PROVISIPROVISI

JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASIJURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kenyamanan penggunaan sistem daring yaitu mahasiswa di Universitas PGRI Madiun terutama untuk mendukung kelancaran proses knowledge sharing antara dosen dan mahasiswa dengan menerapkan multi platform digital yaitu elma, Whatshaap, Google Classroom dan Zoom dengan menggunakan kuesioner format COLLES. Dari seluruh hasil perhitungan skor evaluasi diketahui skor tertinggi berada pada platform Google classroom (89%), yang diikuti oleh platform Whats App (80,78%), ZOOM (80,44%) dan ELMA (73,89).

1) Platform ELMA, ZOOM, dan Whatsapp masuk dalam kategori platform yang bagus dalam membantu proses knowledge sharing dengan prosentase masing masing sebesar 73,89% untuk ELMA, 80,78% untuk whats App, 80,44 % untuk ZOOM.2) Platform Google Classroom masuk ke dalam kategori platform yang Sangat bagus dalam membantu proses knowledge Sharing dengan prosentase sebesar 89%.3) Dari seluruh hasil perhitungan skor diatas diketahui skor tertinggi berada pada platform Google classroom (89%), yang diikuti oleh platform Whats App (80,78%), ZOOM (80,44%) dan ELMA (73,89).

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan mahasiswa dalam menggunakan berbagai platform digital, termasuk aspek desain antarmuka, kemudahan penggunaan, dan dukungan teknis. Hal ini penting untuk memahami bagaimana platform digital dapat dioptimalkan agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mahasiswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode evaluasi, seperti COLLES, dengan metode lain dalam mengukur pemahaman mahasiswa. Perbandingan ini dapat memberikan wawasan tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing metode, sehingga dapat dipilih metode yang paling tepat untuk tujuan penelitian. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model integrasi platform digital yang optimal untuk mendukung proses knowledge sharing di lingkungan pendidikan. Model ini dapat mempertimbangkan berbagai faktor, seperti karakteristik mahasiswa, jenis mata kuliah, dan tujuan pembelajaran, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan interaktif.

Read online
File size147.8 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test