TEKNOKRATTEKNOKRAT

Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS)Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS)

Kegiatan olahraga dengan cedera, terutama bagi para olahragawan atau atlet. Untuk itu kita harus berhati – hati dalam berolahraga agar tidak mengalami cedera. Sebelum berolahraga atau bermain usahakan melakukan pemanasan terlebih dahulu, kemudian setelah selesai melakukan pendinginan. Untuk mengurangi resiko terjadinya cedera. Cedera olahraga diartikan sebagai cedera yang terjadi akibat kegiatan olahraga baik secara langsung atau tidak langsung, yang mengenai sistem muskuloskeletal dan semua sistem atau organ lain yang memengaruhinya sehingga menimbulkan gangguan fungsi sistem tersebut. Ekstrakurikuler yang ada banyak di ikuti oleh siswa. Beberapa siswa yang bersekolah ada yang berlatar belakang atlet. Selain kegiatan latihan disekolah ada juga yang berlatih diluar jadwal sekolah. Sehingga dengan padatnya jadwal latihan tersebut, kurang lebih mempengaruhi kondisi badan. Banyak nya cedera olahraga dilapangan yang tidak ditangani dengan benar. Sport massage merupakan sebuah keahlian yang digunakan sebagai penanganan cedera pada olahraga. Oleh karena itu sport massage dapat digunakan sebagai alat terapi baik untuk pencegahan, kesehatan, dan penyembuhan penyakit. Dikarenakan masih banyak atlet kurang pengetahuan tentang penanganan cedera olahraga melalui sport massage. Berdasarkan kenyataan di atas, tim pengabdi merasa perlu untuk memberikan keterampilan massage bagi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Olahraga di SMAN 1 Pringsewu.

Beberapa hal yang dapat disimpulkan dari kegiatan penerapan praktikum keterampilan masasge, sebagai tambahan Pengetahuan mahasiswa bertambah dalam menerapkan keterampilan masasge kepada masyarakat luas.Untuk Siswa menambah pengetahuan tentang terapi masase olahraga baik secara teori maupun praktek agar dapat diterapkan oleh siswa sebagai salah upaya peningkatan prestasi dalam bidang olahraga.Dan tentunya para peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai cedera olahraga.Pengetahuan yang diperoleh tidak hanya dalam penjelasan materi dan teori saja tetapi juga melakukan praktek langsung diharapkan nantinya dapat mencegah dan meminimalisir terjadinya cedera yang terjadi di lapangan baik saat latihan maupun kejuaraan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas pelatihan penanganan cedera olahraga yang telah diberikan. Apakah pelatihan ini benar-benar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mencegah dan menangani cedera olahraga? Apakah ada perbedaan signifikan antara siswa yang mengikuti pelatihan dan yang tidak? Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan metode pelatihan yang lebih interaktif dan menarik, sehingga dapat meningkatkan minat dan partisipasi siswa. Apakah ada metode alternatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan? Bagaimana cara mengukur keberhasilan pelatihan dalam jangka panjang? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam meningkatkan kesehatan dan keselamatan siswa dalam kegiatan olahraga.

  1. #bahasa inggris#bahasa inggris
  2. #kompetensi guru#kompetensi guru
Read online
File size165.32 KB
Pages4
Short Linkhttps://juris.id/p-1Hc
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test