GRAHAKAROMAHGRAHAKAROMAH
Averroes: Journal for Science and Religious StudiesAverroes: Journal for Science and Religious StudiesLatar Belakang: Penelitian ini mengkaji implementasi kepemimpinan visioner di sekolah dasar Indonesia, sebuah konteks di mana kualitas pendidikan masih tidak merata meskipun tingkat pendaftaran nasional tinggi. Meskipun kepemimpinan visioner diakui sebagai pendekatan transformatif yang mampu mendorong perbaikan sekolah jangka panjang, penerapan kepemimpinan ini di tingkat sekolah dasar—terutama di lingkungan dengan sumber daya terbatas—belum cukup dieksplorasi. Metode: Menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, pengamatan di kelas, dan analisis dokumen yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan staf di sebuah sekolah dasar negeri yang dikenal berhasil menerapkan kepemimpinan visioner. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman untuk mengidentifikasi pola tematik dan dinamika kontekstual. Temuan utama: Kepemimpinan visioner memperkuat budaya sekolah, meningkatkan profesionalisme guru, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan mendorong kepemilikan bersama terhadap arah sekolah. Namun, tantangan tetap ada, termasuk resistensi terhadap perubahan, keterbatasan literasi manajerial, fasilitas yang tidak memadai, dan dukungan pemangku kepentingan yang tidak konsisten. Kontribusi: Literatur ini menyoroti kondisi spesifik, strategi, dan penyesuaian yang diperlukan agar kepemimpinan visioner dapat berfungsi secara efektif di tingkat sekolah dasar—sebuah bidang yang sebelumnya kurang mendapat perhatian dalam penelitian. Literatur ini juga memberikan pemahaman kontekstual tentang bagaimana kepemimpinan visioner dapat diimplementasikan secara realistis di tengah batasan sosial-budaya dan keterbatasan sumber daya.
Kesuksesan kepemimpinan visioner bergantung pada komunikasi yang berkelanjutan, pembangunan visi secara kolaboratif, pengembangan kapasitas, dan dukungan sistematis dari otoritas pendidikan.Penguatan pelatihan kepemimpinan yang praktis dan berbasis konteks serta keterlibatan pemangku kepentingan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program pelatihan kepemimpinan visioner yang disesuaikan dengan konteks sekolah dasar berdaya tarik rendah, dengan fokus pada peningkatan literasi manajerial dan pengurangan resistensi terhadap perubahan. 2. Perlu dilakukan analisis mendalam mengenai peran komunitas lokal dalam mendukung implementasi kepemimpinan visioner, terutama dalam memperkuat keterlibatan pemangku kepentingan dan membangun kepercayaan. 3. Penelitian dapat mengembangkan model integrasi teknologi pendidikan yang adaptif untuk sekolah dasar dengan sumber daya terbatas, dengan mengeksplorasi cara-cara inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa mengorbankan efisiensi anggaran.
