RISTEKRISTEK
Jurnal Ilmu Pendidikan dan HumanioraJurnal Ilmu Pendidikan dan HumanioraPenelitian ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara legalisasi narkoba dan tingkat kekerasan, dengan tujuan memberikan wawasan tentang dampak reformasi kebijakan narkoba terhadap keamanan publik dan kesejahteraan. Dengan pendekatan mixed-methods, studi ini mengintegrasikan analisis kuantitatif dengan wawasan kualitatif untuk mengevaluasi perubahan tingkat kekerasan setelah penerapan kebijakan legalisasi. Sumber data yang digunakan mencakup statistik kejahatan resmi, survei, wawancara, dan data kualitatif dari pemangku kepentingan, untuk menangkap tren makro dan dinamika mikro. Temuan awal menunjukkan bahwa dampak legalisasi narkoba pada tingkat kekerasan bervariasi tergantung yurisdiksi dan jenis narkoba, dengan beberapa wilayah mengalami penurunan kekerasan tertentu sementara yang lain tidak menunjukkan perubahan signifikan atau bahkan meningkat. Faktor sosial-ekonomi, strategi penegakan hukum, dinamika pasar, tren temporal, dan keterbatasan data dipertimbangkan untuk memperkaya interpretasi pola yang diamati. Selanjutnya, pemantauan dan evaluasi terus-menerus diperlukan untuk menilai stabilitas dan ketahanan efek, membimbing pengambilan kebijakan berbasis bukti, serta mempromosikan keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat secara global.
Legalisasi narkoba memiliki dampak yang beragam terhadap tingkat kekerasan, tergantung pada jenis narkoba, konteks sosial-ekonomi, dan kebijakan yang diterapkan.Beberapa wilayah mengalami penurunan kekerasan tertentu, sementara yang lain tidak menunjukkan perubahan signifikan atau bahkan meningkat.Faktor-faktor seperti strategi penegakan hukum, dinamika pasar, dan keterbatasan data memengaruhi hasil yang diamati.Perlu pemantauan terus-menerus dan evaluasi kebijakan untuk memastikan stabilitas dan efektivitas reformasi narkoba dalam meningkatkan keamanan publik.
1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan dampak legalisasi narkoba pada tingkat kekerasan di wilayah dengan kebijakan berbeda, terutama untuk jenis narkoba yang berbeda. 2. Studi tentang interaksi antara faktor sosial-ekonomi dan kebijakan legalisasi narkoba terhadap perilaku pengguna dan kejahatan terkait narkoba dapat memberikan wawasan baru. 3. Penelitian tentang efektivitas program pengurangan kerugian (harm reduction) dalam mengurangi kekerasan terkait narkoba di wilayah yang telah menerapkan legalisasi dapat menjadi arah studi yang relevan.
| File size | 351.17 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ITSITS Analisis sensitivitas memperlihatkan bahwa proyek tetap viable di bawah fluktuasi wajar variabel ekonomi utama. Kemajuan teknologi dan perencanaan operasionalAnalisis sensitivitas memperlihatkan bahwa proyek tetap viable di bawah fluktuasi wajar variabel ekonomi utama. Kemajuan teknologi dan perencanaan operasional
BANTENPROVBANTENPROV koordinasi antardinas belum jelas, sumur resapan belum menjadi prioritas program, skema pembiayaan alternatif minim, serta partisipasi masyarakat dan duniakoordinasi antardinas belum jelas, sumur resapan belum menjadi prioritas program, skema pembiayaan alternatif minim, serta partisipasi masyarakat dan dunia
UTUUTU Dengan memprioritaskan pendekatan berbasis data dan melibatkan partisipasi masyarakat, evaluasi ini diharapkan tidak hanya mengidentifikasi permasalahanDengan memprioritaskan pendekatan berbasis data dan melibatkan partisipasi masyarakat, evaluasi ini diharapkan tidak hanya mengidentifikasi permasalahan
POLTEKBANGSBYPOLTEKBANGSBY Evaluasi kebijakan menunjukkan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan zonasi sertaEvaluasi kebijakan menunjukkan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan zonasi serta
UNIMMANUNIMMAN Bullying merupakan permasalahan global yang memengaruhi kesehatan mental remaja sekaligus mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakanBullying merupakan permasalahan global yang memengaruhi kesehatan mental remaja sekaligus mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan
STIAMISTIAMI Evaluasi berkala dan berkelanjutan akan memastikan aplikasi Srikandi memberikan manfaat maksimal dan mendukung efisiensi pengelolaan arsip guna memperkuatEvaluasi berkala dan berkelanjutan akan memastikan aplikasi Srikandi memberikan manfaat maksimal dan mendukung efisiensi pengelolaan arsip guna memperkuat
STPI PAJAKSTPI PAJAK Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan rehabilitasi sosial antara lain kurangnya anggaran yang optimal, keterbatasan sumber daya manusia, danFaktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan rehabilitasi sosial antara lain kurangnya anggaran yang optimal, keterbatasan sumber daya manusia, dan
UNIGAUNIGA Manajemen program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah serta kinerja pegawai berpengaruh positif terhadap efektivitas program koperasi usaha mikro,Manajemen program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah serta kinerja pegawai berpengaruh positif terhadap efektivitas program koperasi usaha mikro,
Useful /
ITSITS Metodologi – Dengan desain studi kasus kualitatif, penelitian dilakukan pada tujuh outlet KFC di Surabaya selama Mei hingga Juni 2025. Pengumpulan dataMetodologi – Dengan desain studi kasus kualitatif, penelitian dilakukan pada tujuh outlet KFC di Surabaya selama Mei hingga Juni 2025. Pengumpulan data
ITSITS Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan dan menganalisis perkembangan ilmiah penelitian Integrated Marketing Communication (IMC) dan hubungannya denganTujuan penelitian ini adalah untuk memetakan dan menganalisis perkembangan ilmiah penelitian Integrated Marketing Communication (IMC) dan hubungannya dengan
UNIMMANUNIMMAN Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Seluruh perawat pelaksana yang berjumlah 86 orang dijadikan sampel melaluiPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Seluruh perawat pelaksana yang berjumlah 86 orang dijadikan sampel melalui
CERICCERIC Pra-lansia dengan HIV menerima dukungan keluarga utamanya dari saudara kandung dan pasangan. Didapatkan bahwa partisipan mendapatkan dukungan keluargaPra-lansia dengan HIV menerima dukungan keluarga utamanya dari saudara kandung dan pasangan. Didapatkan bahwa partisipan mendapatkan dukungan keluarga