STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU

Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAr-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Literasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan anak usia dini. Namun, banyak anak prasekolah di Indonesia masih menghadapi kesulitan karena strategi pembelajaran yang tidak menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media ABC Magnet Book mempengaruhi kemampuan literasi siswa berusia 4 hingga 5 tahun di TK Bina Harapanku di Takalar. Intervensi diberikan dalam lima sesi pembelajaran manipulatif dan multisensori menggunakan desain kuasi-eksperimental pretest-posttest dengan kelompok eksperimen (n = 15) dan kontrol (n = 15). Setelah data dikumpulkan melalui observasi kinerja, uji Wilcoxon Signed-Rank digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (M = 18,4 ± 2,1) dibandingkan dengan kelompok kontrol (M = 14,2 ± 2,6), dengan ukuran efek sedang (r = 0,45; Z = −3,430; p = 0,001). Dibandingkan dengan 6,6% anak kontrol, 33,3% anak eksperimen berada dalam Berkembang Sangat Baik. Hasilnya menunjukkan bahwa media berbasis bermain dan interaktif membantu kesadaran fonemik dan literasi awal secara efektif. Namun, untuk generalisasi hasil, keterbatasan ukuran sampel (n kecil; purposive sampling) harus dipertimbangkan. Buku ABC Magnet disarankan sebagai alternatif untuk alat pembelajaran literasi yang menarik dan berguna untuk pendidikan anak usia dini.

Dalam studi ini, anak-anak usia 4 hingga 5 tahun di TK Bina Harapanku, Kabupaten Takalar, lebih mampu menggunakan buku magnet ABC daripada flashcard.Kemampuan untuk menyebutkan huruf, mengidentifikasi huruf awal suatu benda atau objek, dan mengelompokkan gambar berdasarkan bunyi huruf awal adalah semua contoh peningkatan ini.Media ini dapat dianggap sebagai alternatif yang menjanjikan untuk membantu literasi awal anak usia dini karena hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Temuan ini memiliki konsekuensi yang signifikan dalam dunia nyata.Ini berarti bahwa media ABC Magnet Book harus dimasukkan ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PAUD, guru harus dilatih untuk memaksimalkan penggunaan media berbasis permainan magnetik, dan modul pembelajaran yang lebih terorganisir harus dibuat.Namun, hasil ini belum dapat digeneralisasi secara luas karena jumlah sampel dan ruang lingkup penelitian yang terbatas.Oleh karena itu, untuk meningkatkan kredibilitas dan validitas hasil, diperlukan kajian replikasi dengan lebih banyak peserta, konteks sekolah yang beragam, dan analisis lanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi dengan desain Randomized Controlled Trial (RCT) yang melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan durasi intervensi yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan di berbagai konteks sekolah untuk melihat apakah hasilnya konsisten di berbagai setting. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara peningkatan literasi awal melalui ABC Magnet Book dengan keterampilan membaca permulaan di jenjang pendidikan berikutnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap pengembangan literasi anak usia dini di Indonesia.

  1. Wayback Machine. wayback machine doi.org/10.26877/paudia.v10i1.8049?utm_source=chatgpt.comWayback Machine wayback machine doi 10 26877 paudia v10i1 8049 utm source chatgpt
  2. Analisis Kemampuan Literasi Membaca Anak Usia 4-5 Tahun di TKK St. Clara Wudu: Analysis of the Reading... doi.org/10.35473/ijec.v6i1.2542Analisis Kemampuan Literasi Membaca Anak Usia 4 5 Tahun di TKK St Clara Wudu Analysis of the Reading doi 10 35473 ijec v6i1 2542
Read online
File size347.75 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test