UIIDALWAUIIDALWA
al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islamal-Rasῑkh: Jurnal Hukum IslamDunia kedokteran secara perlahan mulai menampakkan gebrakan barunya terkait penemuan metode pengobatan baru berupa pencangkokan atau pemindahan organ tubuh manusia demi menyelamatkan organ tubuh manusia lainnya, yang diistilahkan dengan transplantasi. Urgensi praktik ini tertuju kepada seseorang yang memiliki gejala bagian organ tubuh yang terlepas dari kondisi normal. Tujuan penelitian ini menggali respons hukum Islam terhadap praktik transplantasi yang belum dijelaskan secara spesifik dalam Al-Quran. Penelitian kualitatif dijadikan sebagai metode dengan pendekatan komparatif terhadap pandangan ulama klasik dan modern serta fatwa lembaga keagamaan. Hasil penelitian ini membuktikan respons hukum Islam sangat fleksibel dengan membolehkan praktik transplantasi, sehingga dunia medis menjadi jembatan pengobatan untuk penyembuhan manusia. Metode pengobatan modern ini meminimalisir kesenjangan dalam dunia kedokteran. Artikel ini dapat memperkaya literatur tentang transplantasi organ dengan menganalisa secara menyeluruh pendapat ulama klasik dan ulama kontemporer sehingga perlu menyusun fatwa terbaru dengan mempertimbangkan dinamika medis, sosial, dan spiritual umat Islam.
Reviewing the grafting of body organs under the balance of Sharia sufficiently includes various viewpoints of scholars.Scholars from the Syafii and Hanbali mazhabs tend to be more flexible in permitting organ transplantation, while scholars from the Hanafi and Maliki mazhabs are more stringent in restricting it.The main factor influencing this comparison is the understanding of the concept of maslahah (public interest/benefit).Therefore, considering the aspects of public benefit, humanitarian values, and saving lives becomes the foundation or reference point for modern medical practice today.The MUI (Indonesian Ulema Council) firmly asserts that organ transplantation is allowed during an emergency provided it meets specific conditions.Islamic law maintains that the human body is not the absolute property of the individual, but rather a trust (amanah) from Allah that must be carefully preserved.Thus, this study demonstrates the certainty of a ruling that organ transplantation can be accepted as long as it aligns with the balance of Sharia.Maslahah serves as the primary basis for weighing the permissibility of this practice, thereby consistently considering humanitarian aspects and caution in its operation.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan analisis komprehensif tentang dinamika sosial dan spiritual umat Islam dalam konteks transplantasi organ, termasuk bagaimana pandangan masyarakat terhadap praktik ini dan bagaimana hal itu mempengaruhi keputusan medis. Kedua, studi empiris dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara keyakinan spiritual dan kesediaan umat Islam di Indonesia untuk mendonorkan organ, serta faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mereka. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pemahaman masyarakat tentang fatwa terbaru MUI terkait transplantasi organ, dan bagaimana hal itu mempengaruhi praktik medis dan sosial di Indonesia.
- Transplantasi Organ Tubuh Perspektif Fikih Kontemporer | Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga... journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/al-qadau/article/view/26698Transplantasi Organ Tubuh Perspektif Fikih Kontemporer Jurnal Al Qadau Peradilan dan Hukum Keluarga journal uin alauddin ac index php al qadau article view 26698
- Tracing the Trajectory and Response of Islamic Law to Organ Transplantation According to the Scales of... ejournal.uiidalwa.ac.id/index.php/rasikh/article/view/2623Tracing the Trajectory and Response of Islamic Law to Organ Transplantation According to the Scales of ejournal uiidalwa ac index php rasikh article view 2623
| File size | 379.37 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINPTKIAINPTK Jenis penelitian dalam tulisan ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan empiris-kualitatif. Dengan menggunakan analisis data kualitatif, hasilJenis penelitian dalam tulisan ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan empiris-kualitatif. Dengan menggunakan analisis data kualitatif, hasil
IAINPTKIAINPTK 16 tahun 2019 yang menetapkan batas minimal menikah bagi laki-laki dan perempuan yang akan menikah adalah minimal di usia 19 tahun. Perubahan batasan minimal16 tahun 2019 yang menetapkan batas minimal menikah bagi laki-laki dan perempuan yang akan menikah adalah minimal di usia 19 tahun. Perubahan batasan minimal
UNISUNIS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum dan perlindungan atas merek yang telah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM yang terindikasiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum dan perlindungan atas merek yang telah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM yang terindikasi
UNISUNIS Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasiJaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi
UNISUNIS Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhiPenelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi
UNISUNIS Peraturan perundang-undangan di Indonesia belum secara tegas mengatur penahanan ijazah dalam hubungan kerja, sehingga menimbulkan perdebatan dan pelanggaranPeraturan perundang-undangan di Indonesia belum secara tegas mengatur penahanan ijazah dalam hubungan kerja, sehingga menimbulkan perdebatan dan pelanggaran
UMPRUMPR Ada 2 siklus di mana 2 pertemuan diadakan untuk setiap siklus. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester satu FIKES di UMP. Jumlah populasi adalah 32Ada 2 siklus di mana 2 pertemuan diadakan untuk setiap siklus. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester satu FIKES di UMP. Jumlah populasi adalah 32
UMPRUMPR Mahasiswa dalam pergaulan cenderung menutup diri dan menarik diri dari teman, dengan tidak memberikan informasi keseluruhan tentang dirinya dan hanya menampilkanMahasiswa dalam pergaulan cenderung menutup diri dan menarik diri dari teman, dengan tidak memberikan informasi keseluruhan tentang dirinya dan hanya menampilkan
Useful /
UIIDALWAUIIDALWA Pengumpulan data dengan mencari poin-poin penting yang berkaitan dengan pokok permasalahan, dan dilakukan analisasi terhadap hasil temuan dengan diterjemahkanPengumpulan data dengan mencari poin-poin penting yang berkaitan dengan pokok permasalahan, dan dilakukan analisasi terhadap hasil temuan dengan diterjemahkan
UIIDALWAUIIDALWA Pengawasan terhadap pelaksanaan peradilan pada masa Khulafaur Rasyidin menjadi aspek penting yang memengaruhi keadilan sosial dan keberlanjutan sistemPengawasan terhadap pelaksanaan peradilan pada masa Khulafaur Rasyidin menjadi aspek penting yang memengaruhi keadilan sosial dan keberlanjutan sistem
UIIDALWAUIIDALWA Islamic law, as a legal system rooted in religious traditions and values, faces great challenges in adapting to the dynamics of modern life. ContemporaryIslamic law, as a legal system rooted in religious traditions and values, faces great challenges in adapting to the dynamics of modern life. Contemporary
UNDIPUNDIP Analisis data menggunakan pendekatan tematik Colaizzi. Hasil: Empat tema utama muncul, yaitu dukungan formal menyusui, peran keluarga, pasangan dan teman,Analisis data menggunakan pendekatan tematik Colaizzi. Hasil: Empat tema utama muncul, yaitu dukungan formal menyusui, peran keluarga, pasangan dan teman,