AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL

Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan KebudayaanJurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan

Penelitian ini merupakan penelitian tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Guru Pendamping mempunyai peranan penting dan setara dengan guru kelas atau guru inti. Guru pendamping tersebut juga memiliki kompetensi pedagogik, sebagaimana yang tertuang pada Peraturan Mendikbud bernomor 137 Tahun 2014. Namun pada kenyataannya peran guru Pendamping dinilai masih belum efektif dalam membantu memberikan layanan dan meningkatkan mutu pembelajaran peserta didik. Kajian ini bertujuan guna mengungkapkan tentang guru Pendamping dalam memberikan layanan meningkatkan kualitas pembelajaran pada anak. Subjek pada kajian ini melibatkan 5 orang guru pendamping. Pendekatan kualitatif berjenis studi kasus digunakan pada kajian ini. Teknik pengumpulan datanya melalui interviu, pengamatan, serta dokumentasi. Adapun analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil kajian dapat ditarik kesimpulan bahwasanya peran guru pendamping sangat efektif terhadap kualitas pembelajaran dengan terpenuhinya beberapa indikator perencanaan, pelaksanaan, serta evalusi pembelajaran dimana guru pendamping dalam hal menguasai kelas, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan meningkatkan hasil belajar sudah berada dalam kategori baik.

Berdasarkan tujuan kajian, pembahasan, serta analisis yang sudah terlaksana bisa ditarik simpulan bahwasanya peran guru pendamping dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sangat efektif, bisa kita amati dari berbagai aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga evalusi pembelajaran dimana guru pendamping dalam hal menguasai kelas, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan meningkatkan hasil belajar sudah berada dalam kategori baik.Sehingga bisa ditarik simpulan bahwasanya peran guru pendamping sangat efektif terhadap kualitas pembelajaran di TK Partiwi di Nagari Taram Kecamatan Harau Kab.Dengan demikian efektivitas guru pendamping memberi pengaruh cukup signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini di TK Partiwi.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program pelatihan khusus bagi guru pendamping dengan membandingkan hasil pembelajaran di beberapa TK berbeda, menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif untuk menilai perubahan kompetensi, persepsi guru, serta dampaknya terhadap pencapaian belajar siswa. Selain itu, diperlukan studi yang meneliti peran guru pendamping dalam konteks pendidikan inklusif, khususnya bagaimana mereka mendukung anak berkebutuhan khusus dalam proses belajar mengajar di PAUD, serta mengidentifikasi faktor‑faktor pendukung dan hambatan yang mempengaruhi keberhasilan inklusi. Selanjutnya, sebuah penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan akademik, sosial, dan emosional anak selama tiga hingga lima tahun setelah intervensi guru pendamping, guna menilai keberlanjutan efek positif dan mengidentifikasi tantangan jangka panjang yang muncul. Dengan memperluas sampel, memperdalam analisis statistik, dan melibatkan pihak‑pihak terkait seperti orang tua dan pengelola sekolah, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan.

  1. Peran Guru Pendamping dalam Memberikan Pembelajaran pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Partiwi... doi.org/10.59031/jkppk.v2i3.426Peran Guru Pendamping dalam Memberikan Pembelajaran pada Anak Usia Dini di Taman Kanak Kanak Partiwi doi 10 59031 jkppk v2i3 426
Read online
File size686.71 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test