STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU

Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAr-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Kemampuan bahasa ekspresif merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena berperan dalam menyampaikan ide, perasaan, dan pengalaman secara verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi tersruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari dua anak kelompok B di TK Aisyiyah 2 Tasikmalaya, guru kelas, serta kepala sekolah sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak memiliki perkembangan bahasa yang variatif, mulai dari pasif hingga mampu menyusun kalimat runtut. Strategi modeling yang dilakukan guru mencakup pemberian contoh verbal, ekspresi wajah, gesture, serta adaptif sesuai karakteristik anak dan terbukti efektif dalam meningkatkan keberanian berbicara serta kemampuan menyusun kalimat. Scaffolding berbasis modeling merupakan strategi yang efektif dalam membantu anak usia dini mengembangkan bahasa ekspresif secara bertahap, kontekstual, dan bermakna. Penelitian ini menguatkan teori Vygotsky tentang scaffolding dan teori belajar sosial Bandura melalui peran modeling dalam perkembangan bahasa anak. Guru Paud disarankan menggunakan pendekatan modeling dalam interaksi sehari-hari sebagai strategi stimulasi bahasa yang adaptif dan responsif terhadap karakteristik.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun berkembang melalui interaksi yang intensif, responsif, dan bersifat mendukung.Strategi scaffolding berbasis modeling terbukti efektif dalam mendukung perkembangan bahasa ekspresif anak.Guru berperan sebagai fasilitator utama dalam pencapaian perkembangan bahasa anak usia dini.Dengan demikian, scaffolding berbasis modeling dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan strategis dalam mendampingi anak usia dini mengembangkan keterampilan bahasa ekspresif secara bertahap, alami, dan bermakna.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif antara efektivitas scaffolding berbasis modeling dengan pendekatan stimulasi bahasa lainnya, seperti penggunaan media pembelajaran digital atau metode bercerita interaktif, untuk mengidentifikasi strategi yang paling optimal dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi peran orang tua dalam mendukung scaffolding berbasis modeling di rumah, dengan fokus pada bagaimana orang tua dapat meniru dan memperkuat strategi yang diterapkan guru di sekolah, sehingga menciptakan keselarasan dalam proses pembelajaran bahasa anak. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh karakteristik anak, seperti gaya belajar, tingkat kecerdasan, atau latar belakang sosial budaya, terhadap respons mereka terhadap scaffolding berbasis modeling, untuk mengembangkan pendekatan yang lebih personal dan adaptif.

Read online
File size317.25 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test