UMMUBAUMMUBA
Jurnal Muara PendidikanJurnal Muara PendidikanPenelitian ini menganalisis peran fungsi hemisfer otak terhadap permasalahan pemerolehan bahasa khususnya bahasa Inggris. Proses pemerolehan bahasa mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Muhammadiyah Muara Bungo dianalisis bertujuan untuk mempermudah pengajaran bahasa asing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif qualitative. Sumber datanya adalah mahasiswa prodi pendidikan bahasa Inggris STKIP Muhammadiyah Muara Bungo. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi (pengamatan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Metode analisis data menggunakan padan referential dan padan pragmatik. Metode penyajian data menggunakan metode informal. Ditinjau dari aspek neurolinguistik, ada dua proses berbahasa di otak. Pertama, adalah proses berbahasa produktif (enkode). Kemampuan listening dan reading merupakan kegiatan dekode yang diproses dalam otak. Kegiatan listening dan reading melibatkan hemisfer kiri dan hemisfer kanan, selain itu juga melibatkan lobus parietal, dan lobus temporal. Sedangkan proses encode merupakan proses berbahasa di dalam otak yang bersifat produktif. Kemampuan berbahasa yang memiliki sifat produktif adalah speaking dan writing. Proses speaking dan writing di otak melibatkan hemisfer kiri dan hemisfer kanan, serta lobus frontal.
Kemampuan pemerolehan bahasa Inggris mahasiswa angkatan I dalam bidang listening dan reading tergolong kurang, hal ini tidak terlepas dari kurangnya kepercayaan diri dan keterbatasan kosakata.Mahasiswa angkatan II Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memiliki kemampuan listening dan reading yang baik, walaupun memiliki keterbatasan kosakata namun motivasi belajarnya bagus.Secara neurologi, jika fungsi kerja otak, proses reseptif berbahasa (dekode) dan proses berbahasa produktif (encode) yang terjadi di otak kurang optimal, mengakibatkan proses pemerolehan bahasa terkendala.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu adanya studi lebih lanjut mengenai pengaruh metode pengajaran yang spesifik terhadap aktivasi hemisfer otak dalam proses pemerolehan bahasa Inggris. Penelitian ini dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas metode pengajaran yang menekankan pada aktivitas hemisfer kiri (seperti latihan tata bahasa) dengan metode yang lebih menekankan pada aktivitas hemisfer kanan (seperti penggunaan musik atau visualisasi). Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa mengatasi keterbatasan kosakata dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menggunakan bahasa Inggris. Strategi ini dapat berupa pengembangan aplikasi pembelajaran bahasa yang personalisasi, atau pelatihan keterampilan berbicara di depan umum. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara gaya belajar mahasiswa (visual, auditori, kinestetik) dengan preferensi mereka terhadap metode pengajaran bahasa Inggris yang sesuai dengan fungsi hemisfer otak mereka, sehingga dapat dirancang pembelajaran yang lebih efektif dan personal.
| File size | 118.36 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-1ap |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Setelah menganalisis data, diperoleh bahwa rata-rata skor pre-test adalah 52,96 dan rata-rata skor post-test adalah 76,67. Nilai signifikansi yang dihitungSetelah menganalisis data, diperoleh bahwa rata-rata skor pre-test adalah 52,96 dan rata-rata skor post-test adalah 76,67. Nilai signifikansi yang dihitung
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem telah mengimplementasikan kontrol teknis dasar seperti protokol HTTPS, backup data rutin, dan manajemen hak aksesHasil penelitian menunjukkan bahwa sistem telah mengimplementasikan kontrol teknis dasar seperti protokol HTTPS, backup data rutin, dan manajemen hak akses
OJSOJS Pemahaman pola-pola ini membantu menyusun kalimat yang jelas dan koheren, sehingga memungkinkan komunikasi yang efektif serta penyampaian makna yang tepatPemahaman pola-pola ini membantu menyusun kalimat yang jelas dan koheren, sehingga memungkinkan komunikasi yang efektif serta penyampaian makna yang tepat
OJSOJS kata benda, kata ganti, dan kata sifat, dengan bentuk kata sifat sebagai jenis yang paling dominan. Objek pelengkap berfungsi menjelaskan atau menggambarkankata benda, kata ganti, dan kata sifat, dengan bentuk kata sifat sebagai jenis yang paling dominan. Objek pelengkap berfungsi menjelaskan atau menggambarkan
OJSOJS Dalam tata bahasa, adjunct adalah kata, frasa, atau klausa yang memodifikasi atau memberikan informasi tambahan berdasarkan bentuk yang secara strukturalDalam tata bahasa, adjunct adalah kata, frasa, atau klausa yang memodifikasi atau memberikan informasi tambahan berdasarkan bentuk yang secara struktural
OJSOJS Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media seperti Busy Book memiliki potensi besar dalam mendukung perkembangan anak usia dini. BukuBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media seperti Busy Book memiliki potensi besar dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Buku
UPIUPI Proses pembuatan soal TOEFL secara konvensional memakan waktu yang besar, sehingga teknologi komputer dapat dimanfaatkan untuk mengatasi keterbatasan tersebut.Proses pembuatan soal TOEFL secara konvensional memakan waktu yang besar, sehingga teknologi komputer dapat dimanfaatkan untuk mengatasi keterbatasan tersebut.
STAINSTAIN Prinsip kesantunan dalam Islam menganjurkan bahwa komunikasi verbal dilahirkan dengan santun bijaksana, mudah diterima/dipahamu, murah hati, rendah hati,Prinsip kesantunan dalam Islam menganjurkan bahwa komunikasi verbal dilahirkan dengan santun bijaksana, mudah diterima/dipahamu, murah hati, rendah hati,
Useful /
UNHASUNHAS Lalu pengadilan, hakim, dan negara menegaskan imunitas ini dalam dua kategori, yaitu imunitas personal dan imunitas fungsional. Imunitas tidak hanya melindungiLalu pengadilan, hakim, dan negara menegaskan imunitas ini dalam dua kategori, yaitu imunitas personal dan imunitas fungsional. Imunitas tidak hanya melindungi
UNHASUNHAS Akibatnya, hukuman yang ditetapkan memungkinkan pelaku kejahatan untuk mendapat hukuman yang lebih ringan, yang bertentangan dengan tujuan hukum pidanaAkibatnya, hukuman yang ditetapkan memungkinkan pelaku kejahatan untuk mendapat hukuman yang lebih ringan, yang bertentangan dengan tujuan hukum pidana
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan semua mahasiswa tahun pertama dari program studi bahasa inggris STKIP Muhammadiyah Muara Bungo tahun akademikPenelitian ini dilakukan dengan melibatkan semua mahasiswa tahun pertama dari program studi bahasa inggris STKIP Muhammadiyah Muara Bungo tahun akademik
UMMUBAUMMUBA Menggunakan desain deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif dan path analysis, sampelnya 28 siswa kelas V. Hasilnya menunjukkan: (1) lingkunganMenggunakan desain deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif dan path analysis, sampelnya 28 siswa kelas V. Hasilnya menunjukkan: (1) lingkungan