BANTENPROVBANTENPROV
Jurnal Kebijakan Pembangunan DaerahJurnal Kebijakan Pembangunan DaerahPerubahan iklim, urbanisasi, dan alih fungsi lahan telah memperburuk ketidakseimbangan sistem hidrologi di Indonesia, memicu banjir saat musim hujan dan kekeringan saat kemarau. Sumur resapan dipromosikan sebagai solusi teknis konservasi air, namun implementasinya belum optimal. Penelitian sebelumnya cenderung fokus pada aspek teknis, sementara kajian yang mengintegrasikan regulasi, kelembagaan, dan sosial-ekonomi masih terbatas. Penelitian ini menjadi penting untuk mengevaluasi kebijakan pembangunan sumur resapan secara komprehensif, terutama dalam mendukung target ketahanan air nasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis regulasi, mengidentifikasi permasalahan teknis dan kelembagaan, serta merumuskan strategi pengembangan sumur resapan yang berkelanjutan.
Kerangka regulasi sumur resapan di Indonesia relatif lengkap pada tingkat pusat (UU 32/2009, PP 16/2018, SNI 8456.2017 serta turunan K/L), namun belum harmonis lintas-sektor dan belum terintegrasi konsisten ke dokumen perencanaan daerah (RPJMD/RTRW).Akibatnya, implementasi sangat bergantung pada inisiatif lokal dan kerap bersifat sporadis.Kinerja teknis di lapangan sering rendah karena perencanaan lokasi yang tidak berbasis hidrogeologi, desain yang tidak mengikuti standar (filtrasi, pelindung sedimen), serta kualitas konstruksi dan pemeliharaan yang lemah.Hal ini memunculkan risiko penyumbatan, banjir lokal, penurunan stabilitas tanah, hingga potensi kontaminasi air tanah.koordinasi antardinas belum jelas, sumur resapan belum menjadi prioritas program, skema pembiayaan alternatif minim, serta partisipasi masyarakat dan dunia usaha belum optimal.Berbasis temuan-temuan tersebut, kebijakan yang adaptif-spasial, penguatan operasi dan pemeliharaan, serta orkestrasi kolaborasi triple helix menjadi kunci untuk mengubah potensi menjadi dampak yang terukur dan berkelanjutan.
Untuk meningkatkan efektivitas pembangunan sumur resapan, diperlukan pendekatan kolaboratif dan berbasis wilayah. Pemerintah pusat dapat mendorong harmonisasi kebijakan melalui forum koordinasi nasional, sementara pemerintah daerah dapat menyusun regulasi lokal yang lebih kontekstual dan operasional. Selain itu, perlu ada mekanisme insentif dan pengawasan yang jelas agar regulasi tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi benar-benar diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan. Pendekatan ini akan meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan kebijakan, sekaligus memperkuat otonomi daerah dalam pengelolaan sumber daya air. Dengan dukungan regulasi yang kuat, partisipasi masyarakat yang aktif, dan inovasi teknologi yang berkelanjutan, sumur resapan dapat menjadi solusi strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, urbanisasi, dan krisis air.
- Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah. development policies evaluation infiltration wells overview regulations... ejournal.bantenprov.go.id/index.php/jkpd/article/view/352Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah development policies evaluation infiltration wells overview regulations ejournal bantenprov go index php jkpd article view 352
- DOI Name 10.14710 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc cbiore email admin... doi.org/10.14710DOI Name 10 14710 Values name values index type timestamp data serv crossref desc cbiore email admin doi 10 14710
| File size | 459.96 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
BANTENPROVBANTENPROV Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah selama periodePendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah selama periode
IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kejahatan promosi digital dalam sektor kesehatan dan kecantikan, serta menganalisisnya dariPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kejahatan promosi digital dalam sektor kesehatan dan kecantikan, serta menganalisisnya dari
PANDAWANPANDAWAN Kekuatan utamanya terletak pada peningkatan keamanan, ketahanan terhadap kegagalan, dan skalabilitas adaptif, yang menjadi fondasi kuat bagi sistem kotaKekuatan utamanya terletak pada peningkatan keamanan, ketahanan terhadap kegagalan, dan skalabilitas adaptif, yang menjadi fondasi kuat bagi sistem kota
POLTEKBANGMAKASSARPOLTEKBANGMAKASSAR Kedua, ketergantungan pada manajemen data manual—menggunakan perangkat lunak spreadsheet dan pemrosesan kata dasar—mewakili hambatan signifikan dalamKedua, ketergantungan pada manajemen data manual—menggunakan perangkat lunak spreadsheet dan pemrosesan kata dasar—mewakili hambatan signifikan dalam
IUQIBOGORIUQIBOGOR Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan kerangka teori maqashid syariah sebagai landasan analisis. Hasil kajianMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan kerangka teori maqashid syariah sebagai landasan analisis. Hasil kajian
MUTIARAHATIMOESLEMMUTIARAHATIMOESLEM dimensi keyakinan, dimensi praktik, dimensi pengalaman, dimensi pengetahuan, dan dimensi konsekuensi. Al-Fathimiyah meliputi menanamkan kebiasaan yangdimensi keyakinan, dimensi praktik, dimensi pengalaman, dimensi pengetahuan, dan dimensi konsekuensi. Al-Fathimiyah meliputi menanamkan kebiasaan yang
IAIN MADURAIAIN MADURA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik konservasi lingkungan laut Suku Bajo dari perspektif yurisprudensi lingkungan Islam dan konsep konstitusionalismePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik konservasi lingkungan laut Suku Bajo dari perspektif yurisprudensi lingkungan Islam dan konsep konstitusionalisme
UNIVEDUNIVED Film Kembang Api secara mendalam mengangkat tema kesehatan mental, bunuh diri, dan pencarian makna hidup.melalui perjalanan emosional empat individu, filmFilm Kembang Api secara mendalam mengangkat tema kesehatan mental, bunuh diri, dan pencarian makna hidup.melalui perjalanan emosional empat individu, film
Useful /
UNIGAUNIGA Namun demikian, temuan lapangan menunjukkan masih adanya kelemahan pada aspek dukungan anggaran pegawai, pembagian beban kerja, pembimbingan, serta penyelesaianNamun demikian, temuan lapangan menunjukkan masih adanya kelemahan pada aspek dukungan anggaran pegawai, pembagian beban kerja, pembimbingan, serta penyelesaian
UNUKASEUNUKASE Temuan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa merencanakan perjalanan lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep fungsi turunan dapat digunakanTemuan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa merencanakan perjalanan lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep fungsi turunan dapat digunakan
MAHAPRAJNASTABMAHAPRAJNASTAB Oleh karena itu, pemahaman terhadap Kalama Sutta, yang mengajarkan untuk tidak mudah percaya tanpa analisis dan pembuktian pribadi, menjadi kunci untukOleh karena itu, pemahaman terhadap Kalama Sutta, yang mengajarkan untuk tidak mudah percaya tanpa analisis dan pembuktian pribadi, menjadi kunci untuk
MAHAPRAJNASTABMAHAPRAJNASTAB Innovative behavior sebagai perilaku individu yang bertujuan untuk mencapai inisiasi dan pengenalan yang disengaja (dalam peran kerja, kelompok atau organisasi)Innovative behavior sebagai perilaku individu yang bertujuan untuk mencapai inisiasi dan pengenalan yang disengaja (dalam peran kerja, kelompok atau organisasi)