PROVISIPROVISI

JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASIJURNAL TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana strategi Familirization Trip (Famtrip) dilakukan, hasil dari strategi Famtrip dan juga hambatan yang terjadi di dalam Famtrip tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan Nine Steps of Public Relations oleh Ronald D. Smith untuk menganalisa strategi dan wawancara dan juga analisis data dalam menemukan hasil dan hambatan. Hasil dari penelitian ini adalah selama Famtrip ini sudah berhasil dilaksanakan dengan baik namun belum memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan wisatawan mancanegara ke Museum Tekstil Jakarta karena terdapat hambatan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta dalam memperkenalkan Musem Tekstil Jakarta kepada wisatawan mancanegara.

Kampanye Familirization Trip (Famtrip) oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta telah dilaksanakan dengan baik, berhasil menarik jurnalis dan operator tur, serta mengikuti delapan langkah strategi public relations secara komprehensif.Meskipun Famtrip berkontribusi dalam memperkenalkan dan mempublikasikan Museum Tekstil kepada wisatawan mancanegara, dampak efektivitasnya sulit diukur secara pasti karena adanya kegiatan promosi lain dan kompleksitas faktor penarik wisatawan.Pelaksanaan Famtrip masih menghadapi beberapa kendala signifikan, termasuk ketidaksesuaian ekspektasi peserta dengan persiapan, masalah infrastruktur dan lalu lintas Jakarta, keterbatasan destinasi, serta peran pendukung acara yang belum optimal, yang semua ini memengaruhi keberhasilan kampanye secara keseluruhan.

Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan metodologi yang lebih akurat dan terpisah untuk mengukur dampak spesifik dari program Familirization Trip (Famtrip) terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Museum Tekstil Jakarta, memisahkan pengaruhnya dari kegiatan promosi lainnya yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta maupun promosi mandiri museum. Penting juga untuk melakukan studi kualitatif mendalam mengenai harapan dan preferensi berbagai segmen peserta Famtrip, seperti jurnalis, influencer, dan operator tur dari negara berbeda, terkait pengalaman akomodasi, fasilitas, dan itinerary wisata. Hasil dari riset ini dapat menjadi dasar untuk merancang program Famtrip yang lebih personal dan relevan, memastikan bahwa persiapan yang dilakukan selaras dengan ekspektasi tinggi tamu. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pengembangan kapasitas bagi para pemandu atau pendukung acara, seperti Abang None, agar mereka tidak hanya berfungsi sebagai narahubung tetapi juga sebagai pencerita yang proaktif dan mampu menciptakan pengalaman otentik serta mendalam bagi peserta. Fokus penelitian ini adalah bagaimana melalui pelatihan yang terstruktur, pemandu dapat menguasai teknik komunikasi efektif dan penyampaian narasi yang kuat tentang sejarah dan kekayaan budaya Jakarta, khususnya Museum Tekstil, yang pada gilirannya akan memotivasi peserta untuk menghasilkan publikasi yang berkualitas dan berdampak luas.

Read online
File size217.78 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test