- Efektivitas Implementasi Standar Pengelolaan Pendidikan di Sekolah Dasar : Upaya Penguatan Manajemen... ijam-edu.ppj.unp.ac.id/index.php/ijam/article/view/174Efektivitas Implementasi Standar Pengelolaan Pendidikan di Sekolah Dasar Upaya Penguatan Manajemen ijam edu ppj unp ac index php ijam article view 174
- Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Pembelajaran | Walean | Jurnal Bahana Manajemen... ejournal.unp.ac.id/index.php/bahana/article/view/122781Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Pembelajaran Walean Jurnal Bahana Manajemen ejournal unp ac index php bahana article view 122781
- KEPEMIMPINAN ADAPTIF DALAM MENGHADAPI DINAMIKA PEMASYARAKATAN MODERN | Jurnal Dinamika Sosial dan Sains.... doi.org/10.60145/jdss.v2i4.153KEPEMIMPINAN ADAPTIF DALAM MENGHADAPI DINAMIKA PEMASYARAKATAN MODERN Jurnal Dinamika Sosial dan Sains doi 10 60145 jdss v2i4 153
- KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN | MANAJERIAL : Jurnal Inovasi... jurnalp4i.com/index.php/manajerial/article/view/4181KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN MANAJERIAL Jurnal Inovasi jurnalp4i index php manajerial article view 4181
| File size | 342.74 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
RISTEKRISTEK Dengan pendekatan mixed-methods, studi ini mengintegrasikan analisis kuantitatif dengan wawasan kualitatif untuk mengevaluasi perubahan tingkat kekerasanDengan pendekatan mixed-methods, studi ini mengintegrasikan analisis kuantitatif dengan wawasan kualitatif untuk mengevaluasi perubahan tingkat kekerasan
GRAHAKAROMAHGRAHAKAROMAH Methods: A qualitative method was employed through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, with data analyzed using the MilesMethods: A qualitative method was employed through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, with data analyzed using the Miles
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Dengan metode ini, siswa dapat mengaitkan peristiwa sejarah dengan isu-isu kontemporer yang mereka hadapi sehari-hari, sehingga menjadikan pembelajaranDengan metode ini, siswa dapat mengaitkan peristiwa sejarah dengan isu-isu kontemporer yang mereka hadapi sehari-hari, sehingga menjadikan pembelajaran
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Dinas Pariwisata dan Kebudayaan berperan penting dalam pengembangan pariwisata dengan melaksanakan sejumlah strategi, antara lain penyusunan rencana indukDinas Pariwisata dan Kebudayaan berperan penting dalam pengembangan pariwisata dengan melaksanakan sejumlah strategi, antara lain penyusunan rencana induk
STAINU MALANGSTAINU MALANG Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi strategi dan inovasi yang telah diimplementasikan oleh pondok pesantren sebagai respons terhadap tantangan eraTujuan penelitian adalah mengeksplorasi strategi dan inovasi yang telah diimplementasikan oleh pondok pesantren sebagai respons terhadap tantangan era
STAIQSTAIQ Peneliti menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menjawab tujuan dari penelitian. Wawancara telah dilakukan kepada pihak yayasan, kepalaPeneliti menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menjawab tujuan dari penelitian. Wawancara telah dilakukan kepada pihak yayasan, kepala
SEMBILANPEMUDASEMBILANPEMUDA Selain itu, artikel ini juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi kompetensi tersebut dan menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam profesiSelain itu, artikel ini juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi kompetensi tersebut dan menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam profesi
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Hal ini membuktikan bahwa siswa kini dapat mengakses berbagai sumber belajar interaktif, berpartisipasi dalam lingkungan belajar yang fleksibel dan personal,Hal ini membuktikan bahwa siswa kini dapat mengakses berbagai sumber belajar interaktif, berpartisipasi dalam lingkungan belajar yang fleksibel dan personal,
Useful /
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus, hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN berperan sebagai mediator dalam konflik,Menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus, hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN berperan sebagai mediator dalam konflik,
AMORFATIAMORFATI Namun, tantangan regulasi seperti kurangnya pelatihan guru, implementasi kebijakan yang tidak merata, dan keyakinan budaya yang masih ada terus membentukNamun, tantangan regulasi seperti kurangnya pelatihan guru, implementasi kebijakan yang tidak merata, dan keyakinan budaya yang masih ada terus membentuk
STAIMADIUNSTAIMADIUN Pendidikan Islam yang seimbang berdasarkan tauhid harus membentuk mahasiswa menjadi khalifah di bumi, yakni pengelola, pengembang, pelestari, dan pemberdaya,Pendidikan Islam yang seimbang berdasarkan tauhid harus membentuk mahasiswa menjadi khalifah di bumi, yakni pengelola, pengembang, pelestari, dan pemberdaya,
STAIQSTAIQ Praktik jual beli kelapa sawit kepada toke di Desa Papaso belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip hukum Islam.meskipun transaksi dilakukan secara umum berdasarkanPraktik jual beli kelapa sawit kepada toke di Desa Papaso belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip hukum Islam.meskipun transaksi dilakukan secara umum berdasarkan