PANDAWANPANDAWAN

Blockchain Frontier TechnologyBlockchain Frontier Technology

Pertumbuhan volume dan kompleksitas data di lingkungan perkotaan modern telah menciptakan kebutuhan mendesak akan sistem penyimpanan yang aman, skalabel, dan tangguh. Latar belakang ini menekankan urgensi infrastruktur data adaptif untuk mendukung pengembangan kota pintar. Penelitian ini bertujuan memberikan analisis SWOT komprehensif mengenai penyimpanan terdesentralisasi dalam penguatan infrastruktur data kota pintar. Pendekatan kualitatif deskriptif-analitis digunakan, melalui tinjauan literatur sistematis dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategis internal dan eksternal utama. Temuan menunjukkan kekuatan utama, meliputi keamanan data yang lebih baik, ketahanan tinggi, dan skalabilitas. Namun, kelemahan seperti kompleksitas implementasi, masalah latensi, dan ketergantungan pada stabilitas jaringan juga dicatat. Peluang terdapat pada integrasi dengan ekosistem Internet of Things (IoT), peningkatan kesadaran publik terhadap privasi data, serta model ekonomi kolaboratif yang muncul. Sementara itu, ancaman meliputi ambiguitas regulasi, kurangnya standarisasi, dan risiko keamanan siber yang terus berkembang. Penelitian ini memberikan kerangka strategis untuk membantu pembuat kebijakan, perencana kota, dan pemangku kepentingan teknologi dalam mengintegrasikan sistem penyimpanan terdesentralisasi ke dalam arsitektur kota pintar. Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 11 (Kota Berkelanjutan dan Masyarakat) dan Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), penelitian ini menyoroti pentingnya infrastruktur digital yang aman, inklusif, dan adaptif dalam memajukan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Analisis SWOT terhadap penyimpanan terdesentralisasi dalam konteks infrastruktur data kota pintar mengungkap potensi signifikan dalam penguatan ekosistem data perkotaan.Kekuatan utamanya terletak pada peningkatan keamanan, ketahanan terhadap kegagalan, dan skalabilitas adaptif, yang menjadi fondasi kuat bagi sistem kota pintar yang lebih andal dan kurang rentan terhadap serangan siber atau kegagalan sistem terpusat.Meskipun demikian, tantangan seperti kompleksitas teknis, masalah latensi, dan biaya investasi awal yang tinggi harus dipertimbangkan secara cermat.Adopsi penyimpanan terdesentralisasi juga memerlukan kerangka regulasi yang adaptif dan upaya kolaboratif antar pemangku kepentingan untuk mengatasi ketidakjelasan hukum dan kurangnya standar interoperabilitas.

Untuk penelitian lanjutan, pertama, perlu dikaji bagaimana model hibrida antara penyimpanan terdesentralisasi dan sistem terpusat dapat dioptimalkan untuk aplikasi kota pintar yang membutuhkan data real-time, seperti transportasi cerdas dan penanggulangan bencana, agar kinerja tetap tinggi namun dengan keamanan yang lebih baik. Kedua, penting untuk mengeksplorasi desain kerangka regulasi yang adaptif dan mendukung inovasi, khususnya dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia, yang mampu mengakomodasi kepemilikan data, kepatuhan terhadap undang-undang perlindungan data, serta pertanggungjawaban hukum dalam lingkungan terdesentralisasi. Ketiga, perlu dirancang dan diuji model insentif ekonomi yang melibatkan warga atau UMKM lokal untuk berkontribusi dalam jaringan penyimpanan, guna menciptakan ekosistem data yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan secara finansial. Penelitian juga sebaiknya menguji secara empiris dampak implementasi nyata terhadap keamanan, efisiensi, dan skalabilitas, serta mengembangkan kurikulum pelatihan untuk membangun kapasitas SDM lokal dalam teknologi ini. Pendekatan pilot project bertahap perlu diterapkan untuk membuktikan kelayakan dan nilai tambahnya secara nyata.

  1. #perlindungan data#perlindungan data
  2. #perlindungan data pribadi#perlindungan data pribadi
Read online
File size441.87 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2pt
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test