UNJUNJ

JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)

Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem pengukur suhu tubuh jarak jauh berbasis Internet Of Things (IoT) di rumah untuk meningkatkan keamanan penyebaran COVID-19. Sistem pengukur suhu tubuh jarak jauh berbasis Internet Of Things (IoT) telah selesai dibuat dan diuji. Alat sudah dibandingkan dengan Thermogun digital yaitu Infrared Thermometer SK-T008 dengan tingkat kesalahan rata-rata dalam persen (error percentage) sebesar 0,438%. LCD 16x2 menampilkan hasil nilai suhu tubuh dalam satuan derajat celcius dan jika nilai suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat celcius maka Buzzer dan LED merah akan aktif. Jika suhu tubuh tamu di bawah 35 derajat Celcius maka LED biru akan aktif.

Dalam penelitian mengenai sistem pengukur suhu tubuh jarak jauh berbasis Internet of Things (IoT), beberapa kesimpulan penting telah berhasil diambil.Pertama, penelitian ini berhasil mengintegrasikan semua komponen yang diperlukan untuk menciptakan alat sistem pengukuran suhu tubuh jarak jauh berbasis IoT.Kedua, setelah komponen dan kontroler terpasang dengan baik, langkah selanjutnya adalah pembuatan program pada ESP-32 dan ESP-32 CAM untuk memproses input dan output sehingga tujuan penelitian dapat tercapai.Ketiga, dalam pengujian, peneliti melakukan pengukuran tegangan, mengambil gambar dengan ESP-32 CAM yang kemudian dikirimkan ke bot Telegram, mengukur suhu tubuh tamu dengan sensor MLX90614, menampilkan nilai suhu tubuh tamu pada LCD 16x2, dan mengirimkan informasi tersebut ke bot Telegram.Hasil pengukuran menunjukkan bahwa alat pengukur suhu tubuh jarak jauh berbasis IoT ini memiliki akurasi pengukuran yang tinggi dan tingkat kesalahan (error) yang rendah.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, pengembangan sistem dapat difokuskan pada integrasi dengan perangkat wearable seperti smartwatch atau gelang pintar untuk pemantauan suhu tubuh secara berkelanjutan dan otomatis. Hal ini memungkinkan deteksi dini perubahan suhu tubuh yang signifikan dan memberikan peringatan dini terhadap potensi infeksi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma machine learning untuk menganalisis data suhu tubuh dan mengidentifikasi pola-pola yang terkait dengan penyakit tertentu. Dengan demikian, sistem dapat memberikan prediksi risiko penyakit berdasarkan data suhu tubuh dan faktor-faktor lainnya. Ketiga, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan akurasi dan keandalan sensor suhu yang digunakan, serta mengembangkan metode kalibrasi yang lebih efektif untuk memastikan hasil pengukuran yang akurat dan konsisten.

Read online
File size376.07 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test