UCYUCY
Academy of Education JournalAcademy of Education JournalMeningkatnya urbanisasi dan perubahan iklim di Kota Tangerang Selatan telah meningkatkan frekuensi dan dampak bencana alam. Oleh karena itu, strategi mitigasi bencana yang efektif diperlukan untuk melindungi masyarakat dan mengurangi potensi kerugian. Penelitian ini mengkaji peran pendidikan kewarganegaraan (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - PPKn) dalam menghadapi tantangan krisis iklim dan kesiapsiagaan bencana. Dengan mengintegrasikan pengurangan risiko bencana (PRB) dalam kurikulum PPKn, penelitian ini menyoroti pentingnya membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk berpartisipasi dalam pencegahan dan penanggulangan bencana. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur yang menganalisis laporan pemerintah, data bencana dari BPBD Tangerang Selatan, serta literatur akademis terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah daerah telah menerapkan berbagai upaya mitigasi, masih terdapat kesenjangan dalam kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat. Kurikulum PKn dengan materi PRB dapat berperan penting dalam mengisi kesenjangan ini dengan mendidik generasi muda tentang ketahanan bencana. Penelitian ini menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan budaya kesiapsiagaan yang kuat. Integrasi strategi mitigasi bencana dalam pendidikan tidak hanya memperkuat ketahanan masyarakat, tetapi juga selaras dengan tujuan nasional untuk pengurangan risiko bencana. Reformasi kurikulum PPKn dapat berkontribusi secara signifikan terhadap ketangguhan masyarakat Kota Tangerang Selatan dalam menghadapi perubahan iklim.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran dan tanggung jawab masyarakat terhadap isu-isu bencana dan perubahan iklim.Integrasi materi mitigasi bencana ke dalam kurikulum PPKn dapat membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan tersebut.Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan budaya kesiapsiagaan yang kuat dan berkelanjutan.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas metode pembelajaran yang berbeda dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam mitigasi bencana. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kurikulum PPKn yang terintegrasi dengan materi mitigasi bencana, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan masyarakat. Ketiga, penting untuk mengkaji peran teknologi dan media sosial dalam meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap perubahan iklim dan bencana alam di Kota Tangerang Selatan, serta dapat direplikasi di daerah lain dengan karakteristik serupa. Dengan demikian, pendidikan kewarganegaraan dapat menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat yang lebih siap dan tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
- Location-Based Game for Thought-Provoking Evacuation Training. location based game thought provoking... mdpi.com/2414-4088/7/6/59Location Based Game for Thought Provoking Evacuation Training location based game thought provoking mdpi 2414 4088 7 6 59
- Pendidikan dan Pengetahuan Masyarakat terhadap Kesiapsiagaan Bencana Banjir | Jurnal Penelitian dan Pengembangan... doi.org/10.15294/jppkmi.v4i2.74126Pendidikan dan Pengetahuan Masyarakat terhadap Kesiapsiagaan Bencana Banjir Jurnal Penelitian dan Pengembangan doi 10 15294 jppkmi v4i2 74126
- Strengthening Community Disaster Education for Disaster Mitigation | Journal of Communication in Scientific... doi.org/10.58915/jcsi.v5i2.1099Strengthening Community Disaster Education for Disaster Mitigation Journal of Communication in Scientific doi 10 58915 jcsi v5i2 1099
| File size | 444.29 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIIIAII Model yang digunakan dalam pengukuran keselarasan ini adalah Strategic Alignment Maturity Model (SAMM). Dari penelitian ini diketahui bahwa Lembaga EdukasiModel yang digunakan dalam pengukuran keselarasan ini adalah Strategic Alignment Maturity Model (SAMM). Dari penelitian ini diketahui bahwa Lembaga Edukasi
IAIIIAII Diakhir pembuatan, dilakukan pengujian atau testing perangkat lunak yang terdiri dari unit testing, integration testing, dan system testing. Dari hasilDiakhir pembuatan, dilakukan pengujian atau testing perangkat lunak yang terdiri dari unit testing, integration testing, dan system testing. Dari hasil
IAIIIAII Perlu metode serta pembobotan didalam proses mendapatkan informasi. Salah satu model pada sistem pendukung keputusan adalah Multi Criteria Decision MakingPerlu metode serta pembobotan didalam proses mendapatkan informasi. Salah satu model pada sistem pendukung keputusan adalah Multi Criteria Decision Making
IAIIIAII Untuk mengetahui apakah sistem yang digunakan telah berjalan dengan baik maka dilakukan evaluasi. Evaluasi berfokus pada nilai Usability (Ketergunaan)Untuk mengetahui apakah sistem yang digunakan telah berjalan dengan baik maka dilakukan evaluasi. Evaluasi berfokus pada nilai Usability (Ketergunaan)
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kurikulum yang diterapkan di SMAN 2 Sutera, baik pada tataran dokumen maupun implementasi,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kurikulum yang diterapkan di SMAN 2 Sutera, baik pada tataran dokumen maupun implementasi,
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Kesimpulannya, pendekatan PKB berfungsi sebagai jembatan pedagogis yang efektif, menghubungkan pendidikan formal dengan nilai-nilai budaya lokal. IntegrasiKesimpulannya, pendekatan PKB berfungsi sebagai jembatan pedagogis yang efektif, menghubungkan pendidikan formal dengan nilai-nilai budaya lokal. Integrasi
STITMUBOSTITMUBO Proses penanaman karakter peduli sosial pada peserta didik, terdapat dua tahapan yang dilakukan MI Plus Al-Fatimah Bojonegoro. Pertama, adalah keteladananProses penanaman karakter peduli sosial pada peserta didik, terdapat dua tahapan yang dilakukan MI Plus Al-Fatimah Bojonegoro. Pertama, adalah keteladanan
DAARULHUDADAARULHUDA menurut kamus antropologi tradisi merupakan kebiasaan kebiasaan dari kehidupan suatu penduduk. pendekatan yang pernah dikaji dan menjadi kajian antropologimenurut kamus antropologi tradisi merupakan kebiasaan kebiasaan dari kehidupan suatu penduduk. pendekatan yang pernah dikaji dan menjadi kajian antropologi
Useful /
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Pengolahan air limbah domestik berbasis biofilter memanfaatkan aktivitas bakteri pengurai sebagai komponen utama dalam menurunkan kandungan bahan organikPengolahan air limbah domestik berbasis biofilter memanfaatkan aktivitas bakteri pengurai sebagai komponen utama dalam menurunkan kandungan bahan organik
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan strategi pembelajaran mandiri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaranOleh karena itu, perlu adanya pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan strategi pembelajaran mandiri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran
UNIMMANUNIMMAN Addressing these factors is vital to reduce stunting prevalence in toddlers. Penelitian ini menunjukkan bahwa MP-ASI, pendapatan keluarga, pola asuh, danAddressing these factors is vital to reduce stunting prevalence in toddlers. Penelitian ini menunjukkan bahwa MP-ASI, pendapatan keluarga, pola asuh, dan
STITMUBOSTITMUBO Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran guru memerlukan model pembelajaran yang menyenangkan dan mampu meningkatakan keaktifan siswa dalamUntuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran guru memerlukan model pembelajaran yang menyenangkan dan mampu meningkatakan keaktifan siswa dalam