UNISUNIS

Lex VeritatisLex Veritatis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi penolakan pengesahan pernikahan (isbat nikah) di Kota Gorontalo dan konsekuensi hukumnya terhadap pemenuhan hak istri dan anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi penolakan isbat nikah di Kota Gorontalo adalah karena pemohon masih terikat perkawinan dengan orang lain dan pemohon atau saksi tidak hadir saat persidangan. Konsekuensi hukum dari penolakan pengesahan pernikahan menunjukkan bahwa hak anak tidak terpenuhi setelah isbat nikah ditolak, yaitu hak atas warisan anak hanya akan memperoleh hak atas warisan melalui nasab ibunya dan hak istri untuk mendapatkan warisan saat suami meninggal tidak terpenuhi serta istri tidak berhak menuntut pembagian harta gono gini.

Penolakan isbat nikah di Pengadilan Agama Kota Gorontalo dipengaruhi oleh faktor pemohon yang masih terikat perkawinan lain dan ketidakhadiran pemohon atau saksi saat persidangan.Akibat hukum dari penolakan ini berdampak pada hak anak terkait status nasab dan warisan, serta hak istri untuk mendapatkan warisan dan harta gono gini.Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur hukum dan memastikan pemenuhan persyaratan administrasi untuk menghindari penolakan isbat nikah.

Berdasarkan temuan penelitian, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas sosialisasi hukum perkawinan dan isbat nikah kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah dengan tingkat penolakan isbat nikah yang tinggi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode survei dan wawancara mendalam untuk memahami persepsi dan pengetahuan masyarakat mengenai hukum perkawinan dan prosedur isbat nikah. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai peran mediasi dalam menyelesaikan sengketa perkawinan yang menjadi penyebab penolakan isbat nikah, dengan fokus pada pendekatan restoratif untuk mencapai kesepakatan yang adil bagi semua pihak. Terakhir, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi model pendampingan hukum yang lebih efektif bagi pemohon isbat nikah, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi dan akses informasi hukum, guna memastikan hak-hak mereka terpenuhi dan proses pengesahan pernikahan berjalan lancar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan perlindungan hak-hak perkawinan dan keluarga di Indonesia.

Read online
File size647.04 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test