura sudah memiliki pengetahuan yang baik, namun pengetahuan tersebut belum bisa diterapkan dalam penggunaan 3S (SDKI, SLKI, SIKI) secara optimal. Diharapkan instansi memberikan kegiatan pelatihan dan sosialisasi kepada perawat terkait penggunaan 3S (SDKI, SLKI, SIKI) agar pengetahuan dapat dikembangkan dengan optimal.
Pengetahuan perawat di RSUD X Siak Sri Indrapura terkait dokumentasi asuhan keperawatan berbasis 3S (SDKI, SLKI, SIKI) tergolong baik, dengan 96,8% responden memiliki pengetahuan di kategori tersebut.Namun, kemampuan penerapan 3S dalam dokumentasi asuhan keperawatan masih kurang optimal, ditunjukkan oleh 69,8% perawat berada dalam kategori kurang.Secara spesifik, responden menunjukkan nilai terendah pada pertanyaan terkait intervensi keperawatan, terutama intervensi edukasi, menandakan area yang memerlukan perhatian lebih dalam penerapan praktis.
Mengingat hasil penelitian menunjukkan kesenjangan antara pengetahuan perawat yang baik dan penerapannya yang masih kurang optimal terkait 3S (SDKI, SLKI, SIKI) dalam asuhan keperawatan, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi kualitatif mendalam untuk mengidentifikasi secara komprehensif faktor-faktor non-pengetahuan yang memengaruhi kemampuan perawat dalam mengaplikasikan standar 3S ini, seperti beban kerja, budaya organisasi, dukungan manajerial, atau ketersediaan sumber daya dan alat bantu dokumentasi. Penelitian ini dapat membantu memahami hambatan psikososial dan struktural yang menghalangi transisi dari tahu menjadi mampu melakukan di lingkungan praktik nyata. Kedua, evaluasi efektivitas intervensi pelatihan menjadi krusial. Studi eksperimental atau kuasi-eksperimental dapat dirancang untuk membandingkan dampak berbagai metode pelatihan, misalnya pelatihan berbasis kasus simulasi, program mentorship sebaya, atau lokakarya interaktif, terhadap peningkatan kualitas dokumentasi dan kepatuhan perawat terhadap standar 3S, khususnya fokus pada materi intervensi edukasi yang diidentifikasi sebagai area lemah. Terakhir, penelitian dapat mengkaji potensi integrasi teknologi dalam mendukung penerapan 3S. Bagaimana sistem informasi keperawatan yang terpersonalisasi, alat bantu keputusan klinis, atau aplikasi mobile yang memandu perawat langkah demi langkah dalam proses 3S dapat memengaruhi efisiensi, akurasi, dan konsistensi dokumentasi asuhan keperawatan, serta bagaimana penerimaan perawat terhadap adopsi teknologi tersebut.
- OSF. osf doi.org/10.31219/osf.io/hztewOSF osf doi 10 31219 osf io hztew
- DOI Name 10.31539 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.31539DOI Name 10 31539 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 31539
- HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU IBU BALITA TERHADAP STUNTING DI KECAMATAN KUTA BARO | Maulina... doi.org/10.33024/jikk.v8i1.3388HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU IBU BALITA TERHADAP STUNTING DI KECAMATAN KUTA BARO Maulina doi 10 33024 jikk v8i1 3388
- Penerapan 3S (SDKI, SLKI, SIKI) dalam Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit | Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia.... doi.org/10.54082/jamsi.293Penerapan 3S SDKI SLKI SIKI dalam Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia doi 10 54082 jamsi 293
| File size | 156.91 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
PARIPARI Musik terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat mengganggu kenyamanan pasien, mengurangi kerja sama, dan menurunkanMusik terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat mengganggu kenyamanan pasien, mengurangi kerja sama, dan menurunkan
UM MetroUM Metro Temuan menunjukkan bahwa intervensi yang tepat dapat membantu anak-anak dengan ASD mengembangkan keterampilan komunikasi mereka. Hasil ini diharapkan dapatTemuan menunjukkan bahwa intervensi yang tepat dapat membantu anak-anak dengan ASD mengembangkan keterampilan komunikasi mereka. Hasil ini diharapkan dapat
UnmulUnmul Tujuan: untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi musik terhadap penurunan stres dalam menyusun skripsi pada Mahasiswa Keperawatan Universitas LambungTujuan: untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi musik terhadap penurunan stres dalam menyusun skripsi pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Lambung
UMSBUMSB Latar Belakang: Pengukuran kinerja penting untuk menilai efektivitas dan efisiensi operasional rumah sakit. Observasi awal menunjukan bahwa terdapat karyawanLatar Belakang: Pengukuran kinerja penting untuk menilai efektivitas dan efisiensi operasional rumah sakit. Observasi awal menunjukan bahwa terdapat karyawan
UMSBUMSB Dari 302 sampel, prevalensi tertinggi lokasi cedera pada tubuh korban adalah ekstremitas bawah dan yang terendah adalah perut/organ internal. PrevalensiDari 302 sampel, prevalensi tertinggi lokasi cedera pada tubuh korban adalah ekstremitas bawah dan yang terendah adalah perut/organ internal. Prevalensi
UMSBUMSB 024) atau kurang dari nilai signifikansi p-value 61 tahun) memiliki nyeri sendi berat sebelum intervensi senam osteoporosis. Setelah intervensi senam osteoporosis,024) atau kurang dari nilai signifikansi p-value 61 tahun) memiliki nyeri sendi berat sebelum intervensi senam osteoporosis. Setelah intervensi senam osteoporosis,
UMSBUMSB Yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi tanpa kelompok kontrol. Terdapat dua kelompok intervensi yaitu 2 kelompok yangYaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi tanpa kelompok kontrol. Terdapat dua kelompok intervensi yaitu 2 kelompok yang
PROVISIPROVISI Menggunakan algoritma harmonic centrality untuk mengukur pengaruh suatu partai atau politikus yang difasilitasi oleh Node2Vec. Hasil analisa menunjukkanMenggunakan algoritma harmonic centrality untuk mengukur pengaruh suatu partai atau politikus yang difasilitasi oleh Node2Vec. Hasil analisa menunjukkan
Useful /
PARIPARI Kesimpulan: T2 HASTE dapat mendeteksi dan mengukur ukuran massa, sementara T2 HASTE Fat Saturation dapat menilai komponen massa. T2 HASTE dan T2 HASTEKesimpulan: T2 HASTE dapat mendeteksi dan mengukur ukuran massa, sementara T2 HASTE Fat Saturation dapat menilai komponen massa. T2 HASTE dan T2 HASTE
PSPPJOURNALSPSPPJOURNALS Dimensi empati dan responsivitas terbukti menjadi motivator utama legitimasi institusional, menekankan pentingnya interaksi emosional dan kecerdasan emosionalDimensi empati dan responsivitas terbukti menjadi motivator utama legitimasi institusional, menekankan pentingnya interaksi emosional dan kecerdasan emosional
UTPUTP Hasil terbaik dicapai melalui penggunaan varietas bawang merah lokal putih (V2) yang dikombinasikan dengan aplikasi konsorsium mikroba M21 (V2P1), menghasilkanHasil terbaik dicapai melalui penggunaan varietas bawang merah lokal putih (V2) yang dikombinasikan dengan aplikasi konsorsium mikroba M21 (V2P1), menghasilkan
KERTACENDEKIAKERTACENDEKIA Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan Ibu yang bekerja tentang perkembangan sosial anak prasekolah di Desa SimogirangBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan Ibu yang bekerja tentang perkembangan sosial anak prasekolah di Desa Simogirang